Tidak sedikit ide-ide startup yang bahkan paling inovatif sekalipun bisa gagal untuk mendapatkan pendanaan dari investor. Dilasir dari Startup Nation, setiap bulan ada 543.000 baru di Amerika, tapi hanya sebagian kecil yang menerima suntikan dana dari investor. Studi menunjukkan bahwa pemodal ventura hanya mendanai 0.05 persen startup, sedangkan angel investor hanya mendanai 0.91 persen. Artinya, startup-startup baru hanya memiliki peluang kurang dari 1 persen untuk memperoleh pendanaan awal dari investor.


Tapi kamu nggak harus jadi rata-rata startup tersebut. Berbekal pengetahuan dan persiapan yang matang, kamu bisa meningkatkan peluang mencuri perhatian investor bahkan di pertemuan pertama. Sebelum bertemu investor, berikut lima hal wajib yang harus kamu lakukan untuk memaksimalkan peluang dan mendapatkan pendanaan.

Membangun tim yang kuat


Sayangnya memiliki ide dan konsep yang hebat saja belum cukup. Salah satu pertimbangan terbesar bagi investor adalah tim yang solid dan kompeten. Ada banyak kasus, tim yang tidak kompeten bisa menghancurkan sebuah bisnis. Sebaliknya, ada banyak contoh kekompakkan tim bisa membawa kesuksesan.

Bukan rahasia lagi jika menjalankan bisnis bukan urusan yang mudah. Kekuatan dan pengalaman tim menentukan seberapa cepat startupmu akan tumbuh. Membangun tim kuat yang berisi individu-individu berpengalaman dengan skill yang saling melengkapi menjadi hal yang harus diperhatikan setiap startup. Terutama jika kamu ingin memperoleh pendanaan dari investor.

Lengkapi dengan data


Bagus atau tidaknya sebuah ide bisnis bersifat subjektif. Sebaliknya hal yang objektif adalah data. Kamu mungkin memiliki kemampuan pitching yang hebat, konsep kuat, tetapi angka dan data menjadi bukti nyata. Dengan data pelanggan yang nyata, kamu bisa membuktikan bahwa mereka telah memilih startup yang tepat dan memiliki prospek.

Uji strategi pemasaran


Sebelum bertemu dengan investor, penting untuk menguji strategi pemasaran. Guna memastikan bahwa strategi yang kamu buat tepat, dapat dioptimalkan dan diskalakan. Karena investor mengharapkan suntikan dana yang diberikan benar-benar digunakan secara efektif untuk menumbuhkan startup.

Berlatih melakukan pitching


Setelah segala rencana, konsep dan strategi disusun, langkah selanjutnya adalah melakukan pitching untuk menjelaskan pentingnya startup ini didanai. Pitching harus cepat, detail, informatif dan persuatif. Lebih penting lagi adalah memorable, berkesan.

Presentasi harus dibuat merinci mengenai perjalanan membangun startupmu- siapa pasarnya, masalah yang dihadapi, apa solusi yang kamu tawarkan. Selain itu juga mencakup penggambaran internal terkait tim hebat yang kamu miliki, produk dan pasar yang tepat (melalui validasi produk) dan strategi yang matang.

Kenali investor


Di hari melakukan pitching, mungkin ini adalah pertama kalinya kamu bertemu langsung dengan investor. Tetapi kamu harus sudah akrab dengan latar belakang mereka. Mengenali investor dan mengetahui apa yang mereka inginkan. Melakukan riset sebelum hari H, akan memberimu banyak keuntungan.

Mencapai deal dengan pemberi modal bukan hanya tentang uang tapi menciptakan ekosistem kemitraan startup-investor yang saling bergantung dan menguntungkan. Semakin banyak kamu mengetahui informasi tentang investor sebelum pitching, semakin tinggi juga peluang kamu mendapatkan suntikan dana.


Setelah melakukan langkah-langkah d iatas, kamu bisa berjalan dengan percaya diri memasuki ruang pitching didepan investor. Dengan tim yang solid, strategi pemasaran produk yang hebat, dan pitching yang sempurna, tidak ada yang bisa menghalangimu untuk mencapai tujuan pendanaan! 
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: