Pernah nonton film Confessions of a Shopaholic (2009) yang dibintangi oleh Isla Fisher? Film besutan sutradara P.J. Hogan ini menceritakan tentang Rebecca Bloomwood yang doyan belanja. Sampai-sampai, ia terlilit utang dan harus menemukan cara untuk melunasi semua tagihan yang diterimanya.

Dalam kehidupan nyata, mungkin Anda adalah seorang shopaholic, sama seperti Bloomwood. Doyan belanja belanja memang identik dengan pemborosan.

Tahu ada barang branded diskon di mal, sayang sekali kalau tidak membelinya. Naksir tas keren seharga ratusan ribu bahkan menyentuh jutaan, Anda rela membelinya.

Tahu-tahu, uang tabungan terkuras, tagihan kian menumpuk, Anda terpaksa hidup terlampau hemat. Memang, tidak ada yang melarang Anda berbelanja. Namun, bukankah Anda memiliki kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dipenuhi?

Jangan khawatir, ada 5 cara mengatasi kegemaran belanja yang tidak bikin kantong bolong.

5 Cara Mengatasi Kantong Bolong Gara-gara Doyan Belanja

1. Jual barang-barang yang masih layak pakai

Untuk Anda yang doyan belanja, coba deh, cek lemari Anda, apakah ada baju, celana, rok, sepatu, atau aksesoris lain yang sudah tidak dipakai? Mengapa tidak dijual saja?

Anda bisa memanfaatkan media sosial atau website e-commerce untuk menjual barang-barang yang masih layak pakai.

Jangan lupa, foto satu per satu barang tersebut, lalu diunggah dan diberi keterangan detail mengenai harga dan kondisi barang, juga kontak yang bisa dihubungi jika ada yang berminat membeli barang Anda.

Selain itu, Anda juga bisa membuat garage sale di rumah dan mengundang tetangga atau teman-teman dekat untuk melihat-lihat barang dagangan Anda.

Siapa tahu mereka berminat membeli. Anda pun akan mengumpulkan pundi-pundi uang, meski di sisi lain Anda juga doyan belanja.

2. Membuat online shop baru

Bukan hanya barang bekas saja yang bisa dijual di online shop, melainkan barang baru yang memang sengaja Anda beli untuk dijual lagi. Tidak masalah menaikkan sedikit harganya demi memperoleh keuntungan.

Baca Juga: 5 Langkah Paling Mudah Membuat Bisnis Online Anda Menjadi Terkenal

Sebelum menjual kembali barang-barang baru, ada baiknya Anda mempelajari tren apa yang sedang berlangsung supaya produk laku keras.

Misalnya, clutch dengan inisial nama, shapewear, aksesoris smartphone, atau jam tangan minimalis.

Jadi, tidak perlu khawatir lagi deh, kalau Anda doyan belanja. Anda bisa menghasilkan uang tambahan, lho!

3. Membuka layanan jasa titip (jastip)

Jastip adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi doyan belanja, khususnya bagi Anda yang mudah tergoda untuk membeli ini dan itu.

Jastip merupakan layanan di mana seseorang membelikan barang tertentu yang dipesan orang lain. Intinya, Anda berbelanja untuk orang lain.

Sebagai contoh, libur Tahun Baru Imlek 2018 nanti Anda berencana ke Bangkok, Thailand. Nah, tawarkan barang-barang yang hanya ada di Bangkok kepada teman-teman di sekitar Anda.

Sah-sah saja bila Anda menaikkan harga barang yang dibeli. Toh, Anda yang mengeluarkan uang untuk tiket transportasi pergi dan pulang, menginap di hotel, juga makan selama di perjalanan.

4. Manfaatkan voucher e-commerce gratis

Anda doyan belanja di toko online? Ya, tak dimungkiri, banyak website e-commerce yang memberikan voucher belanja gratis hanya dengan registrasi email saja. Biasanya, voucher ini berupa potongan harga yang bisa digunakan untuk berbelanja di website tersebut.

Nah, voucher ini bisa digunakan untuk Anda belanjakan barang yang bisa digunakan untuk dipakai sendiri, bisa juga dijual kembali ke orang lain.

Selain itu, biasanya e-commerce juga rajin memberikan program cashback untuk para pengguna. Program ini berbeda-beda di tiap website, misalnya ada yang memberikan cashback berupa koin online, ada juga cashback dengan minimum pembelanjaan tertentu.

5. Menjadi dropshipper


Jika membuat online shop baru dirasa sulit, Anda juga bisa menjadi dropshipper. Dropship merupakan sebuah metode jual beli online yang memungkinkan Anda sebagai penjual, tidak menyetok atau mengirimkan barang. Anda butuh supplier untuk mengirim barang.

Ketika menjadi dropshipper, Anda butuh memajang foto produk yang dijual di media sosial atau website.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: