Yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan Dalam Pemasaran Digital - Pemasaran telah dimulai sejak dulu dan telah memiliki banyak bentuk, mulai dari billboard di jalan raya sampai pemasaran digital yang menggunakan media sosial dan website.
Yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan Dalam Pemasaran Digital
Yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan Dalam Pemasaran Digital 

Dalam kaitannya dengan pemasaran digital, membuat konten merupakan salah satu prioritas para pemasar.

Anda juga harus berfokus pada pemasaran dengan menggunakan media sosial, karena lebih dari 70% pengguna internet yang berusia di atas 18 tahun menggunakan media sosial.

Mulai dari Facebook sampai Instagram yang memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan.

Lalu, adakah cara agar bisa menjadi pemasaran digital yang efektif?

Kami akan mencoba menjelaskan tentang apa saja yang perlu dan tidak perlu dilakukan dalam pemasaran digital.

Hal yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan Dalam Pemasaran Digital

Mulai Dengan Membuat Konten Unik dan Kreatif


Dalam pemasaran digital berbagi post di media sosial saja tidak cukup untuk memasarkan sebuah produk dan layanan.

Sebagian besar orang lebih suka melihat secara visual, maka post dalam bentuk gambar sangat berkinerja baik di media sosial.

Tidak hanya itu saja, Anda juga harus bisa merangkai kalimat yang menarik dan meyakinkan untuk membuat banyak orang tertarik melihat.

Agar pemasaran digital lebih efektif kombinasikan konten yang berisi pendidikan, promosi, dan sosial untuk memasarkan sebuah produk dan layanan dengan efektif.

Memahami Pengunjung Anda

Hal yang Perlu dan Tidak Perlu Dilakukan Dalam Pemasaran Digital

Melalui alat analitik yang tersedia, Anda bisa dengan mudah memahami demografi yang terlibat dalam post media sosial.

Facebook memberikan informasi yang berkaitan dengan data demografi, sehingga Anda tidak perlu membayar analis dari luar untuk mengetahui pemirsa Anda.

Selain 2 cara utama di atas, Anda juga harus membuat konten yang beragam. Mulai dari membuat infografis, animasi, dan lain sebagainya.

Penting juga untuk memastikan bahwa post yang dikirim berkualitas tinggi dan berhubungan.

Hal-Hal yang Tidak Perlu Dilakukan

1. Jangan Melakukan Promosi Secara Berlebihan

Pastikan bahwa Anda tidak terlalu sering membuat post di media sosial. Jumlah yang ideal adalah sebagai berikut 5-7 tweet per hari, 2-3 post Instagram, dan 2-3 post di Facebook.

Jangan lupa untuk melakukan riset tentang kapan sebagian besar pengikut Anda online atau aktif di media sosial. Jangan membuat post yang sama di berbagai media sosial yang Anda miliki.

2. Jangan Lupa Untuk Terus Konsisten

Jika Anda berhenti dan tidak memberikan post secara teratur, maka pemirsa akan mulai melupakan Anda. Itu artinya, Anda membuang peluang yang besar untuk terlibat dengan para pemirsa yang ada di media sosial.

Hal yang harus diingat adalah media sosial adalah salah satu platform untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli.

Jaringan yang hampir mirip dengan kehidupan di dunia nyata, jadi jangan pernah berhenti untuk membangun hubungan dengan pemirsa Anda.

Selain itu, penting untuk memperhatikan bahwa Anda tidak menyalin dan menjiplak konten yang dimiliki oleh orang lain.

Selalu mengutamakan kualitas daripada kuantitas, semakin banyak konten bukan berarti semakin banyak pengunjung.

Beberapa langkah di atas merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk pemasaran digital secara efektif.

Jangan mengabaikan pemasaran melalui media sosial, sebab hampir sebagian besar pengguna internet menggunakan media sosial.

Selain menggunakan cara dan langkah di atas, Anda juga bisa menerapkan teknik pemasaran digital yang lainnya.

Pelajari teknik tersebut melalui kursus atau pelatihan yang berkaitan dengan content marketing atau digital marketing.

Pemahaman yang lebih baik dalam bidang pemasaran digital akan membuat Anda bisa memasarkan produk dan layanan dengan lebih efektif.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: