Sebagai pasangan yang telah menikah, mempersiapkan masalah keuangan setelah mengetahui masa kehamilan sangat perlu dilakukan.

Jangan hanya memikirkan tentang mainan yang akan dibeli atau nama yang sempurna saja.

Anda juga perlu meluangkan waktu untuk merencanakan masa depan dan kesejahteraan bayi dan keluarga Anda.

6 langkah yang akan disampaikan di bawah ini akan sangat membantu Anda untuk mempersiapkan kelahiran buah hati.

6 Langkah Keuangan yang Perlu Dilakukan Saat Mengetahui Kehamilan

1. Mulai Mempersiapkan Cuti Kerja

Sebagian perusahaan biasanya memiliki kebijakan bagi para karyawan yang hamil untuk mengambil cuti sebelum dan setelah melahirkan anak.

Oleh karena itu, Anda harus mengetahui kebijakan perusahaan yang menjadi tempat bekerja saat ini.

Jangan sampai rencana cuti yang diinginkan menjadi terkendala hanya karena kebijakan perusahaan yang tidak sesuai dengan harapan.

Anda bisa bertanya tentang hal di atas secara langsung kepada atasan dan mendiskusikan tentang jenis cuti yang akan diambil.

2. Berdiskusi Tentang Pengaturan Kerja yang Fleksibel

Saat memiliki anak, Anda bisa saja menjadi seorang pengasuh utama, khususnya pada bulan-bulan awal kelahiran.

Itu artinya, Anda perlu membicarakan dengan pimpinan tentang kemungkinan pengaturan kerja yang lebih fleksibel.

Kemajuan teknologi informasi seperti saat ini memungkinkan banyak perusahaan menawarkan kesempatan kepada karyawan untuk bekerja lebih fleksibel.

3. Mulai Memilih Asuransi Kesehatan Untuk Anak

Selanjutnya, mulailah mempersiapkan rencana untuk mendapatkan asuransi kesehatan bagi buah hati Anda.

Bandingkan opsi yang tersedia dan pilihlah asuransi kesehatan yang mampu melayani kebutuhan kesehatan dengan lebih baik.

4. Mempersiapkan Berbagai Kebutuhan Anak

Anak yang baru lahir membutuhkan pakaian agar mereka merasa hangat dan juga beberapa mainan untuk merangsang aktivitas motorik mereka.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu mempersiapkan tempat tidur yang layak untuk anak Anda dan tambahan nutrisi untuk ibu.

Fokuslah melakukan pembelian berdasarkan kebutuhan yang benar-benar diperlukan untuk bayi dan ibunya.

5. Pendidikan untuk Mereka

Banyak orang tua yang mulai mempersiapkan pendidikan untuk anak sejak dini dengan masuk ke pendidikan prasekolah.

Umur 2 sampai 3 tahun biasanya menjadi awal bagi anak Anda untuk mulai belajar berinteraksi dengan teman-teman danmelakukan hal yang positif di bawah bimbingan guru.

Anda bisa mencari pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak Anda mulai sejak mereka lahir.

6. Berinvestasi Untuk Dana Pendidikan Formal

Sebagai orang tua sudah menjadi kewajiban Anda untuk mendidik anak sampai mereka dewasa dan bisa menghasilkan uang sendiri.

Pendidikan yang baik adalah salah satu hal yang akan mendukung anak Anda untuk bisa bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini.

Olah karena itu, orang tua harus mulai mempersiapkan dana pendidikan anak-anak mereka sejak dini.

Anda harus sadar dan memiliki komitmen untuk berinvestasi sebagai langkah mempersiapkan pendidikan yang baik untuk anak.

Investasi yang dilakukan memungkinkan dana yang dimiliki berkembang nilainya di masa depan.

Cara seperti ini tentu saja jauh lebih baik dilakukan daripada hanya menabung uang di rekening bank saja.

Lakukan investasi berdasarkan tujuan dan jangka waktu investasi.

Misalnya saja, Anda ingin mempersiapkan dana pendidikan untuk masuk ke perguruan tinggi yang jangka waktunya 15 sampai 17 tahun dari sekarang.

Jenis investasi yang tepat untuk dilakukan adalah dengan membeli saham yang nilainya bisa optimal dalam jangka panjang.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: