18 Cara Ini Membantu Pasangan Muda dalam Mengatur Keuangan - Proses memasuki jenjang pernikahan merupakan perjuangan yang sangat monumental. Bagaimana tidak? Setelah sekian lama menjalin hubungan, akhirnya Anda dan pasangan sepakat berkomitmen untuk hidup bersama sebagai pasangan suami istri. Selamat untuk Anda yang telah mengikat janji suci pernikahan. Ketahuilah, dalam membina rumah tangga yang baru, salah satu poin penting yang harus menjadi perhatian adalah memahami cara mengatur keuangan.
18 Cara Ini Membantu Pasangan Muda dalam Mengatur Keuangan
18 Cara Ini Membantu Pasangan Muda dalam Mengatur Keuangan

Kepiawaian dalam mengatur keuangan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam berumah tangga. Dengan memahami cara dan strategi pengelolaan keuangan keluarga yang tepat, langkah Anda menuju kesuksesan akan cepat tercapai, yaitu memiliki keluarga yang utuh, bahagia, dan saling mencintai satu sama lain.

Salah satu manfaat perencanaan keuangan keluarga adalah ketika Anda sukses nantinya, Anda dapat mempertahankan kesuksesan atau kekayaan tersebut, bahkan sampai ke anak dan cucu. Atau jika Anda gagal sekalipun dalam berkarier atau menjalankan usaha, setidaknya pengelolaan keuangan yang tepat bisa meminimalkan risiko yang tak diharapkan.

Nah, bagaimana cara mengatur keuangan keluarga, khususnya bagi pasangan muda? Uraian di bawah ini akan menjelaskannya kepada Anda.

Inilah Poin Penting dalam Mengatur Keuangan bagi Pasangan Muda

Pada kenyataannya, mengatur keuangan keluarga itu penuh dengan tantangan. Anda perlu belajar dan terus belajar lebih banyak lagi dalam mengatur keuangan agar tahu mana yang harus diperbaiki dan mana yang dipertahankan. Poin-poin berikut ini bisa menjadi permulaan bagi Anda dalam mengatur keuangan.

1. Mulailah Berdiskusi Mengenai Keuangan Masing-Masing

Sudahkah Anda meluangkan waktu untuk mendiskusikan soal ini? Memang sebaiknya hal ini sudah didiskusikan sebelum menikah. Jika Anda belum sempat mendiskusikannya, segera diskusikan tentang apa pun yang ada sangkut pautnya dengan keuangan. Diskusikan dengan terbuka tentang uang yang Anda miliki kepada pasangan. Dari mana mendapatkannya dan ke mana nantinya uang tersebut dibelanjakan. Begitu pun sebaliknya, pasangan Anda juga mesti terbuka dengan keuangannya. Dengan demikian, Anda dan pasangan bisa mengaturnya sedemikian rupa.

2. Tulis Impian Apa yang Ingin Kalian Raih Bersama

Setelah Anda saling memahami dan mengerti tentang kepemilikan uang masing-masing, segeralah diskusikan yang ingin kalian miliki nanti. Mungkin saja Anda ingin merintis dan mengembangkan usaha. Namun, pasangan Anda tidak menyetujui dan menginginkan uang tersebut digunakan untuk hal yang lain.

Di sinilah Anda dan pasangan menjelaskan keinginan dan alasan kenapa keinginan tersebut perlu direalisasikan. Pengertian satu sama lain berperan dalam hal ini agar tidak ada masalah ke depannya nanti. Rencanakan tujuan-tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang Anda dan pasangan ingin wujudkan.

3. Putuskan Apakah Pengelolaan Keuangan dalam Rekening Bersama atau Masing-Masing

Rekening bank pada zaman modern sekarang ini punya peran tak terpisahkan dalam pengelolaan keuangan. Diskusikan bagaimana Anda dan pasangan mengatur hal ini. Apakah ada rencana untuk membuka rekening bersama atau membuka rekening sendiri-sendiri. Sejauh mana keterbukaan dalam mengelola uang di dalam rekening tersebut.

Ide untuk membuat rekening bersama adalah hal yang patut untuk dicoba. Karena selain dapat memberikan kesan khusus untuk mengatur biaya setelah pernikahan, hal tersebut juga dapat dijadikan alasan untuk menabung. Kalau Anda dan pasangan sudah sepakat membuka rekening bersama (joint account) sebagai rekening khusus tabungan, selanjutnya diskusikan apakah masih perlu membuka atas nama sendiri-sendiri. Sebab pastinya Anda juga tidak mungkin memenuhi kebutuhan dengan hanya memiliki satu rekening bersama tersebut.

4. Siapkan Proteksi Keuangan dan Dana Darurat

Tentukan persentase penghasilan yang dikhususkan untuk menabung keperluan dana darurat. Biasanya, dana darurat ini dialokasikan untuk kebutuhan mendesak dan tidak terduga, misalnya sakit, musibah kecelakaan, dan sebagainya. Untuk proteksi terhadap risiko yang tidak terduga, Anda bisa mengikuti program asuransi. Ikutlah program asuransi untuk kesehatan, pendidikan anak, dan lain sebagainya. Nantinya itu sangat membantu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

5. Tentukan Anggaran Belanja

Mengenai anggaran belanja, Anda harus jeli dan pandai-pandai dalam memanfaatkan uang. Utamakan kebutuhan pokok terlebih dahulu dan jangan terlalu boros dalam melakukan pembelanjaan. Bahkan, sebaiknya untuk saat ini yang perlu menjadi fokus Anda adalah berhemat dan menabung.

6. Kenali Kembali Pola Pengeluaran untuk Belanja

Setelah Anda berusaha untuk lebih teliti dalam pembelanjaan, kenali kembali pola pengeluaran untuk belanja. Catat dan evaluasi tentang pembelanjaan Anda apakah itu benar-benar diperlukan atau tidak.

7. Manfaatkan Hari Minggu Sebagai Hari Money Meeting

Kalau Anda dan pasangan bekerja, coba luangkan waktu pada hari Minggu untuk money meeting. Selain untuk mempererat keharmonisan Anda dan pasangan, hal tersebut juga sangat efektif untuk merencanakan hal lain di luar rencana sebelumnya. Dengan begitu, Anda dan pasangan termotivasi untuk menabung. Tentukan siapa yang bertanggung jawab atas uang yang terkumpul dan memfokuskan pada orientasi yang telah disepakati.

8. Rencanakan Tabungan Masa Tua

Masukkan program tabungan masa tua dalam rencana Anda dengan menyisihkan sekian persen dari uang Anda dan pasangan. Ini bisa juga dilakukan dengan melakukan investasi atau menabung di bank. Jadi, ketika sudah tidak sanggup bekerja lagi atau pensiun, Anda dan pasangan masih punya dana yang bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan.

9. Minimalkan Utang

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan pasangan muda agar senantiasa membiasakan diri tidak menambah utang atau berutang sama sekali. Lebih baik Anda hidup sedikit lebih hemat dan menikmati kondisi apa adanya dari pada menumpuk utang. Karena biasanya jika itu sudah menjadi kebiasaan, akan sangat sulit untuk terbebas dari lilitan utang.

Inilah Persiapan Mental Bagi Pasangan Muda dalam Mengelola Keuangan

Selain uraian di atas, persiapan mental berikut ini juga sangat penting bagi pasangan muda karena akan menunjang pengelolaan keuangan agar lebih baik.

1. Bagi Tanggung Jawab Antara Suami dan Istri

Membagi tanggung jawab sudah pasti harus dilakukan pasangan suami istri. Entah itu untuk hal keuangan maupun lainnya. Ini perlu dilakukan agar tidak ada yang merasa paling berperan dalam urusan rumah tangga.

2. Saling Menerima Kekurangan Masing-Masing

Sebenarnya, sikap seperti ini sudah dimulai sejak masa pengenalan atau berpacaran. Namun, sikap ini bukan berarti berhenti setelah menikah, melainkan terus dipelihara dalam berumah tangga. Dengan selalu menjaga sikap saling menerima kekurangan, hal ini bisa menjadi modal utama untuk mengelola keuangan. Terciptanya keluarga bahagia dimulai dari penerapan sikap ini.

3. Jangan Mudah Menyinggung Perasaan Satu Sama Lain

Bersikaplah cerdas saat mendapati pasangan terlalu ceroboh dalam membelanjakan uang. Jangan mudah mengeluarkan kata-kata yang menyinggung karena itu cenderung akan memperburuk situasi. Cari cara lain dengan mendiskusikan kepada orang lain yang Anda percayai dan tetap utamakan untuk saling menghargai.

4. Bekerjalah Sebagai Tim

Bekerja sebagai tim akan sangat membantu Anda dan pasangan dalam menyelesaikan segala persoalan, termasuk berjuang dalam mengelola keuangan untuk lebih baik lagi. Jangan sampai bersikap egois dan menang sendiri. Misalnya, pasangan Anda sedang ingin menghemat uang untuk keperluan yang lebih penting. Di sini Anda juga harus mengimbanginya.

5. Jujur Kepada Pasangan

Bersikaplah jujur meskipun terkadang itu pahit. Namun, kejujuran selalu lebih baik untuk segera terlepas dari suatu masalah. Dalam hal keuangan keluarga, kejujuran wajib dijunjung tinggi.

6. Saling Percaya Kepada Pasangan

Terkadang bagi pasangan muda hal ini sangat sulit untuk dilakukan karena biasanya mereka cenderung untuk saling cemburu. Mulai sekarang cobalah Anda saling percaya kepada pasangan, baik itu mengenai keuangan maupun yang lainnya.

7. Jangan Berhenti untuk Belajar

Jangan malas untuk belajar membenahi masalah-masalah. Entah itu melalui jalan diskusi antara suami  dan istri ataupun mencari sumber pemecahan lain. Luangkan waktu untuk mengikuti seminar, membaca buku di perpustakaan, ataupun mengikuti acara-acara lainnya.

8. Pikirkan Tentang Biaya Anak

Mulai pikirkan tentang biaya untuk anak sedini mungkin. Hal ini menyangkut tentang biaya kelahiran, keperluan bayi, dan biaya pendidikan untuk anak. Kabar baiknya, bahkan semenjak istri Anda mengandung, Anda sudah bisa mengikutkan bayi tersebut ke dalam program asuransi. Tentunya itu akan memberikan Anda keuntungan tersendiri.

9. Saling Memegang Janji

“Keep your vows”. Kira-kira begitulah komitmen dari suatu hubungan. Kunci sebuah rumah tangga yang sukses adalah ketika Anda dan pasangan bisa memegang janji. Khusus untuk hal ini, dalam suatu urusan jangan mudah berjanji kepada pasangan sekiranya Anda ragu-ragu untuk dapat memenuhinya. Sebab jika janji tersebut tidak terpenuhi, pasti akan ada masalah yang timbul nantinya.

Keuangan yang Sehat Awal Keharmonisan Keluarga

Demikianlah beberapa tips atau cara mengatur keuangan dan hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai keuangan oleh pasangan muda. Semoga tips-tips tersebut dapat mengantarkan Anda dan pasangan anda menuju keluarga yang sukses dan bahagia. Keharmonisan keluarga bisa saja berawal dari pengelolaan keuangan keluarga yang sehat.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: