Kesalahan yang Mampu Menghancurkan Efektivitas Kepemimpinan Anda - Tidak ada seseorang yang dilahirkan sebagai seorang pemimpin, sebab pemimpin yang hebat berasal dari praktik dan latihan yang berulang.
Kesalahan yang Mampu Menghancurkan Efektivitas Kepemimpinan Anda
Kesalahan yang Mampu Menghancurkan Efektivitas Kepemimpinan Anda

Seorang pemimpin cenderung mengambil resiko yang telah lebih dahulu mereka perhitungkan dampaknya. Dibutuhkan keterampilan yang mumpuni agar Anda mampu mengemban tugas dan peran sebagai seorang pemimpin.

Agar bisa menjadi seorang pemimpin yang efektif, setidaknya Anda harus mencegah diri melakukan 7 kesalahan berikut.

7 Kesalahan yang Mampu Menghancurkan Efektivitas Kepemimpinan Anda

1. Tidak Mau Mengakui Kesalahan

Penting untuk dicatat bahwa kesalahan merupakan bagian dari kepemimpinan dan hal itu pasti akan terjadi.

Pemimpin harus sadar bahwa setiap kesalahan yang mereka lakukan bisa menghancurkan reputasi dan kesuksesan mereka.

Hanya saja, jangan sampai Anda tidak mau mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Sebab, kesalahan adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pengalaman dan menjadi sosok yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kesalahan yang pernah Anda lakukan dijadikan batu loncatan agar bisa berhasil dalam segala hal yang dilakukan selanjutnya.

2. Kehilangan Kontrol di Depan Publik

Hal yang harus diingat adalah saat membiarkan temperamen tidak terkontrol, maka konsekuensinya adalah bisa menderita dalam jangka panjang.

Bisa berupa hubungan yang memburuk dengan seseorang atau kehilangan peluang yang ada di depan mata.

3. Tidak Menetapkan Tujuan

Pemimpin harus bisa menetapkan tujuan yang spesifik, terukur, bisa tercapai, relevan, dan ada tenggat waktu pencapaian.

Saat tidak mampu menetapkan tujuan, maka bisa dipastikan Anda akan membawa anggota tim yang lain ke jurang kegagalan.

4. Tidak Mau Menerima Nasihat

Tidak ada orang yang sempurna dalam segala hal, sehingga Anda membutuhkan orang lain untuk memberikan saran atau nasihat.

Sebagai seorang pemimpin, Anda tidak hanya memberikan saran kepada anggota tim yang lain saja. Tetapi juga bersedia untuk menerima nasihat dan saran yang diberikan oleh orang lain.

5. Tidak Peduli dengan Komposisi Tim

Kualifikasi, keterampilan dan kepribadian seseorang pasti berubah sepanjang waktu. Hal inilah yang mendasari mengapa seorang pemimpin perlu mengevaluasinya sepanjang waktu.

Dengan mengevaluasi, seorang pemimpin bisa mengetahui dan memastikan bahwa komposisi tim masih ideal.

6. Tidak Mendelegasikan Pekerjaan

Sebagai seorang pemimpin mungkin saja Anda bisa menyelesaikan tugas-tugas dengan baik karena kompetensi yang dimiliki.

Hanya saja, Anda juga harus bisa membuat rekan tim yang lain untuk melakukan tugas dan pekerjaan dengan baik.

Tugas seorang pemimpin adalah mampu menunjuk orang yang tepat untuk tugas yang benar.

7. Tidak Berinovasi

Kepemimpinan yang hebat membutuhkan seseorang yang mampu mengantisipasi perubahan, membuat rencana yang bisa mengatasi perubahan, dan mengambil tindakan dengan segera sebelum hal terjadi.

Efektivitas kepemimpinan sangat bergantung pada pemimpin itu sendiri dan ada banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi cara pemimpin mengelola tim dan organisasi yang dijalankannya.

Pemimpin harus mengetahui beberapa strategi dalam menjalankan kepemimpinan dan berusaha untuk menghindari 7 kesalahan yang telah dibahas di atas.

Anda harus mengetahui tujuan yang ada di masa depan, sebab Anda tidak akan bisa memimpin orang lain, jika tidak mengetahui apa yang sedang diperjuangkan. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki visi dan misi yang akan dijalankan.

Agar bisa meningkatkan keterampilan dan kompetensi sebagai seorang pemimpin, Anda bisa mengasah diri dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan yang berhubungan.

Hanya saja banyak orang yang tidak bersedia melakukan langkah ini, karena mereka terkendala biaya pendidikan yang mahal.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: