Cara Bijak Memberikan Umpan Balik Pada Orang Lain - Sebagai seorang pemimpin, Anda harus sadar dengan nada bicara, bahasa tubuh, dan juga pilihan kata yang digunakan.

Pemimpin harus bisa tegas, tegas bukan berarti sombong dan agresif serta ramah kepada bawahan Anda.

Salah satu aspek komunikasi yang banyak dilakukan oleh para pemimpin adalah memberikan umpan balik kepada orang-orang yang dipimpinnya.

Jangan sampai Anda berlebihan dan marah saat sedang memberikan umpan balik atau sebaliknya tidak memberikan sama sekali.

Seorang pemimpin harus bisa membangun keseimbangan antara umpan balik positif dan negatif untuk perbaikan karyawan di masa depan.

Tujuan utama dari pemberian feedback adalah membantu mereka yang Anda pimpin memahami apa yang berhasil dan apa yang tidak serta memberikan saran bagaimana cara agar mereka bisa bergerak maju dan tidak mengulangi perilaku negatif.

Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan kepada Anda semua tentang 5 cara bijak memberikan umpan balik kepada orang lain.

5 Cara Bijak Memberikan Umpan Balik Pada Orang Lain

1. Harus Bersifat Objektif dan Tidak Emosional

Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan saat berhadapan dengan sebuah kesalahan besar yang dibuat. Anda harus bisa meluangkan waktu untuk menenangkan diri, mengevaluasi situasi, dan memilih kata dengan hati-hati.

Cobalah untuk mundur selangkah untuk melihat situasi dari sudut pandang yang objektif. Anda harus bisa memberikan umpan balik yang bermanfaat dan dapat ditindaklanjuti untuk membangun tim.

2. Berikan Umpan Balik Berdasarkan Perilaku, Bukan Orang Atau Tim

Sebagai seorang pemimpin, Anda tidak bisa menyukai semua anggota yang ada di dalam tim dan konflik kepribadian sangat wajar terjadi dalam interaksi manusia.

Jangan membiarkan perasaan dan preferensi pribadi mengaburkan penilaian Anda untuk menyerang karakter seseorang.

Pastikan umpan balik yang Anda berikan dirancang untuk membawa perubahan positif dan tidak pernah digunakan untuk menimbulkan luka pribadi.

3. Berikan Umpan Balik Secara Seimbang dan Tegaskan Perilaku Positif yang Anda Inginkan

Terlalu banyak memberikan umpan balik negatif akan membuat orang yang Anda pimpin merasa kecewa dan tidak puas.

Begitu juga saat Anda akan memberikan umpan balik positif, maka penting untuk memastikan perilaku tersebut spesifik dan reproduktif.

4. Saat Memberikan Umpan Balik Negatif, Maka Pastikan Memberikan Saran Perbaikan

Memberikan umpan balik negatif sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anggora tim yang Anda pimpin. Hal yang tidak diperhatikan adalah memberikan umpan balik negatif tanpa memberikan saran untuk tindakan perbaikan dapat membuat tim Anda merasa putus asa.

Anda harus memastikan ada saran perbaikan agar karyawan tersebut dapat memperbaiki diri mereka di masa depan.

5. Fokus Pada Kekuatan Tim Anda

Ada kalanya Anda mendapatkan karyawan yang selalu datang terlambat atau terlambat menghadiri rapat penting dan terus mengulang perbuatan ini dari waktu ke waktu. Sampaikan kepada mereka bahwa datang tepat waktu sangat penting bagi efektifitas tim kerja.

Tidak hanya itu saja, Anda juga harus melihat kekuatan dan kelebihan yang dimiliki oleh anggota tim yang Anda miliki.

Jangan sampai Anda hanya melihat kekurangan yang dimiliki oleh anggota tim tersebut. Ingat, setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dengan menerapkan 5 cara bijak memberikan umpan balik di atas, maka Anda akan lebih mampu menginspirasi orang-orang yang Anda pimpin dan bukan malah menyakiti perasaan mereka.

Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan komunikasi atau kepemimpinan dengan lebih baik, maka kami sangat menyarankan Anda untuk mengikuti pendidikan atau pelatihan yang berkaitan dengan bidang tersebut.

Sisihkan sebagian waktu yang Anda miliki untuk belajar sesuatu yang baru dan memperbaiki diri Anda dalam hal kepemimpinan dan komunikasi.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: