Mesin ATM: Jenis-Jenis dan Cara Aman Menggunakannya - Dewasa ini, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ATM. Kepanjangan dari ATM ini sendiri adalah anjungan tunai mandiri, sementara singkatan dalam bahasa Inggris adalah automatic teller machine. Namun sesungguhnya bagaimana sih cara penggunaan ATM yang benar dan aman? Masih banyak di antara masyarakat kita yang masih belum paham betul akan mesin yang satu ini, khususnya mengenai jenis mesin ATM yang sebenarnya beraneka ragam.
Mesin ATM
Mesin ATM

ATM berfungsi untuk mengakses sejumlah layanan perbankan seperti menarik uang tunai, transfer dana, cek saldo, bayar tagihan kartu kredit, atau berbagai keperluan keuangan sehari-hari seperti membayar listrik, pulsa, atau tagihan lainnya. Untuk penggunaan atm yang benar, alangkah lebih baiknya kita mengenal berbagai macam jenis atm dan cara kerjanya. Berikut ini penjelasannya:

Jenis Mesin ATM

Mesin ATM terkoneksi dan terhubung dengan jaringan komunikasi sebuah bank. Mesin ATM ini memudahkan kita untuk melakukan transaksi perbankan, tanpa perlu datang ke gedung bank. Mesin atm biasanya terdapat di tempat umum, seperti mal, gedung kantor, minimarket, atau SPBU. Mesin atm sendiri terdiri dari 4 jenis, yaitu:

ATM Tunai

ATM ini merupakan jenis atm yang paling banyak disediakan oleh bank di tempat-tempat tertentu. Melalui ATM tunai ini, ada dapat melakukan transaksi tunai, seperti transaksi penarikan uang tunai.

ATM Non Tunai

Jenis ATM non tunai ini adalah kebalikan dari ATM tunai. Melalui ATM ini, kita tidak dapat melakukan transaksi tunai seperti penarikan uang. Karena ATM ini khusus digunakan untuk transaksi non tunai seperti transfer uang, bayar tagihan, dan lain-lain.

ATM Setor Tunai

ATM setor tunai dapat disebut juga dengan cash deposit machine (CDM). Melalui ATM ini kita tidak perlu repot datang ke teller bank saat hendak menyetorkan uang. ATM ini dapat menerima setoran uang dengan minimal lembaran yang diterima nominal Rp50 ribu.

ATM Serbabisa

Jenis ATM ini adalah yang paling jarang ditemui dan disediakan oleh bank. Karena melalui ATM ini kita dapat melakukan hampir semua transaksi perbankan dari transaksi non tunai hingga setor tunai.

Untuk dapat menggunakan mesin ATM, Anda harus memiliki kartu ATM terlebih dahulu. Kartu tersebut dapat berupa kartu kredit ataupun kartu debit. Setelah memiliki kartu ATM, kita perlu memiliki password. Password ini digunakan saat Anda akan melakukan transaksi di mesin atm dan berupa pin dengan kode angka 4-6 digit yang diberikan oleh bank.

Nah, sudah tahu kan ternyata ATM sendiri banyak jenisnya? Setelah tahu jenis-jenis ATM, langkah selanjutnya adalah mengetahui proses atau tahap-tahap dalam menggunakan mesin ATM tersebut. Berikut ini penjelasannya.

Tahapan Menggunakan ATM dengan Benar dan Aman

Perlu diperhatikan pula bahwa menggunakan mesin ATM harus dengan hati-hati agar terhindar dari potensi kejahatan. Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar transaksi aman.

Pertama kali, Anda harus memasukkan kartu ke slot mesin ATM. Belakangan banyak kasus pencurian data nasabah (skimming) yang berawal dari proses ini. Slot mesin atm dijadikan modus pencurian dengan memasang alat perekam data di ujung slot, dan kamera pengintai di atas mesin untuk merekam password yang Anda masukkan. Oleh karena itu, hati-hati saat melalui tahapan ini. Pastikan tidak ada yang mencurigakan di slot mesin, artinya kartu Anda bisa leluasa keluar masuk pada mesin dan tidak ada ganjalan atau tambahan alat yang menghalangi kartu tersebut. Pastikan juga bahwa di atas mesin Anda hanya ada kamera pengawas punya bank, tidak ada yang lain.

Kamera pengawas bank bentuknya sangat mudah dikenali, berada di pojok atas, dan mengarah persis ke muka pengguna ATM. Langkah kedua, pastikan kartu tidak dalam keadaan terbalik. Cek kartu Anda biasanya ada kode panah yang menunjukkan bahwa posisi panah berada di bagian atas dan mengarah ke slot mesin. Secara mudah diartikan bagian atas kartu tidak boleh Anda balik dan masukkan ke slot. Ketiga, masukkan pin Anda. Terakhir, pilih menu sesuai dengan kebutuhan Anda.

Fitur Mesin ATM

Selain untuk transaksi perbankan, mesin ATM saat ini juga bisa digunakan untuk layanan pembayaran beberapa tagihan dari perusahaan di luar bank tersebut. Layanan tersebut bisa secara langsung dengan memasukkan nomor atau kode dari perusahaan misalnya saja nomor telepon, nomor kontrak dan sebagainya atau menggunakan virtual account. Tentu saja yang secara langsung lebih praktis, namun bagi yang menggunakan virtual account sebenarnya relatif sama, hanya saja nasabah sebaiknya punya pengetahuan terkait transaksi tersebut. Kita ambil salah satu contoh pembayaran premi asuransi melalui Bank BNI.

Pembayaran Premi Polis BNI Life kini dapat dilakukan melalui ATM BNI. Jenis-jenis transaksi yang dapat dilakukan adalah Premi Pertama, Premi Lanjutan, Top Up, Pemulihan Polis, Cetak Ulang Polis, dan Pinjaman Polis. Berikut ini tahapannya:

  • Masukan kartu ATM BNI Anda, Pilih jenis bahasa: “Indonesia”
  • Masukan PIN Anda,  Pilih “Menu Lain”
  • Pilih Transaksi “Pembayaran” dan “Menu Berikutnya”
  • Pilih Jenis Pembayaran “Asuransi”, Pilih Perusahaan "BNI LIFE", selesai.

Jika pembayaran Anda adalah pembayaran premi untuk yang pertama kali Top Up, Pemulihan Polis, dan Pinjaman Polis, disinilah Anda membutuhkan virtual account (virtual account bisa Anda dapatkan dari perusahaan di mana Anda terdaftar) dengan langkah sebagai berikut:


  • Pilih transaksi pembayaran
  • Masukkan Kode Bayar Anda (masukkan Nomor Virtual Account Anda)
  • Masukkan jumlah pembayaran (masukkan "Nominal Premi" yang akan dibayar)
  • Konfirmasi pembayaran
  • Pilih Rekening Anda
  • Transaksi telah selesai

Dari tadi membahas virtual account, apa sih virtual account tersebut?

Mengenal Virtual Accconut untuk Transaksi Pembayaran Tagihan Melalui ATM

Beberapa layanan pembayaran membutuhkan Virtual Account. Virtual account merupakan nomor identifikasi pelanggan perusahaan yang dibuka oleh Bank atas permintaan perusahaan, untuk selanjutnya diberikan oleh perusahaan kepada pelanggannya. Nomor virtual account bisa digunakan untuk nasabah perorangan maupun non perorangan sebagai Nomor Rekening Tujuan penerimaan (collection). Nasabah biasanya mendapatkan nomor virtual account ini dari perusahaan, di mana dia membayar tagihan. Dalam kasus di atas berarti dari BNI Life.

Prinsip kerjanya, setiap setoran atas keuntungan Virtual Account, sistem secara otomatis akan membukukan Rekening Utama dengan cara mencantumkan Nomor dan Nama Rekening Virtual. Sebagai nasabah Anda harus paham berapa nominal yang harus dibayarkan mengingat Virtual Account tidak memiliki jumlah tagihan yang pasti (open payment). Banyak bank yang memiliki fitur Virtual Account yang dapat memberikan solusi bagi perusahaan yang ingin mengidentifikasi arus kas masuk secara rinci dan akurat.

Selain itu masih banyak manfaat virtual account yang bisa didapatkan baik oleh perusahaan mitra bank maupun konsumen perusahaan itu sendiri. Bagi Perusahaan mitra dari bank akan diberikan pilihan untuk dapat menggunakan akses melalui berbagai Channel Bank sehingga layanan pembayaran semakin luas dan terjangkau, dengan berbagai kemudahan untuk membayar melalui berbagai channel tersebut. Dengan sistem seperti ini perusahaan mitra bank dapat lebih mudah merekonsiliasi hasil pembayaran tagihan dengan cepat dan akurat, sedangkan bagi konsumen perusahaan tentu saja bisa leluasa membayar tagihan melalui berbagai chanel bank tersebut. Channel di sini bisa diartikan sebagai ATM tempat membayar tagihan.

Baik melalui virtual account maupun tidak, Anda harus paham menggunakan ATM dengan benar dan aman seperti tips berikut ini.

Cara Menghindari Pencurian Data di ATM

Untuk menghindari berbagai teknik penyadapan dan pencurian data, Anda harus paham cara menggunakan ATM dengan benar dan aman. Untuk membantu Anda, ada beberapa hal yang mesti dilakukan untuk menggunakan ATM secara aman. Pertama, hindari menggunakan mesin atm di tempat yang sepi. Lebih baik cari mesin atm yang lebih ramai agar jauh dari target kejahatan. Kedua, saat memasukkan pin, tutup tombol dengan tangan. Ketiga, pin perlu diganti secara berkala. Keempat, nomor bank perlu diingat dengan baik. Kelima, jangan pernah memberikan pin kepada orang lain. Pihak bank tidak pernah meminta nomor pin Anda secara langsung. Keenam, apabila kartu tertelan dan ada orang yang hendak membantu, jangan mudah percaya. Ketujuh, lebih baik langsung menghubungi pihak bank untuk memblokir kartu atau tunggu hingga ada petugas bank yang datang apabila kartu ATM tertelan.

Jaga Keuangan Anda Ketika Menggunakan ATM

Sekarang sudah tahu kan apa itu ATM dan cara menggunakannya dengan baik dan benar. Sekarang, permasalahannya adalah jangan sampai Anda menggunakannya secara berlebihan. Memang, Anda tidak akan sampai berutang jika menggunakannya, karena uang yang ditarik berasal dari rekening tabungan kita sendiri. Tapi kalau digunakan terus menerus tanpa perencanaan yang baik, tabungan Anda pasti akan terkuras. Jadi, ambil uang Anda di ATM dengan bijak ya!

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: