Sudah tidak diragukan lagi jika SDM memegang peranan penting dalam perkembangan sekaligus pertumbuhan perusahaan. Meskipun memiliki modal yang banyak namun jika karyawan tak merasa nyaman, maka tentu saja SDM tak mampu memberikan kemampuan mereka yang terbaik dan cenderung merasa tidak nyaman berada diperusahaannya sendiri.


Oleh sebab itu, Anda yang ingin membangun sebuah bisnis perlu mengetahui beberapa tips menilai kelayakan perusahaan dari SDM. Tentu saja karena pihak yang mendorong perkembangan perusahaan setiap harinya adalah karyawan sehingga mereka tahu benar bagaimana kondisi perusahaan dan Anda pun bisa melihat kondisi yang nyata dari bisnis tersebut melalui para karyawannya. Hal pertama yang Anda bisa perhatikan adalah berapa banyak perusahaan tersebut memiliki jumlah karyawan.

Tentunya perusahaan yang besar memiliki jumlah karyawan lebih banyak yang mampu mendorong pertumbuhan dari perusahaan. Meski demikian, bukan berarti perusahaan yang kecil memiliki sedikit anak buah. Kadang walau memiliki sedikit anak buah, namun jika yang berhasil dipilih adalah orang-orang dengan kemampuan dan kualitas kerja lebih baik, maka sebanyak apapun karyawan masih belum tentu dapat menunjang besarnya sebuah usaha. Selain itu, kelayakakan dari bisnis dapat diperoleh bila perusahaan itu mampu memberikan kompensasi yang tepat dan juga sesuai bagi karyawannya. Kompensasi bisa berupa apapun dan hal itu terserah pada keputusan perusahaan. Namun jika kompensasi yang diterima karyawan tidak sesuai, maka biasanya karyawan tidak akan puas dan lebih cenderung melakukan demonstrasi untuk mendapatkan haknya yang sesuai. Adanya kompensasi adalah sebuah tindakan menghargai kinerja dari para karyawan.

Hal ini sudah diketahui jika karyawan mengorbankan waktu dan juga tenaga mereka demi bekerja mendapatkan uang untuk bertahan hidup. Namun bukan berarti hanya uang yang mereka harus dapatkan melainkan juga berbagai macam kompensasi lainnya seperti bonus maupun pemberian  uang untuk lembur sekaligus juga asuransi kesehatan. Bahkan jika dihitung-hitung, waktu karyawan lebih banyak terbuang untuk bekerja di kantor dibandingkan dengan di rumah sehingga penghargaan harus diberikan pada mereka agar karyawan lebih semangat untuk meningkatkan kemajuan perusahaan karena nasib mereka pun juga ada di tangan perusahaan. Tetapi kelayakan dari perusahaan bisa juga dilihat dari jumlah kompensasi. Semakin tinggi jumlah kompensasi yang diberikan pada karyawan menunjukkan jika mereka mempunyai keuntungan yang tinggi dari berbagai pihak sehingga bisa membagi kebahagiaan dengan para karyawan.

Hanya saja, pemberian kompensasi memang tidak bisa disamaratakan karena setiap individu berbeda dan memiliki pertimbangan masing-masing. Jika semakin banyak karyawan yang memperoleh kompensasi, maka bisa dikatakan jika dalam suatu perusahaan terdapat banyak sekali karyawan yang berprestasi. Itu artinya perusahaan tersebut bukan abal-abal atau tidak serius dalam menjalankan bisnisnya. Jika sebuah perusahaan memiliki banyak sekali karyawan yang kompetitif dan berprestasi, maka sebuah perusahaan itu bisa dikatakan solid dan san sangat maju karena dengan adanya karyawan yang berprestasi itu, maka secara otomatis pengeluaran perusahaan akan menjadi lebih sedikit dan semakin lebih efisien lagi. Pemberian kompensasi bisa menjadi sebuah semangat atau motivasi khusus bagi para karyawan. Semakin sering perusahaan memberikan kompensasi, maka akan semakin efektif juga kerja mereka.

Selain itu, Anda juga bisa melihat kemajuan dan kualitas sebuah perusahaan dari tingkat kesenjangan sosial diantara mereka. Hanya karena sebuah kompensasi, biasanya banyak karyawan yang berselisih atau merasa tidak puas sehingga hubungan antar sesama pun menjadi renggang sekaligus hal ini akan menimbulkan suasana kerja yang tidak kondusif. Bahkan karyawan cenderung enggan atau malas untuk masuk kantor sehingga hal tersebut tentu saja akan merugikan sebuah perusahaan dan banyak pekerjaan terhambat. Anda juga dapat melihat berapa upah yang diterima oleh karyawan termasuk juga dengan pemberian bonus dilihat dari pendidikan, jabatan dan juga jam kerja mereka. Tentunya jika jam kerja mereka melebihi waktu yang telah ditetapkan, artinya karyawan wajib diberikan upah lembur. Jika tidak diberikan upah tambahan, maka dipastikan protes pun akan datang dari karyawan dan demonstrasi pun tak terelakkan. Dipastikan reputasi dari perusahaan akan turun di mata masyarakat.

Dengan mengetahui berbagai macam tips menilai kelayakan perusahaan dari SDM, maka Anda jadi tahu bahwa sebuah perusahaan dapat dikatakan layak tidak hanya dilihat dari sisi keuangannya, tetapi dari kondisi orang-orang yang berada di dalamnya. Anda jadi bisa memutuskan sendiri apakah perusahaan itu memang maju atau tidak.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: