Orang yang sangat melekat dengan ponselnya cenderung memiliki kepribadian yang tidak stabil dan mencoba mengubah suasana hatinya terus-menerus.


Kamu tipe orang yang sering bolak-balik mantengin ponsel untuk mengecek pesan singkat atau sosial media? Hati-hati, ada kemungkinan kamu mengidap kondisi yang lebih mengerikan dari pada sekadar kecanduan ponsel. Kali ini brilio.net (4/4) membahas dampak negatif akibat kecanduan ponsel.


Peneliti dari Baylor University, Amerika Serikat, melakukan penelitian terkait perilaku penggunaan ponsel. Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Personality and Individual Differences dan dikutip oleh National Geographic tersebut menjelaskan bahwa orang yang sangat melekat dengan ponselnya cenderung memiliki kepribadian yang tidak stabil dan mencoba mengubah suasana hatinya terus-menerus.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terus-menerus mengecek ponselnya cenderung mencari sesuatu atau apapun yang dapat membuat dirinya merasa lebih baik dan lebih tenang. Sebanyak 400 orang responden baik pria maupun wanita berusia antara 19 hingga 24 tahun dilibatkan dalam penelitian ini.

"Dari banyak variasi kecanduan, kecanduan ponsel kemungkinan adalah sarana untuk memperbaiki suasana hati. Terus-menerus mengecek e-mail, mengecek pesan singkat, mengecek status di media sosial, dan berselancar di internet kemungkinan merupakan sarana individu untuk menciptakan distraksi dari kekhawatiran di hari itu," ungkap para peneliti.

Bahkan para peneliti mengungkapkan bahwa kebiasaan mengecek ponsel secara terus-menerus merupakan sarana untuk memperoleh hiburan secara sementara untuk "melarikan diri" dari segala macam bentuk kekhawatiran. Para peneliti juga menemukan para pecandu ponsel cenderung sulit fokus pada satu topik.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: