4 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan - Pengetahuan mengelola keuangan dengan benar penting untuk diketahui setiap orang. Bijak dalam mengelola keuangan akan menjadikan kondisi ekonomi keluarga lebih tertata dan akan membawa lebih banyak manfaat dalam kehidupan.
4 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan
4 Tipe Kepribadian dalam Mengelola Keuangan

Tapi tahukah Anda, bahwa tipe kepribadian seseorang sebenarnya berbanding lurus dengan cara seseorang dalam mengelola uangnya.

Masing-masing tipe kepribadian dalam banyak hal bisa mempengaruhi cara orang tersebut dalam mengelola uangnya. Pakar keuangan Ray Linder, menemukan bahwa dari segi finansial setidaknya terdapat 16 profil kepribadian. Dari ke-16 profil kepribadian ini, diklasifikasikan lagi secara singkat menjadi 4 kelompok, yang masing-masing mencirikan tentang bagaimana cara orang tersebut dalam menyikapi serta mengatur finansialnya.

Artikel kali ini bertujuan mengulas lebih mendalam tentang tipe kepribadian yang erat kaitannya dengan teknis mengelola keuangan. Baik atau buruk, tentu saja tiap kelompok punya ciri tersendiri. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Tipe Planner (Perencana)


Kelompok kepribadian dengan tipe perencana dikenal sangat cermat. Karena kecermatannya inilah orang yang masuk dalam kelompok kepribadian bertipe perencana atau planner dianggap sangat pas dalam menjadi pengelola investasi jangka panjang.

Bukan hanya untuk orang lain, kelompok kepribadian bertipe planner juga mampu mengatur keuangan pribadinya sehingga kebutuhan di masa yang akan datang bisa tercukupi. Di sisi investasi, mereka juga sangat jeli dan disiplin dalam memantau perkembangan berkaitan dengan investasi jangka panjang yang sudah dijalankan.

Tapi diantara kelebihan tentu ada kekurangan. Para pemilik kepribadian tipikal planner kadang kurang handal untuk investasi jangka pendek, ini karena secara alamiah memang pemikiran mereka sepenuhnya diarahkan untuk mengawasi investasi jangka panjangnya.

2. Tipe Players (Pemain)


Seperti nama karakternya, mereka yang punya tipe kepribadian finansial demikian memang cenderung bermain-main dengan uangnya. Ray Linder, sebagai pakar menggunakan istilah kompulsif. Dimana orang dengan tipe kepribadian finansial demikian ada kecenderungan untuk terus menghabiskan uang, konsumtif dengan rasa tidak peduli apakah keputusan finansialnya tersebut masuk pada kategori tindakan berisiko keuangan tinggi atau tidak.

3. Tipe Protector (Pelindung)


Disebut demikian karena tipe kepribadian yang satu ini memang sangat berhati-hati dan benar-benar melindungi uang yang dimilikinya. Kehidupannya cenderung tidak berada dalam jalur resiko keuangan, masalah masa depan sudah dipersiapkan dengan matang, umumnya dengan memanfaatkan atau menyiapkan dana pensiun dari pekerjaan.

Kepribadian ini sekilas kelihatan sangat sempurna, bahkan dari sisi kebiasaan berbelanja sekalipun, tipe kepribadian ini cenderung pasif walaupun dalam satu waktu muncul merek baru yang booming. Orang dengan karakteristik kepribadian protector tidak akan mau mencoba untuk membelanjakan uangnya untuk hal semacam itu.

Sisi negatif dari karakter semacam ini adalah karena sangat “lurus” dalam menjalani hidup, ada kalanya sisi investasi tidak tersentuh, padahal bisa jadi menguntungkan secara finansial.

4. Tipe Pleaser (Penggembira)

Siapa yang pernah punya pengalaman berteman dengan orang yang sangat royal dalam membelanjakan uangnya. Sering mentraktir teman-temannya atau biasa dikenal dengan istilah sosialita? Bila dalam pergaulan kita bertemu orang yang semacam ini bisa jadi mereka adalah mereka yang bertipe pleaser atau penggembira.

Pakar keuangan menggolongkan tipe kepribadian ini menjadi dua tipe lagi. Pertama adalah mereka yang hobi membelanjakan uangnya sebagai bagian dari status sosial untuk orang lain. Kedua adalah mereka yang cenderung membelanjakan uangnya untuk diri sendiri.

Secara tipikal individu bertipe kepribadian semacam ini sama. Ada kecenderungan untuk membelanjakan uangnya sebagai satu kepuasan pribadi dengan tidak memperdulikan apakah hal semacam termasuk kategori berisiko atau tidak.

Masing-masing tipe kepribadian di atas tentu saja ada sisi positif maupun negatifnya. Pemilik kepribadian mesti memahami kelebihan dan kekurangan tersebut agar dapat mengelola keuangannya dengan baik. Beberapa tips berikut ini bisa membantu Anda mengelola kepribadian tersebut.

Tips Mengelola Keuangan Sesuai Tipe Kepribadian

Seperti disebutkan di awal, masing-masing tipe kepribadian punya kecenderungan potensi negatif maupun positif sehingga membutuhkan cara untuk mengelolanya dengan tepat. Berikut ini adalah rangkuman tips mengelola keuangan sesuai dengan kepribadian masing-masing tersebut.

Mulailah Membatasi Pengeluaran

Tips yang pertama ini sangat pas bagi mereka yang merasa punya karakter finansial dengan tipe pleaser atau player. Dengan berlatih membatasi pengeluaran maka diharapkan resiko membelanjakan uang untuk hal yang tidak terlalu penting dapat terbatasi dengan sendirinya. Dengan demikian uang bisa disimpan atau dibelanjakan untuk keperluan yang lebih mendesak.

Cobalah untuk Berinvestasi

Berkebalikan dengan tipe player atau pleaser, tipe protektif cenderung mengamankan uang yang dimilikinya. Meski terlihat ideal, namun ada sisi negatifnya yaitu ada kemungkinan pertumbuhan finansil yang sangat kecil karena tidak mau atau terlalu takut melakukan investasi. Karenanya tidak ada salahnya untuk mencoba satu investasi dengan resiko minimal, dengan harapan akan tercipta lebih banyak sumber pemasukan.

Menekan Kebutuhan untuk Belanja Gaya Hidup

Mengikuti dorongan untuk membelanjakan uang sebagai bagian dari menonjolkan identitas diri adalah ciri yang dimiliki tipe pleaser. Kecenderungan semacam ini bisa membahayakan finansial pribadi. Ada baiknya agar pemilik kepribadian ini belajar menekan belanja demi gaya hidup dibawah kebutuhan pokok saja. Meski demikian bukan berarti lalu Anda bersikap cenderung pelit atau over protective terhadap uang yang dipunyai.

Membuat Perencanaan dengan Mencatat Pengeluaran

Membuat perencanaan merupakan kelebihan dari pemilik karakter tipe planner yang dia miliki secara alamiah. Salah satu caranya adalah dengan rutin membuat rencana belanja sebulan. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi pemborosan yang berlebihan meski dari pendapatan masih mencukupi. Bagi pemilik kepribadian lain, bisa mencontoh kelebihan tipe planner ini dengan rajin belajar dan praktik membuat perencanaan keuangan yang baik.

Sesuaikan Pengelolaan Keuangan dengan Kebutuhan.

Segala tipe kepribadian punya kelebihan serta kekurangan yang harus disyukuri dan dipahami dengan baik. Namun apapun tipenya, yang terpenting dalam pengelolaan keuangan adalah mendahulukan kebutuhan pokok terlebih dahulu. Prioritaskan kebutuhan yang bersifat penting dan darurat sebelum memenuhi kebutuhan lainnya.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: