Terjun ke dunia bisnis merupakan sebuah tantangan menarik bagi setiap orang. Berbisnis bukanlah perkara mudah karena Anda butuh kerja keras dan hal-hal pendukung lain guna membuat bisnis makin berkembang. Berbisnis pun bisa dilakukan kapan saja, bahkan setelah lulus SMA.


Karenanya, beberapa orang berpikir, haruskah melewati perguruan tinggi demi menjalani bisnis sendiri. Apalagi, biaya pendidikan makin hari makin mahal.

Sebenarnya, sah-sah saja langsung memulai bisnis dan mencari penghasilan sendiri, tanpa harus menjalani perguruan tinggi. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dengan matang supaya Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Haruskah Anda Melewati Perguruan Tinggi demi Menjalani Bisnis?

1. Apakah Anda memiliki semangat kewirausahaan yang dibutuhkan untuk berhasil?

Sebelum berbisnis, pastikan Anda tahu apa yang akan dilakukan. Membuat perusahaan sendiri sangat berbeda dengan bekerja di kantor dengan jem reguler 9-6.

Jika Anda termotivasi dan terinspirasi untuk memulai, janganlah ragu. Namun, kalau Anda belum merasa 100% yakin, jangan mencemplungkan diri Anda begitu saja.

Di sisi lain, Anda juga perlu memikirkan apakah Anda rela waktu Anda berkurang untuk teman-teman dan keluarga? Apa Anda siap dengan adanya penolakan, kekecewaan, juga kegagalan? Apa Anda rela bergadang dan mengambil risiko?

2. Apakah semangat Anda melebihi kesabaran Anda?

Jika Anda memiliki ide-ide cemerlang untuk diwujudkan, maka realisasikanlah. Jika menunggu hingga perguruan tinggi selesai, mungkin Anda akan kehilangan banyak peluang.

Sebagai contoh, Anda gemar memasak dan saat ini sedang tren makanan dengan bahan dasar keju. Jika Anda menunggu hingga sekolah selesai beberapa tahun lagi, mungkin saja keju sudah tidak lagi menjadi tren.

Dengan menjalani bisnis dan mengembangkannya, Anda akan belajar banyak hal dengan melakukannya secara langsung. Pastikan pula Anda sudah menguasai berbagai kemampuan yang dibutuhkan agar bisnis tidak berjalan stagnan.

3. Sudahkah Anda benar-benar menguji ide Anda?

Tidak ada bisnis yang tidak memiliki risiko. Oleh karena itu, jika Anda belum benar-benar yakin 100 persen dengan ide Anda, janganlah mengkesampingkan pendidikan. Malahan, segala ilmu yang didapat di perguruan tinggi bisa membantu Anda mengembangkan bisnis.

Sebagai contoh, masih soal bisnis makanan berbahan dasar keju. Cobalah meracik menu andalan Anda, lalu jual ke teman-teman, dosen, atau staf di kampus Anda.

Tanyakan bagaimana pendapat mereka akan makanan yang Anda buat. Jika ada yang masih kurang, cobalah membuat masakan lain yang lebih disukai mereka.

Sebaliknya, jika mereka merasa masakan Anda lezat, setidaknya kepercayaan diri Anda akan bertambah dan Anda sudah membuktikan bahwa bisnis Anda bisa berjalan.

4. Bagaimana kondisi keuangan Anda saat ini?

Perguruan tinggi adalah salah satu bentuk investasi, begitu juga dengan bisnis yang akan dijalani. Anda perlu menghitung pengeluaran Anda, membuat anggaran, dan merencanakan jadwal sebelum mendedikasikan hidup Anda demi bisnis tersebut.

Terkadang, banyak mahasiswa tetap berkuliah dan bekerja di industri yang mereka suka selama beberapa tahun. Dengan demikian, mereka bisa mengumpulkan uang demi memulai perjalanan bisnis mereka.

Jika Anda berpikir tidak bisa berkarier tanpa pendidikan yang mampu meningkatkan kesuksesan Anda, maka Anda perlu fokus ke pendidikan terlebih dulu. Atau, jalanilah pendidikan dan bisnis bersamaan bila Anda mampu
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: