Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menggalakkan program 1000 startup demi mendukung ekosistem ekonomi digital. Usaha pemerintah tersebut rupanya mulai mendapatkan penghargaan dari lembaga internasional.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional/International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde, menyampaikan bahwa saat ini Indonesia telah menjadi empat besar negara penghasil bisnis startup terbanyak di dunia. Hal tersebut disampaikan Lagarde saat diskusi interaktif pada acara High-Level Conference (HLC) bertajuk “New Growth Model in a Changing Global Landscape” di Jakarta, Selasa (27/02).

Meskipun begitu, prestasi tersebut belum membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani berbesar hati. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah masih berbenah diri dan melakukan reformasi kebijakan dan peraturan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis startup di Indonesia.

“Saat ini pemerintah sedang memikirkan reformasi kebijakan apa yang sesuai untuk mendorong pertumbuhan bisnis startup di Indonesia. Kita butuh kebijakan dan birokrasi yang tidak menghambat,” tutur Menkeu.

Menkeu menyampaikan bahwa sebagai pembuat kebijakan, pemerintah selalu menghadapi dilema antara melindungi konsumen dan masyarakat, dan menciptakan sistem keamanan bagi masyarakat dengan kebijakan dan peraturan yang mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan bisnis startup.


Oleh karenanya, Menkeu menekankan pentingnya kebijakan dan peraturan yang mampu mencapai titik keseimbangan antar kepentingan para stakeholders. “Kita akan selalu mencari titik keseimbangan yang tepat antara kepentingan masyarakat, termasuk data, yang saat ini merupakan salah satu isu terpenting di dunia saat ini, dengan kemampuan untuk terus mendorong keterbukaan dan kesempatan berusaha,” pungkasnya.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: