Berbeda saat akan memulai bisnis, pada saat ingin lebih melejit, startup butuh lebih dari bimbingan dari sekutu profesional, kolega, mentor, dan sahabat terkait.

Sangat alami, wirausahawan muda memulai bisnis dengan banyak bimbingan dari orang-orang yang sebidang, maupun mereka yang lebih dulu sukses menjalankan bisnis.

Namun, hal tersebut tidak akan cukup saat ingin mendulang uang lebih banyak. Karena saat ingin meyakinkan para investor, kita harus mengetahui dasar-dasar pendanaan.

Tidak semua orang paham tentang hal tersebut, maka kita dapat belajar kepada orang-orang yang berkecimpung di bidang ini setiap harinya.

Hal tersebut berkaitan dengan konsultasi berharga dengan para master sesungguhnya, yakni para elit professional dan spesialis yang duduk di puncak rantai makanan perusahaan.

Scott Painter menuliskan dalam INC, cara paling efisien untuk melakukan bimbingan tersebut adalah dengan mengajaknya makan siang.

Kita dapat memperoleh waktu yang lebih lama dengan pembicaraan yang lebih dekat, dibandingkan saat kita pergi ke kantornya.

Dengan berbagai tempat makan favorit, kita dapat membayar satu jam penuh waktunya, dan mendapatkan pembicaraan yang jarang kita temukan saat berbicara di kantornya.

Painter juga menyebutkan, ada empat orang yang setidaknya diajak melakukan pembicaraan kritis dengan cara di atas.

Akuntan

Sekolah bisnis adalah tempat belajar yang bagus, namun kadang tidak memberikan sebagian waktunya untuk membahas dasar-dasar bisnis lebih mendalam, seperti bagaimana berbicara akuntansi.

Pergi ke kantor akuntan juga bisa menjadi hal kedua, tapi jika kita tidak mampu mencerna dengan mudah dokumen keuangan dan investasi utama maka akan sama saja.

Sebagai solusinya, kita dapat mengundang akuntan level atas makan siang, dan menyajikan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan pro forma sebagai salah satu menunya.

Pendiri startup harus bisa membedakan keempat dokumen akuntansi tersebut, karena investor akan sangat paham cara membacanya.

Pengacara

Jika sukses menarik perhatian investor, maka meja perundingan adalah tempat yang akan menyita sebagian pikiran kita, untuk membuat perjanjian hak investor.

Ada banyak hal yang perlu dipahami dalam membuat perjanjian ini, seperti ketentuan perlindungan, valuasi pra versus, dan lain sebagainya.

Oleh karenanya, memesan tempat makan untuk pengacara investasi bisa menjadi langkah tepat. Setidaknya untuk mempelajari basis ketiga cara bernegosiasi dengan investor.

Investor

Setelah paham dengan bagaimana berbicara mengenai keuangan dan cara bernegosiasi dengan investor, maka mengajak investor akan sangat mudah.

Hal tersebut karena, wirausahawan ambisius sudah masuk ke dalam daftar pekerjaannya. Sehingga kita tidak perlu repot-repot membayar waktu mereka.

Perlu diingat, dalam percobaan pertama jangan berorientasi pada uang dahulu mengingat hal tersebut masih dalam tahap berlatih.

Namun, jika hal tersebut menjadi kenyataan, maka biaya dua kali makan siang yang kita keluarkan dapat terbayar dengan berkali-kali lipat.

Ahli SDM Professional

Setelah menghabiskan beberapa waktu makan dengan ketiga pihak sebelumnya, pertemuan dengan ahli SDM Professional bisa menjadi umpan lambung.

Setelah tahap latihan tingkat tinggi telah dilewati dan tahap peluncuran perusahaan semakin kentara, tahap briefing akhir mengenai realitas yang dihadapi juga semakin dekat.

Selain itu, mendapat secara penuh persyaratan hukum dan komitmen harian merupakan hal yang penting untuk dilakukan seorang pendiri perusahaan.

Mungkin melakukan hal ini tidak kita pikirkan saat membangun sebuah usaha, tapi merawat pekerja yang kita miliki adalah tugas utama seorang pendiri startup.

Oleh karena itu, mengambil aspek primer yang terlibat dalam upaya tersebut dari seorang ahli SDM professional adalah makan siang yang sangat berharga bagi kita.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: