4 Tipe Orang yang Dibutuhkan untuk Membangun Sebuah Bisnis Startup - Untuk membangun sebuah startup memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan berbagai macam syarat untuk membangunnya, seperti modal usaha, target dan strategi pemasaran, tim yang solid, lokasi yang strategis dan lain sebagainya. Nah, di artikel kali ini peran tim atau karyawan yang ada dalam sebuah bisnis startup sangatlah penting. Walaupun, startup yang didirikan masih belum bertumbuh pesat, tanpa adanya karyawan atau tim yang solid untuk berjuang bersama, maka bisnis startup tersebut tidak bisa berjalan dengan sempurna.
4 Tipe Orang yang Dibutuhkan untuk Membangun Sebuah Bisnis Startup
4 Tipe Orang yang Dibutuhkan untuk Membangun Sebuah Bisnis Startup

Jadi, jika startup Anda diisi oleh tim yang solid maka kesuksesan pasti akan gampang untuk digapai. Oleh sebab itu, Anda perlu sekali untuk memilih orang-orang yang memiliki kemampuan dan minat yang sesuai dengan tanggung jawab pekerjaannya sendiri-sendiri sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan dengan lebih mudah. Untuk itu, Anda harus mengenal dengan baik tipe-tipe orang yang dibutuhkan untuk membangun sebuah bisnis startup agar meraih kesuksesan di masa depan, seperti di bawah ini:

1. Si Jenius

Tipe orang yang dibutuhkan untuk membangun bisnis startup adalah si jenius. Setiap bisnis tentu membutuhkan orang yang jenius untuk memberikan beragam masukan seperti inovasi, ide, gagasan atau pendapat luar biasa yang bisa menghasilkan produk unik  dan baru yang belum pernah direalisasikan oleh siapapun sebelumnya untuk diterjunkan ke pangsa pasar. Tentu keenceran otak si jenius ini juga diperlukan untuk memikirkan bagaimana mengorganisir seluruh jadwal agenda bisnis dalam sebuah tim.

2. Seorang “Front-End Engineer”


Tentu ketika baru memulai bisnis startup kecil-kecilan masih memiliki sumber daya terbatas, bahkan ada beberapa pekerjaan yang Anda lakukan sekaligus. Namun, jika Anda tidak sanggup dalam mengerjakan pekerjaan seperti pemrograman, maka Anda butuh untuk merekrut orang baru yaitu seorang “front-end engineer” yang memiliki kemampuan dan pengalaman di dalam pemrograman. Orang dengan tipe ini berfokus dalam menentukan tampilan atau tema dekorasi web yang menarik dan interaktif sehingga menarik siapa pun untuk berkunjung ke website bisnis startup Anda.

3. Seorang “Back-End Engineer”


Seorang “back-end engineer” di sini memiliki peran dalam mengatur mekanisme kerja. Selain itu, orang tipe ini berkewajiban dalam pembentukan sistem, mulai dari pembentukan “hosting” hingga penerjemahan kode-kode ke dalam bahasa teknis. Setelah itu, ia dapat memberikan jalan keluar terbaik untuk menciptakan teknologi yang sangat dibutuhkan oleh bisnis startup milik Anda.

4. Manajer Pemasaran


Bagian pemasaran di dalam sebuah bisnis mempunyai peranan yang sangat penting. Bidang pemasaran dituntut untuk memuaskan konsumen karena konsumen sendiri adalah sumber keuntungan dan profit perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kinerja manajer pemasaran yang handal untuk merealisasikan target utama manajemen perusahaan. Nah, jadi karyawan yang bekerja sebagai manajer pemasaran memiliki peran inti yang esensial.

Manajer pemasaran memiliki tugas dan peran besar terhadap peningkatan keuntungan serta profit yang didapatkan oleh bisnis Anda. Jadi manajer pemasaran memiliki target yang sama dengan tujuan dari dibukanya bisnis startup tersebut  yaitu mendapatkan laba sebesar-besarnya.

Selain itu, manajer pemasaran juga harus tahu menahu mengenai cara meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan bisnis Anda, memperluas pangsa pasar dan juga memperoleh pundi-pundi keuntungan jangka pendek.

Karyawan di bidang manajemen keuangan ini dituntut juga untuk bisa membaca, melihat sekaligus memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada di masa sekarang dan masa yang akan depan yaitu dengan membuat rumusan pemasaran agar bisa tercapai tujuan bisnis yang diinginkan oleh Anda dan tim Anda.

Cara Memahami Startup Lebih Dekat

Sebelum Anda memutuskan untuk membangun sebuah bisnis startup, Anda harus tahu seluk beluk dari bisnis startup yang akan Anda geluti, agar tidak buta arah pada akhirnya. Jangan pernah beralasan membuka bisnis hanya karena mengikuti tren dari lingkungan sekitar terutama teman Anda yang sudah sukses menggeluti bisnis startup mereka. Nah, hal ini  membuat Anda gengsi dan tidak mau kalah sehingga terdorong keinginan untuk mencoba hal yang sama juga, padahal Anda sama sekali tak tahu menahu soal makna dari startup.

Selain itu, tentukanlah orang-orang penting yang akan Anda rekrut dan ajak untuk bekerja sama dengan tim Anda. Usahakan mereka bisa dipercaya untuk melakukan tanggung jawab mereka sebaik mungkin demi pencapaian bisnis yang sukses.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: