Jangan Coba-Coba Kerja di Kota Besar Jika Memiliki Tipe Ini - Selesai kuliah dan mengantongi gelar sarjana maka langkah selanjutnya adalah terjun ke dunia kerja yang sebenarnya. Ini waktunya untuk menunjukkan siapa diri Anda yang sebenarnya. Ini juga menjadi momen yang tepat bagi Anda untuk meraih semua hal yang diimpikan sejak lama.
Jangan Coba-Coba Kerja di Kota Besar Jika Memiliki Tipe Ini
Jangan Coba-Coba Kerja di Kota Besar Jika Memiliki Tipe Ini 

Mencari pekerjaan sering kali tidak semudah yang diperkirakan meskipun Anda telah lulus dengan sejumlah prestasi yang gemilang. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ada banyak sekali orang yang memilih untuk mencari peluang ke berbagai kota besar yang terdapat di Indonesia. Lalu, apakah Anda telah siap untuk hijrah dan bekerja di kota besar?

Gaya hidup di kota besar tentu akan sangat berbeda dengan gaya hidup di kota-kota kecil. Misalnya, ketika Anda kuliah dan tinggal di Yogyakarta atau Solo selama bertahun-tahun, setelah lulus nanti Anda tentu berharap untuk bisa meraih kesempatan kerja yang lebih luas di kota lainnya, seperti Surabaya atau Jakarta.

Hijrah dan bekerja di kota besar sudah pasti akan membawa Anda kepada banyak sekali perubahan yang tak kalah besarnya. Inilah yang kerap menjadi kendala karena sebagian besar orang justru tidak siap untuk hidup di kota besar. Bukan hanya sejumlah kesibukannya yang luar biasa, kota besar juga membawa suasana yang memang sangat berbeda dengan berbagai kota kecil lainnya di Indonesia.

Anda mungkin saja terkejut dengan sikap orang-orang yang ditemui nanti. Atau bahkan Anda tidak akan percaya bahwa di Indonesia ini ada kota dengan tingkat kepedulian yang sangat rendah terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

Itulah kehidupan di kota besar yang akan selalu menantang dan cukup menarik untuk didatangi pendatang. Namun, jika ternyata Anda termasuk ke dalam beberapa tipe berikut ini, ada baiknya mengurungkan niat untuk bekerja di kota besar.

1. Tidak Biasa dengan Kemacetan


Kota besar tidak macet? Itu sangat langka. Sebab hampir semua kota besar di Indonesia jarang sekali lepas dari kemacetan, terutama Jakarta. Jika memilih Jakarta atau Bandung sebagai tempat bekerja, Anda wajib mempersiapkan diri sungguh-sungguh untuk menghadapi macet setiap harinya. Artinya, kalau Anda tidak bisa terbiasa dengan kondisi ini, kota besar bukan tempat yang tepat untuk bekerja.

Anda mungkin akan sangat stres dan tidak memiliki semangat yang baik untuk bekerja setelah menghabiskan waktu yang panjang dan membosankan di jalan raya. Kalau sudah begini, bagaimana mungkin Anda bisa bekerja dan melewati hari dengan menyenangkan di tempat kerja setiap harinya?

2. Sulit Bergaul dengan Beragam Orang


Kota besar akan selalu dipenuhi berbagai macam orang dengan sifat, etnis, dan agama yang berbeda-beda. Ada banyak orang seperti Anda yang juga datang ke sana dan berharap bisa menemukan kehidupan yang lebih baik lagi. Artinya, Anda harus bisa bergaul dan berbaur di dalam lingkungan yang heterogen.

Sebab inilah konsekuensi lainnya yang akan Anda temui di kota besar. Jika ternyata Anda bukan seseorang yang nyaman dengan lingkungan yang berbeda dengan lingkungan Anda berada, kota besar bukanlah tempat yang tepat untuk Anda datangi.

3. Merasa Tidak Nyaman Saat Bepergian dengan Transportasi Umum


Membawa mobil di kota besar? Ini hal yang sulit dan akan sangat melelahkan. Sebab tingkat kemacetan begitu tinggi di kota seperti Jakarta. Anda tidak akan siap untuk menyetir dan berlama-lama di jalan raya hanya untuk sekadar menunggu kemacetan bisa terurai hingga akhirnya mencapai tempat kerja.

Melakukan ini setiap hari? Anda mungkin akan stres setiap kali tiba di tempat kerja nanti. Namun, keberadaan transportasi umum juga menjadi tantangan tersendiri di kota besar. Sebab masih adanya angkutan yang jauh dari kata nyaman. Misalnya, Jakarta dengan bus atau bahkan KRL-nya yang selalu penuh sesak dan jauh dari kata nyaman. Anda harus siap dengan situasi tersebut. Jika tidak, urungkan saja niat Anda untuk bekerja di kota besar.

4. Milih-Milih Tempat Makan


Makan di pinggir jalan menjadi salah satu cara yang wajib dilakukan untuk menghemat pengeluaran, terutama bila nantinya Anda tidak membawa bekal makan dari rumah. Akan sangat terasa tidak nyaman kalau Anda tidak biasa melakukannya.

Jadi, pastikan Anda bisa untuk terbiasa makan tanpa terlampau selektif memilih tempat makan. Jika tidak, itu berarti Anda memang tidak cocok tinggal dan bekerja di kota besar?

5. Mudah Tersinggung dan Sakit Hati


Suasana yang tidak hangat akan jelas terlihat di kota besar, termasuk di lingkungan kantor yang akan Anda datangi nantinya. Nada ketus, cuek, atau bahkan terkesan tidak perduli adalah hal yang tak menutup kemungkinan akan Anda alami.

Dan ini masih dalam tingkat yang wajar untuk kehidupan di Jakarta. Kalau Anda tidak nyaman dan mudah tersinggung karena mengalami hal tak menyenangkan tersebut, kota besar bukanlah tempat yang sesuai untuk Anda.

6. Antikritik

Anda bisa jadi akan mengalami situasi ini di mana orang-orang bersikap kurang perduli dengan yang lainnya. Sejumlah kritik pedas juga mungkin akan Anda terima dari atasan atau rekan kerja.

Ini hal biasa bagi yang baru bekerja untuk pertama kalinya. Namun, kalau Anda seorang perasa dan tidak bisa menerima kritik secara langsung, urungkan saja niat Anda untuk bekerja di sebuah kota besar.

Jangan Memaksakan Diri

Bagi Anda yang tidak siap dengan kehidupan di kota besar, keputusan untuk bekerja di sana tentu bukanlah hal yang tepat. Anda tidak akan nyaman dan betah sehingga tidak ada gunanya memaksakan diri untuk memulai karier di kota yang besar. Saat tidak nyaman dan bahagia, Anda tidak akan bisa bekerja dengan maksimal, bukan?

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: