7 Cara Cermat Membeli Mobil Mewah Bekas - Banyak orang menyimpan impian untuk membeli sebuah mobil mewah dalam kondisi baru, apalagi keluaran paling gres dari pabrik sekelas Toyota atau Honda misalnya. Sayangnya kenyataan justru tak seindah mimpi, pasalnya uang yang tersedia justru tak mencukupi.
 Cara Cermat Membeli Mobil Mewah Bekas
 Cara Cermat Membeli Mobil Mewah Bekas

Akibat minimnya dana, beberapa orang akhirnya justru lebih memilih mobil mewah second alias bekas. Harus diakui bahwa performa dan tampilan bodi tak semulus mobil baru keluaran dealer resmi. Meskipun demikian, mobil dengan merek-merek tertentu tetap menjadi minat masyarakat tanpa peduli kondisi 'status' mobil, baru atau bekas.

Perlu dicatat, beli mobil mewah bekas tak semudah beli baru, apalagi ada beberapa poin yang harus dicermati dan diperhatikan agar terhindar dari kerugian. Apalagi jika Anda belum pernah terlibat transaksi jual beli kendaraan bekas.

1. Kenali Kebutuhan Sebelum Memutuskan Membeli Mobil

Sebaiknya kenali kebutuhan utama terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil bekas. Ada banyak jenis mobil mewah bekas tersedia di pasaran, pilih sesuai kebutuhan. Namun pertimbangkan juga mengenai faktor harga, sebab beberapa merek mewah memiliki kelas harga yang berbeda-beda.

Jangan sampai Anda membeli tanpa mengerti harga pasar yang berlaku saat itu. Contoh, jenis mobil sport kurang cocok untuk membawa pergi seluruh anggota keluarga jalan-jalan di akhir pekan, apalagi tamasya pergi ke luar kota. Oleh karena itu, lebih dianjurkan pilih jenis mobil MPV seperti Toyota Vellfire atau pun sejenisnya dengan selisih harga lebih murah. Kesan yang ingin Anda tampilkan pada sesi ini adalah nyaman dan elegan, bukan sporty dan macho. Jadi sesuaikan dengan kebutuhan, bukan sekedar prestise.

2. Perbanyak Referensi untuk Mendapat Alternatif Mobil Paling Cocok

Jangan nekat beli mobil tanpa bekal pengetahuan mendalam soal mesin. Ingat, mobil mewah second tak seperti mobil pada umumnya. Coba cari lebih banyak referensi jika pengetahuan Anda masih dangkal, entah lewat komunitas online, teman, saudara, rekan kerja atau tempat servis mobil. Semakin banyak referensi, semakin mudah bagi Anda dalam mengambil keputusan dan terhindar dari ancaman penipuan. Ingat, ada oknum penjual nakal kerap mengambil keuntungan atas ketidaktahuan pembeli.

3. Tes Kendaraan Sebelum Membeli Wajib Dilakukan

Harga mobil mewah bekas memang mahal, namun bukan berarti tak boleh menguji kelayakan jalan alias test drive. Pada kesempatan itu calon pembeli bisa mengetahui performa kendaraan, termasuk angka kilometer yang tertera dalam odometer. Coba bawa mobil jalan-jalan bentar, tes kemampuan saat berada di jalur lurus, berbelok, jalanan rata hingga bergelombang. Saat membawanya jalan, dengar baik-baik suara mesin dan cek setiap mekanisme elektronik. Meskipun beli bekas, pastikan masih dalam kondisi bagus.

Jangan lupa untuk cek kondisi bodi mobil, apakah catnya masih asli atau tidak. Orang awam biasanya tidak paham soal ini, sebaiknya Anda minta pertimbangan kawan atau bengkel body repair untuk memberi pertimbangan apakah catnya sudah pernah ganti atau belum. Ini penting, mengingat cat yang pernah ganti berarti ada kemungkinan body mobil pernah terjadi benturan akibat kecelakaan yang bisa berakibat pada kondisi mobil secara umum.

4. Perhatikan Sejarah Pemakaian Mobil

Calon pembeli wajib menanyakan sejarah mobil dari si penjual, apakah pernah tabrakan, turun mesin atau pun terendam air banjir. Tanyakan segala sesuatu yang berkaitan dengan performa dan tampilan fisik mobil. Selain itu sejarah mobil pernah masuk bengkel servis perlu dipertanyakan secara detail, apakah sekedar ganti oli atau rusak akibat jarang memanaskan mesin. Intinya, cari mobil mewah second yang rutin dirawat oleh sang mantan pemilik.

5. Cek Surat Kelengkapan

Tak hanya cek mesin dan bodi mobil saja, calon pembeli wajib periksa surat kelengkapan kendaraan, mulai dari BPKB, STNK hingga faktur pembelian. Pastikan mobil mewah bekas yang akan Anda beli, benar-benar legal, bukan bodong yang justru bermasalah. Ada oknum penjual nakal menawarkan mobil bekas bermerek tanpa kelengkapan surat yang biasanya dijual lebih murah. Jangan sampai tergoda, bisa saja itu barang seludupan atau curian sehingga lebih rentan kena masalah hukum.

Ada tren modus kriminalitas yang baru-baru ini terjadi, yaitu model mobil gadai. Biasanya ini terjadi pada mobil status kredit di perusahaan leasing. Belum lunas sudah dipindah tangan untuk mendapatkan dana segar. Harga jual tentu saja murah. Hindari praktik seperti ini karena termasuk dalam tindakan melawan hukum, yang berpotensi Anda berurusan dengan pihak berwajib dan tuntutan dari perusahaan pembiayaan tersebut.

6. Cek Harga Pasar untuk Mendapatkan Harga yang Wajar

Seperti tertulis di poin nomer lima, oknum penjual nakal suka menawarkan mobil mewah bekas dengan harga menggiurkan. Jangan cepat tergoda harga murah, mungkin saja mobil itu bakal bermasalah nantinya. Oleh karena itu, sebaiknya cari informasi lebih banyak mengenai harga mobil bekas di pasaran guna mengantisipasi penipuan. Dengan rutin memperbarui informasi harga, maka calon pembeli bisa memperoleh kepastian harga yang tidak terlalu mahal atau pun murah.

Manfaat cek harga pasar selain itu adalah untuk mengantisipasi Anda membeli dalam kondisi over priced alias kemahalan. Cek harga pasar bisa di koran, media dan bengkel lokal atau di beberapa situs jual beli kendaraan online.

7. Minta Saran Teman

Membeli mobil kadang merupakan keputusan yang penting dan sering membuat Anda ragu-ragu, baik dari sisi harga maupun kualitas kendaraan. Cara terbaik mengatasi hal ini adalah dengan minta pertimbangan saudara atau teman yang mengerti atau berpengalaman dengan jual beli kendaraan tersebut.

Pertimbangkan Dengan Baik Sebelum Membeli

Membeli mobil mewah bekas memang memerlukan perhitungan matang, terutama dari segi dana. Pastikan mobil idaman masih layak pakai dan minim biaya perbaikan sehingga mengurangi besaran pengeluaran tambahan. Usahakan tidak membeli mobil bermerek dengan sejarah kerusakan parah walaupun dijual murah, nantinya butuh biaya perbaikan yang sangat menguras kantong. Selain itu, perhatikan pula selisih harga antara beli second dan baru tapi kredit. Jika kemampuan finansial mendukung, opsi kedua dapat menjadi pilihan tepat. Pertimbangkan dengan baik sebelum membeli

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: