Inflasi gaya hidup adalah istilah yang menunjukkan naiknya pengeluaran dan gaya hidup karena faktor naiknya penghasilan bulanan.

Hal yang menjadi masalah adalah inflasi gaya hidup bisa membuat pengeluaran bulanan lebih besar daripada uang yang bisa dihasilkan setiap bulan.

Oleh karena itu, Anda perlu mengidentifikasikan kebiasaan buruk ini dan mencari tahu apakah 6 tanda inflasi gaya hidup di bawah ini telah dialami.

6 Tanda yang Menunjukkan Bahwa Anda Mengalami Inflasi Gaya Hidup

1, Memiliki Utang Kartu Kredit yang Berlebihan

Tidak membayar semua tagihan tepat waktu adalah salah satu indikasi yang menunjukkan bahwa Anda menggunakan manfaat kartu kredit secara berlebihan.

Utang atau tagihan yang tidak dibayarkan tepat waktu akan menambah beban bunga yang pada akhirnya bisa memberatkan keuangan Anda.

2. Hidup Mengandalkan Gaji Bulanan Saja

Banyak orang yang mengandalkan hidup dari gaji ke gaji dan membuat mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan yang lain.

Solusi untuk masalah ini adalah mengurangi jumlah pengeluaran dan memutuskan mana saja pengeluaran yang menjadi prioritas.

Misalnya saja, Anda memiliki sewa rumah yang memiliki biaya lebih rendah, membeli mobil yang lebih murah, dan lain sebagainya.

3. Teman yang Memiliki Gaji yang Sama Menghabiskan Lebih Sedikit Uang

Anda pasti pernah melihat orang dengan tingkat ekonomi yang sama, namun menjalani kehidupan yang terlihat sangat berbeda.

Hal yang pasti menjadi perbedaan antara orang tersebut adalah gaya hidup dan pengeluaran mereka.

Mungkin Anda memiliki gaya hidup yang berada di luar batas kemampuan dan di sisi yang lain, rekan kerja Anda lebih berfokus untuk mempersiapkan masa depan dan tidak suka berfoya-foya.

4. Melakukan Pembelian Secara Impulsif

Hampir bisa dipastikan bahwa semua orang suka mendapatkan barang yang baru. Namun, jika keinginan membeli barang membuat Anda memiliki kebiasaan belanja yang impulsif, maka inilah yang berbahaya.

Banyak ahli keuangan yang menyarankan untuk memberikan jeda selama 2 hari sebelum Anda membeli barang.

Jeda selama 2 hari tersebut bermanfaat untuk menimbang apakah pembelian perlu dilakukan atau tidak.

Cara seperti ini sangat bermanfaat untuk mencegah sikap boros dan suka melakukan pembelian secara impulsif.

5. Tidak Suka Mencari Penawaran

Banyak orang yang membelanjakan uang jauh lebih banyak daripada yang seharusnya mereka keluarkan.

Padahal dengan mencari penawaran terbaik, Anda bisa mendapatkan berbagai barang dan jasa dengan harga yang jauh lebih murah.

Bahkan tidak ada salahnya untuk menggunakan diskon tertentu agar barang yang dibeli lebih hemat.

6. Tidak Suka Menghemat Uang

Salah satu tanda terakhir yang menunjukkan dengan jelas bahwa Anda mengalami inflasi gaya hidup adalah tidak suka berhemat dan menabung.

Jangan hanya memikirkan hari ini saja, Anda juga harus mempertimbangkan keadaan yang bisa saja terjadi di masa depan.

Menabung sangat bermanfaat untuk memenuhi keadaan darurat yang bisa saja terjadi suatu saat.

Misalnya Anda membutuhkan biaya untuk perawatan medis yang mendesak, membutuhkan dana saat Anda mendapatkan PHK dari perusahaan, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu melakukan investasi agar uang yang dimiliki saat ini bisa berkembang nilainya di masa depan.

Jangan pernah berpikir bahwa investasi hanya untuk orang kaya saja, sebab investasi bisa dilakukan dengan dana yang sangat minim.

Dengan dana yang terbatas potensi imbal hasil yang bisa didapatkan mencapai lebih dari 21,32% per tahun.

Jika Anda memiliki salah satu tanda dari 6 tanda di atas, itu artinya Anda perlu mengendalikan diri dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.

Semoga bermanfaat!
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: