Ingin Kaya Raya? Lakukan 12 Cara Hemat Ini! - Setiap orang di dunia ini pasti ingin mencapai kesuksesan dalam finansial dalam hidupnya. Hal ini memang lumrah karena kesuksesan secara finansial mampu membuat seseorang bisa memiliki berbagai barang yang dibutuhkan. Namun sayangnya, hanya sebagian orang saja yang mampu meraih hal ini. Memang untuk mencapai hal ini tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras dan tekad yang kuat dalam mengelola keuangan. Salah satu caranya ialah dengan berhemat.
Ingin Kaya Raya
Ingin Kaya Raya

Hidup hemat yang dimaksud bukan berarti pelit atau bertentangan dengan karakter dan pribadi Anda, namun bagaimana kita bisa menjalankan proses efisiensi konsumsi pada masa sekarang, agar bisa lebih banyak mengkonsumsi di masa depan. Lalu bagaimana caranya agar bisa hidup hemat? Berikut ini merupakan 12 langkah berhemat yang bisa Anda praktekkan.

1. Membuat Prioritas Antara Kebutuhan dan Keinginan


Hal ini merupakan salah satu cara ampuh yang bisa Anda lakukan untuk menekan pengeluaran Anda. Sebaiknya segera catat apa saja keperluan Anda setiap bulannya. Jangan memasukkan barang-barang maupun sesuatu hal yang bersifat hanya ‘ingin’ semata ke dalam prioritas. Utamakan kebutuhan pokok yang memang benar-benar dibutuhkan terlebih dahulu. Coba pikirkan, Anda tetap bisa hidup, walaupun tidak menonton film bioskop selama sekali dalam satu bulan. Namun Anda tidak akan bisa hidup jika hanya makan sekali dalam sebulan. Perumpamaan ini menjelaskan bahwa perbedaan antara kebutuhan dan keinginan memang jelas. Keinginan hanya akan memberikan kepuasan sementara.

2. Membuat Daftar Pemasukan dan Pengeluaran


Buatlah daftar antara pemasukan dan pengeluaran yang berguna untuk memonitor seluruh uang Anda. Sebisa mungkin pemasukan harus bisa lebih besar daripada pengeluaran. Minimalkan uang pengeluaran Anda dengan tidak membeli barang yang tidak diperlukan. Kemudian maksimalkan sebagian besar uang yang disisihkan untuk menabung. Jangan sampai Anda berutang karena mengalami besar pasak daripada tiang. Jika dilihat dari sisi psikologis, kebiasaan berutang akan menimbulkan perasaan cemas, tidak tenang, dan gelisah. Anda tidak ingin mengalami hal ini bukan?

3. Menerapkan Pola Hidup Sederhana

Menjalankan pola hidup yang sederhana merupakan cara ampuh yang bisa dijalankan demi mempertahankan kekayaan Anda. Pola ini memang sangat cukup dengan sikap hidup hemat. Ubah pola hidup Anda yang konsumtif, terutama hanya karena gengsi. Anda tidak perlu gengsi memangkas banyak biaya untuk menabung. Merubah gaya hidup bukan berarti Anda harus kehilangan “gaya” juga kok. Anda tetap bisa menyiasatinya dengan cara cerdik. Misalnya saja Anda menyukai kegiatan gym. Anda bisa menggantinya dengan jogging setiap pagi di komplek perumahan Anda. Dengan cara ini, Anda tetap bisa menjalankan pola hidup sehat serta bergaya. Namun uang yang biasanya dialokasikan untuk membayar berlangganan fitnes di tempat gym bisa ditabung.

4. Menjaga Kesehatan


Kesehatan sangat perlu Anda perhatikan. Jangan sekali-kali meremehkan kesehatan, apalagi jika Anda merupakan seorang pekerja keras yang tidak kenal waktu. Kesehatan sangat erat kaitannya dengan pola hidup hemat. Dengan menerapkan pola hidup yang hemat, Anda bisa meminimalisir penyakit yang bisa menyerang Anda. Bayangkan saja, jika Anda jatuh sakit pasti biaya yang akan dikeluarkan juga akan banyak. Mulai dari biaya periksa, perawatan, hingga obat. Tentu hal ini akan berpengaruh pada jumlah pengeluaran Anda. Bisa saja pengeluaran Anda malah menjadi lebih tinggi daripada pendapatan setiap bulannya.

5. Membuang Pengeluaran Rutin yang Kurang Diperlukan

Anda bisa membuang pengeluaran rutin yang dirasa ternyata kurang diperlukan. Lalukan hal ini secara bertahap dengan memeriksa pengeluaran apa yang sebenarnya bisa diminimalisir, jika mungkin malah dibuang. Misalnya saja, Anda berlangganan TV kabel setiap bulannya. Anda bisa berhenti berlangganan karena sebenarnya hal tersebut tidak terlalu Anda butuhkan dan hanya menambah biaya pengeluaran Anda. Anda bisa menggantinya dengan lokal yang murah meriah dan hiburannya tetap ada. Memang biaya berlangganannya terlihat murah, namun jika diakumulasikan tetap saja besar. Selain itu, Anda juga bisa memangkas kebutuhan lain seperti berlangganan, majalah, koran, memakai kartu kredit, pulsa, telepon rumah, dan lainnya. Biaya-biaya tersebut dapat dialokasikan pada tabungan.

6. Membawa Makanan dari Rumah Ketika Bekerja


Biasakan membawa bekal dari rumah agar Anda bisa berhemat. Buang jauh-jauh perasaan malu menjadi bahan tertawa oleh rekan kerja Anda karena dianggap pelit atau seperti anak-anak. Justru hal ini bisa mencerminkan bahwa Anda merupakan orang yang memiliki kebiasaan hidup sehat. Dengan membeli makan di luar seperti kafe, restoran, atau warung, tentu Anda akan lebih boros karena harganya yang lebih tinggi daripada masak sendiri. Selain itu, kebersihannya juga tidak terjamin. Bagi Anda yang sedang menjalankan diet juga sangat berguna.

7.  Menyimpan Kartu ATM dan Kartu Kredit

Biasanya orang memiliki kecenderungan untuk menggunakan kartu ATM maupun kartu kreditnya secara terus menerus. Tentu saja hal ini bisa berdampak buruk karena orang akan memiliki keinginan untuk berhtang atau mengeluarkan uang, apalagi saat membawa kartu ATM maupun kartu kredit ke mana-mana. Untuk menyiasati hal ini, sebaiknya disiplinkan diri Anda dengan menyimpan kartu-kartu tersebut di rumah. Bawa uang secukupnya saja ketika bepergian.

8. Bijak dalam Berbelanja

Tidak bisa dipungkiri bahwa berbelanja merupakan salah satu faktor yang menyebabkan keadaan finansial Anda semakin terpuruk. Selain menahan godaan untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, sebaiknya Anda juga berlaku bijak ketika berbelanja. Anda tidak harus selalu membeli barang-barang kebutuhan di mall, swalayan, supermarket, atau hypermart. Cobalah untuk berbelanja di pasar yang notabene mematok harga lebih rendah. Beberapa tempat belanja seperti supermarket memang menjual barang-barangnya lebih mahal karena mereka juga memakai jasa pemasaran yang selalu bisa mengundang para customer untuk masuk dan belanja.

9. Meminimkan Biaya Liburan


Anda memang tidak akan bisa meninggalkan liburan. Bagaimana pun juga Anda memang perlu refreshing dari padatnya aktivitas sehari-hari. Namun, Anda juga perlu memerhatikan bahwa pengeluaran Anda untuk berlibur tidak harus mahal. Anda berlibur hanya untuk melepas kepenatan saja kan? Bukan malah menambah masalah finansial. Sebaiknya pilih paket liburan yang bisa menghemat pengeluaran Anda. Misalnya saja, membeli tiket pesawat ketika sedang ada promo. Kemudian pilih hotel atau penginapan yang tidak terlalu mewah. Anda juga tidak harus berlibur ke luar negeri, masih banyak beragam objek wisata di Indonesia yang indah dan bisa dikunjungi. Jangan memaksakan sesuatu hal jika memang dirasa tidak perlu atau tidak mampu.

10. Jangan Meremehkan Uang Receh


Sebagian orang mungkin akan meremehkan uang receh yang dimilikinya. Uang receh sering dianggap tidak penting karena nominalnya yang kecil. Sehingga sering direlakan untuk pengemis atau pengamen. Ada juga orang yang malas menyimpan uang receh karena ukurannya yang berat. Padahal, kumpulan uang receh tersebut jika dikumpulkan bisa menjadi besar nominalnya. Kemungkinan uang receh juga bisa menyelamatkan Anda dari keadaan yang genting atau mendesak. Anda bisa mengumpulkan uang receh dalam satu tempat tertentu, seperti toples bekas biskuit, celengan, pouch, dompet, dan lainnya. Ketika uang receh tersebut sudah berjumlah banyak, Anda bisa menukarnya dengan uang kertas yang nominalnya saja.

11. Bersikap Cinta Lingkungan


Menerapkan sikap cinta lingkungan juga dapat menyelamatkan Anda dari utang, kemudian menumbuhkan sikap hemat dalam hidup. Beberapa sikap tersebut bisa dilakukan pada kehidupan sehari-hari seperti menghemat penggunaan air, listrik, bahan bakar kendaraan, dan masih banyak lainnya.

12. Membeli Barang untuk Investasi


Apabila Anda merasa memiliki uang yang berlebih dan tidak cukup kuat untuk membawa banyak dana, sebaiknya Anda mengalihkan dana tersebut untuk membeli barang-barang yang memiliki nilai investasi, seperti tanah, properti, dan emas. Barang-barang tersebut memiliki kemungkinan rugi yang sangat kecil dan jarang mengalami penurunan nilai.

Disiplin dan Komitmen

Dalam menjalankan semua langkah di atas memang diperlukan sikap disiplin dan komitmen serta kemauan untuk melakukan pengorbanan yang besar agar seluruh rencana bisa berjalan dengan lancar. Sebuah perubahan yang ingin dibuat memang akan terasa tidak enak di awal-awal, apalagi jika harus merubah pola hidup juga. Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan menjadi terbiasa dan menikmati manfaatnya.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: