Memang menyenangkan bisa bersikap baik kepada semua orang, tetapi terkadang hal tersebut harus diikuti dengan konsekuensi yang bisa merugikan diri sendiri.

Saat Anda sulit mengatakan tidak kepada semua orang, maka hal ini akan sangat berpengaruh terhadap pengeluaran yang berlebihan.

Jika tidak percaya dengan hal di atas, berikut ini 6 hal yang menjelaskan bahwa terlalu baik bisa sangat menyakiti pengeluaran Anda sendiri.

6 Hal Berikut Ini Menjelaskan Bahwa Terlalu Baik Bisa Menguras Dompet

1. Anda Bersedia Menerima Setiap Pekerjaan

Saat Anda bekerja di sebuah perusahaan biasanya telah tersedia job description yang menjadi kewajiban untuk dilakukan.

Jika Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan, maka jangan ragu untuk menolak dengan halus setiap permintaan bantuan atau tambahan tugas yang diberikan oleh orang lain.

Dengan terus melakukan hal di atas, Anda tidak akan bisa fokus menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang benar-benar menjadi prioritas dan harus diselesaikan.

2. Pergi ke Setiap Acara yang Anda Diundang


Undangan seperti pesta pernikahan dan lain sebagainya bisa sangat menguras anggaran, jika Anda menghadirinya secara berlebihan.

Apalagi jika undangan tersebut memiliki jarak yang sangat jauh dan banyak memakan biaya transportasi.

Tidak masalah jika Anda ingin melewati sebuah acara, khususnya saat acara tersebut berada di luar anggaran bulanan.

3. Tidak Menagih Teman yang Berhutang

Jika Anda termasuk orang yang sungkan menagih hutang dengan teman, maka sebaiknya tidak perlu meminjamkan uang tersebut.

Utang yang Anda berikan kepada orang lain belum tentu akan dibayar segera, apalagi jika Anda tidak menagih dan mengingatkan orang yang berhutang.

Hal yang menjadi masalah adalah saat Anda benar-benar membutuhkan uang tersebut dan pihak yang diberi pinjaman belum bisa membayarnya untuk Anda.

4. Tidak Bisa Menolak Permintaan Anak

Tidak ada orang tua yang tidak ingin membahagiakan anak-anak mereka. Meskipun demikian, bukan berarti Anda harus selalu mengikuti permintaan anak-anak akan sesuatu hal.

Belum lagi, jika permintaan mereka tidak terlalu penting dan masih bisa ditunda. Lebih baik Anda memprioritaskan barang yang benar-benar diperlukan oleh anak-anak.

Terlalu mengikuti permintaan anak-anak akan membuat mereka memiliki sikap manja dan mudah bergantung.

Hal ini tentu saja sikap yang buruk dan tidak boleh dibiasakan saat Anda mengajarkan anak.

5. Memberikan Terlalu Banyak Waktu Secara Gratis

Melakukan pekerjaan dengan sukarela dan membantu komunitas akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Namun, jika aktivitas tersebut dilakukan secara berlebihan dan mengurangi waktu kerja dan waktu Anda untuk menjalankan bisnis, maka ini adalah hal yang tidak baik.

Setiap orang memiliki waktu yang terbatas dan Anda harus bisa memanfaatkan waktu sesuai dengan tingkat prioritas.

6. Terlalu Setia Pada Layanan yang Tidak Memuaskan

Anda mungkin saja telah lama berlangganan dengan barbershop atau salon dan memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pemiliknya.

Namun, saat layanan mereka tidak memuaskan atau harga yang mereka tawarkan jauh lebih mahal dari nilai yang diberikan, maka tidak ada salahnya untuk menemukan jasa dan mendapatkan layanan yang lain.

Bersikap baik kepada semua orang adalah hal yang patut diacungi jempol, jika tidak melakukannya secara berlebihan dan bisa merugikan diri sendiri.

Saat Anda merasa dirugikan karena terlalu baik, maka sudah seharusnya hal tersebut harus dikurangi agar tidak membuat keuangan Anda semakin memburuk.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan uang, salah satunya adalah dengan berinvestasi.

Hal ini jauh lebih baik dilakukan daripada Anda hanya memberikan pinjaman kepada orang lain yang belum tentu membayar atau datang ke banyak pesta yang menguras anggaran.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: