Lembaga survei GfK memaparkan bahwa Google sebagai mesin pencarian terpopuler berhasil mendefinisikan adanya perilaku baru yang disebut dengan “momen-mikro”. Industry Head Google Indonesia Henky Prihatna kerap menyebutkan bahwa momen ini ialah ketika konsumen menggunakan Internet melalui smartphone untuk dengan cepat memenuhi kebutuhan sehari-hari, contohnya berbelanja online.

“Yang ingin kami garis bawahi adalah bahwa semua journey diawali dari Google. (Pernyataan tersebut) kami dapatkan dari riset konsumen yang mengawali pencariannya dari Google kemudian mereka akan melakukan penjelajahan lebih detail lagi hingga proses transaksi dilakukan,” kata Henky.

Google menunjuk GfK untuk melakukan survei tatap muka dengan 2.500 responden di wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Pihak penyelenggara survei turut meminta izin kepada 600 peserta untuk melakukan riset lanjutan melalui aplikasi yang diunduh di ponsel. Riset telah dilakukan pada bulan November 2014 hingga Februari 2015 silam


Hasil survei dan riset terbaru ini menunjukkan pemahaman yang diperoleh dari pengguna aplikasi yang tinggal di Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang dan Surabaya bahwa 61% masyarakat perkotaan memiliki smartphone dengan rata-rata penggunaan lima setengah jam per harinya, sementara waktu puncak penggunaan smartphone terjadi pada malam hari. Perihal frekuensi, konsumen dinilai mengakses hingga 16 aplikasi/situs berbeda sebanyak 46 kali per hari, dan mayoritas dari mereka mengakses aplikasi selama 26 hari setiap bulannya. Hasil riset cukup jelas memproyeksikan bahwa perilaku konsumen saat ini dan dalam waktu ke depan akan lebih banyak dilakukan secara mobile.

Survei ini juga menilai kebiasaan berbelanja online dalam kategori travel, pakaian, dan perawatan rambut. Dari hasil yang dikumpulkan, tercatat beberapa poin penting yakni pendekatan online dan offline yang dinilai memiliki peranan penting bagi konsumen perkotaan, kemudian kombinasi antara mesin pencari (search engine) dan situs ritel/agregator merupakan informasi terpenting dalam tiga kategori tersebut, yang terakhir yang harus diperhatikan adalah hasil survei membuktikan bahwa perjalanan konsumen dalam proses pembelian tidak sederhana atau linear.

“Idealnya adalah bisnis harus diciptakan semudah mungkin untuk konsumen antara online dan offline. Saat ini proses pembelian sangat kompleks, pastikan konsumen menikmati dan mendapatkan pengalaman dengan lancar mulai dari proses awal pencarian hingga pemesanan dan pembayaran,” kata Henky.

Elevenia sebagai partner dari Google turut merasakan manfaat mesin pencarian seperti Google untuk meningkatkan jumlah transaksi di situs online marketplace tersebut. Ditegaskan oleh Vice President Marketing Division Elevenia Madeleine Ong De Guzman, sebanyak 70% konsumen Elevenia merupakan kalangan urban yang telah memiliki penghasilan menengah hingga tinggi dan berasal dari kota Jakarta. Elevenia turut mencatatkan setiap harinya sekitar 40-50% pembelian terbanyak berasal dari kategori fashion saat ini sudah mencapai nilai 15 ribu kali.

“Behaviour dari konsumen di Indonesia saat ini adalah secara mobile diawali dengan mengumpulkan informasi, melakukan perbandingan dan lainnya, ketika sudah diyakinkan dengan data dan detail produk yang ada, mereka akan langsung menggunakan aplikasi untuk melakukan pemesanan,” kata Madeleine.


Situs mobile sebagai rujukan utama

Online marketplace seperti Elevenia saat ini masih menjadi favorit pengguna smartphone untuk sekedar mencari perbandingan harga, produk dan lainnya. Begitu juga dengan travel agregator yang saat ini semakin banyak digunakan oleh pengguna smartphone untuk mencari informasi hingga perbandingan harga seperti misalnya TripAdvisor.

Hal ini tentunya merupakan tantangan bagi para marketer yang ingin menjangkau masyarakat perkotaan dengan kondisi perekonomian yang lebih baik; bagaimana menjadikan sebuah iklan tetap relevan dan berguna untuk konsumen sehingga mereka dapat langsung menemukan jawaban atas kebutuhan setiap kali mereka mencari informasi di smartphone.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: