Bagi Anda yang doyan belanja, Anda mungkin tidak asing lagi dengan bisnis jastip atau jasa titip beli barang. Biasanya, barang yang dititip untuk dibeli adalah barang-barang luar negeri yang bermerek. Tapi ada juga yang menjalankan usaha ini untuk barang-barang lokal produksi dalam negeri.

Walaupun terkesan sebagai bisnis yang sepele, ternyata usaha ini sudah banyak dijalankan di Indonesia. Anda bisa dengan mudah menemukan toko online di Instagram yang menawarkan bisnis jasa ini.

Apakah Anda tertarik? Sebab banyak juga pembeli yang malas atau tidak sempat belanja sendiri dan lebih memilih menggunakan jasa orang lain untuk membelikan produk yang diinginkannya.

Maka dari itu, simaklah kiat sukses berbisnis jasa titip beli barang berikut ini.

 7 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Jasa Titip Barang

1. Tentukan Jenis Produk yang Bisa Dititip

Supaya Anda lebih mudah dalam memulai bisnis ini, tentukan jenis produk yang bisa dititip untuk dibeli. Sehingga Anda tidak akan memutar-mutar ke berbagai tempat untuk mencari barang-barang pesanan.

Misalnya, Anda fokus di jasa titip beli pakaian wanita branded di Jakarta. Berarti Anda hanya menerima pesanan untuk pembelian pakaian wanita yang bermerek. Target pasar pun menjadi jelas, yakni pembeli kalangan menengah ke atas.

2. Cara Mendapatkan Pembeli

Menjalankan bisnis ini butuh kepercayaan dari pembeli. Pertama-tama, mulailah dengan menawarkan kepada orang-orang yang Anda kenal, seperti kerabat dan teman-teman kerja.

Baru setelah itu, Anda akan lebih mudah meyakinkan pembeli yang belum mengenal Anda. Anda bisa menunjukkan bukti kepada mereka bahwa sudah ada beberapa orang yang memakai jasa Anda.

3. Kanal Pemasaran Online

Selain memasarkan pada kenalan Anda, manfaatkan juga berbagai kanal pemasaran online untuk menjaring pembeli. Anda bisa menggunakan Instagram, Facebook, hingga website e-commerce.

Pastinya, Anda harus rajin meng-update setiap kanal pemasaran online tersebut. Dengan begitu, peluang Anda untuk mendapatkan pembeli akan semakin besar.

4. Tetapkan Tarif yang Wajar

Jangan menetapkan tarif yang kemahalan karena akan membuat pembeli berpikir ulang. Cukup dipatok sekitar 5-10 persen per item dari harga barang.

Misalnya, barang yang dititip seharga Rp 1 juta. Berarti tarif untuk jasa titip barang Anda berkisar Rp 50.000 – Rp 100.000 per item.

5. Sistem Pembayaran di Muka

Sebaiknya, Anda menerapkan sistem pembayaran di muka untuk mencegah kerugian. Sebab terkadang ada orang yang sudah memesan, tapi membatalkannya secara sepihak setelah Anda membelinya.

Cara ini juga akan meringankan Anda yang memiliki keterbatasan modal. Jadi, setelah pembeli mentransfer biaya barang plus tarif untuk jasa dan ongkos kirim, maka Anda baru menjalankan tugas Anda untuk membelinya.

6. Transparansi Harga

Ingat, Anda harus menjalankan bisnis ini secara jujur dan transparan. Beritahukan pembeli bahwa berapa harga asli barangnya dan berapa tarif jasa yang dikenakan untuk setiap item.

Nantinya, pembeli Anda pasti akan semakin percaya dengan jasa Anda dan menjadi pelanggan. Mereka pun tak akan ragu untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain.

7. Sering Lakukan Riset

Jangan cuma menunggu pesanan. Bisnis ini baru bisa terus berjalan jika Anda sering melakukan riset ke berbagai mal atau pusat perbelanjaan dan juga event sale.

Sehingga Anda akan tahu produk-produk terbaru di pasaran. Anda pun bisa terus meng-update katalog produk dan menarik minat pembeli untuk terus berbelanja.

Nah, itulah beberapa tips menjalankan bisnis jasa titip barang. Apakah sekarang Anda tertarik? Jika iya, maka cobalah segera memulai bisnis yang sederhana tapi menguntungkan ini.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: