Sadari 10 Tanda Anda Sedang Bunuh Diri Secara Finansial - Mengatur keuangan seringkali menjadi sebuah pekerjaan yang sulit untuk dilakukan oleh sebagian besar orang, barangkali Anda juga termasuk di dalamnya. Hal ini tentu dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk pola hidup dan juga kebijakan yang diterapkan di dalam keuangan itu sendiri. Jika Anda tidak bisa mengelola pengeluaran dengan baik, maka besar kemungkinan berbagai masalah akan selalu menghampiri keuangan Anda setiap saat.
Sadari 10 Tanda Anda Sedang Bunuh Diri Secara Finansial
Sadari 10 Tanda Anda Sedang Bunuh Diri Secara Finansial

Berbagai kebiasaan buruk Anda dalam mengelola keuangan, akan sangat berpengaruh pada keselamatan dan juga keamanan keuangan Anda di masa depan. Hal ini bahkan bisa mempengaruhi kehidupan Anda secara keseluruhan. Bayangkan bagaimana jadinya jika Anda menghadapi masa depan / hari tua Anda dengan sejumlah utang, ini tentu akan sangat menakutkan, bukan?

Meski tidak memiliki kemampuan yang dalam di dalam mengelola keuangan sebagaimana seorang ahli, namun sepatutnya Anda mengenali berbagai kelemahan Anda di dalam hal ini, sehingga berbagai upaya pencegahan bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Ini mungkin bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, terutama bagi Anda yang telah terbiasa tidak memiliki aturan ketat di dalam keuangan Anda. Namun jika diperbaiki secara bertahap, maka besar kemungkinan kondisi keuangan masih bisa diselamatkan. Kenali beberapa tanda buruk di dalam pengelolaan keuangan berikut ini, agar Anda bisa menghindari bunuh diri di dalam keuangan Anda:

1. Memiliki Anak sebelum Mapan di dalam Keuangan


Ini menjadi salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh pasangan suami istri, terutama mereka yang menikah dalam usia yang masih sangat muda. Memiliki seorang anak adalah sebuah keputusan yang sangat besar dan akan mempengaruhi seluruh kehidupan Anda dan pasangan secara keseluruhan, karena itu Anda membutuhkan pertimbangan yang sangat matang dalam hal tersebut.

Jangan memutuskan untuk memiliki anak pada saat kondisi keuangan belum mapan dan stabil, sebab hal ini akan sangat berisiko menimbulkan berbagai masalah di dalam keluarga Anda.

Seorang anak akan membutuhkan sejumlah biaya yang cukup besar, seperti: dana untuk membesarkan mereka dan memastikan semua kebutuhannya tercukupi dengan baik, dana pendidikan, dana kesehatan, dan bahkan sejumlah dana asuransi. Ini tentu bukan jumlah yang kecil di dalam keuangan yang tidak mapan, di mana sebagai orangtua Anda tentu mengharapkan semua yang terbaik untuk anak-anak Anda, bukan?

2. Belum Mandiri Secara Finansial

Ini juga sebuah kesalahan yang sangat fatal, di mana Anda dalam usia yang sudah dewasa (usia kerja) namun Anda belum juga mandiri secara finansial dan masih tergantung kepada orang lain. Dalam kondisi seperti ini, maka kehidupan Anda tentu akan sangat rentan, terutama bidang keuangan yang pada dasarnya memang jauh dari kata mapan.

Jika terus berlanjut dan tidak ada perubahan, maka bisa dipastikan Anda sedang menjelang dan akan segera menemukan berbagai masalah di dalam keuangan, sebab sampai kapan Anda akan bisa selalu bergantung kepada orang lain di dalam keuangan?

3. Gali Lubang, Tutup Lubang

Hal seperti ini biasanya Anda lakukan sebagai sebuah bentuk bunuh diri yang paling nyata dan menjadi sebuah kebiasaan buruk yang sangat sulit untuk ditinggalkan. Anda memulai sebuah utang, lalu membayarnya dengan sejumlah utang baru dari sumber lain dengan jumlah yang kemungkinan menjadi lebih besar dari utang yang Anda lunasi tersebut.

Jika hal seperti ini berlangsung terus, maka Anda akan tertimbun sejumlah utang yang luar biasa besar dan tidak akan pernah keluar dari lingkaran utang tersebut, maka selamanya Anda akan tenggelam di dalam kubangan utang yang semakin hari semakin dalam.

4. Mengandalkan Kredit Bank Sepanjang Masa

Memiliki sejumlah pinjaman kredit tunai ke bank, tentu bukanlah sebuah hal yang buruk, terutama jika sejumlah dana tersebut memang benar-benar harus ada dan akan Anda gunakan di saat-saat darurat. Namun jika ternyata Anda begitu rajin mengajukan pinjaman kredit ke bank dan selalu menyambungnya setiap kali masa cicilannya akan berakhir, maka hal ini sudah patut untuk dikhawatirkan.

Pinjaman sepanjang masa yang Anda lakukan ke bank, hanya akan membuat Anda terjebak di dalam lingkaran utang, terutama jika ternyata Anda tidak berniat atau berupaya untuk melakukan pelunasan dan menutup utang tersebut. Sejumlah uang Anda akan selalu terpakai untuk membayar bunga utang tersebut, di mana Anda akan kesulitan untuk menabung atau bahkan memenuhi berbagai kebutuhan lainnya di dalam keluarga Anda.

5. Senang Berjudi

Ini kebiasaan terburuk yang akan membuat kondisi keuangan Anda menjadi sangat buruk dan terpuruk, apalagi jika Anda telah kecanduan dan tidak bisa mengontrol diri dalam melakukannya. Berbagai macam game dan judi online yang begitu mudah diakses, akan membuat Anda lupa diri dan selalu menghabiskan sejumlah uang untuk hal tersebut, sehingga keuangan selalu tekor dan kemungkinan Anda akan berani membuat utang jika tak memiliki dana lagi.

 Mulailah menghindari hal ini dan membiasakan diri untuk melakukan kesibukan lainnya yang lebih berguna, sehingga uang Anda tetap aman dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan yang lebih berguna.

6. Lalai Terhadap Berbagai Kebutuhan Kerja

Hal ini akan sering dialami oleh para pebisnis, yang tentu saja akan membutuhkan sejumlah dana khusus untuk merawat dan juga mempersiapkan berbagai peralatan baru sebagai pengganti jika ternyata peralatan yang ada saat ini mengalami kerusakan.

Tak ada yang berfungsi selamanya, itulah faktanya, sehingga sangat penting untuk selalu memiliki dana cadangan khusus yang akan digunakan sebagai dana untuk berbagai peralatan yang telah habis masa pakainya tersebut. Jangan tunggu sampai semuanya rusak dan tidak bisa berfungsi lagi, sehingga Anda akan kesulitan dalam melakukan berbagai pekerjaan rutin Anda.

7. Membeli dan Meninggali Rumah yang Salah

Ketika keuangan sedikit membaik, maka Anda memiliki sejumlah keinginan besar, bahkan yang jumlahnya masih berada di luar kemampuan keuangan Anda. Menghabiskan seluruh uang tabungan Anda untuk membeli sebuah rumah mewah yang berada di kawasan elit, tentu bukan sebuah pilihan yang tepat, terutama jika ternyata kondisi keuangan masih belum stabil dan bisa diandalkan untuk menjamin masa depan.

Berbagai biaya dan juga kebutuhan lainnya selama tinggal di sana, bukanlah jumlah yang kecil dan bisa Anda penuhi dengan mudah, karena itu sangat penting untuk selalu mempertimbangkan kemampuan dan juga kebutuhan Anda akan sebuah hunian.

8. Lebih Besar Pasak daripada Tiang

Ini menjadi kesalahan fatal lainnya yang terbilang sangat sulit untuk dihilangkan, di mana Anda selalu membelanjakan uang yang jumlahnya lebih besar daripada penghasilan yang Anda dapatkan setiap bulannya. Segera tinggalkan kebiasaan buruk ini, sebab jika terus berlangsung maka bisa dipastikan Anda akan mengalami kesulitan keuangan dan bahkan memiliki sejumlah utang yang cukup besar untuk menutupi berbagai kebutuhan hidup Anda.

9. Malas dan Membuang banyak Waktu dengan Percuma

Jika Anda memiliki sejumlah waktu yang terbuang dengan percuma tanpa melakukan berbagai hal yang berguna, maka bisa dipastikan bahwa Anda adalah seorang pemalas. Anda mungkin bekerja penuh sebagaimana orang lainnya, namun sepulang kerja dan tiba di rumah, Anda selalu menghabiskan waktu dengan diam dan tidak mengerjakan apa-apa.

Hal seperti ini tentu sebuah kebiasaan yang sangat buruk, di mana Anda membuang sejumlah kesempatan dan juga waktu berharga Anda dengan diam dan tanpa menghasilkan apapun juga.

10. Tidak Memiliki Rencana Masa Depan yang Matang

Bekerja dan memiliki sejumlah penghasilan, namun Anda belum juga memiliki sebuah rencana masa depan yang matang dan jelas, maka bisa dipastikan pendapatan Anda akan selalu habis sepanjang tahun. Jika hal ini terus berlangsung, maka lama kelamaan Anda akan bangkrut dan tidak memiliki simpanan sama sekali, bahkan meski Anda bekerja penuh sepanjang tahun.

Ketahui dan Hindari Sejak Dini

Berbagai kebiasaan buruk yang kita miliki tanpa kita sadari, bisa saja membawa kita kepada kondisi keuangan yang akan buruk selamanya. Jangan terpaku pada situasi seperti ini, di mana Anda membuang sejumlah waktu dan kesempatan dalam mengelola keuangan dengan baik dan benar. Ketahui dan hindari berbagai kebiasaan buruk tersebut, sehingga keuangan Anda bisa berjalan dengan baik dan stabil.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: