4 Tips Cerdas Mengatur Keuangan untuk Mudik - Lebaran adalah momen yang selalu ditunggu –tunggu di setiap tahunya. Karena, saat lebaran kita akan bertemu dengan keluarga, teman-teman dan sanak saudara lainya. Oleh karena itu, orang merasa wajib untuk melakukan mudik lebaran menjelang hari raya. Tradisi mudik ini hampir rutin dilakukan setiap tahunya. Bagi yang suka melaksanakan mudik lebaran setiap tahun, saatnya untuk mengatur keuangan mudik dengan maksimal.

Mengatur keuangan untuk mudik seperti gampang-gampang susah. Sebagian besar orang sering menyepelekan tentang anggaran mudik. THR yang mereka dapatkan sebagai bonus di hari raya, malah mereka gunakan untuk menutupi pengeluaran selama mudik lebaran. Padahal, jika kita ada kemauan untuk mengatur keuangan dengan baik, keperluan mudik selama lebaran bisa terkendali.

1. Mencatat Pos Pengeluaran


Lakukan pencatatan pos pengeluaran mudik, sebelum pergi mudik. Buatlah rincian kategori  pengeluaran mudik , agar lebh mudah membuat pos –pos uang. beberapa pos kategori yang disiapkan adalah :

Pos Transportasi

Ada arus mudik, ada juga arus balik. Itu berarti, jika kita pergi mudik, maka setelah beberapa waktu kita akan kembali ke tempat asal. Oleh karena itu, sebaiknya membuat pos untuk transportasi mudik pulang-pergi, bahan bakar, biaya perjalanan (jalan tol) dan biaya makan dan istirahat.

Pos Akomodasi

Biaya akomodasi ini diperlukan bagi yang memang berencana tidak menginap di rumah yang berada di kampung halaman. Jika lebih memilih untuk tinggal di hotel selama beberapa hari, siapkan budget akomodasi untuk kegiatan tersebut.

Pos Rekreasi

Lebaran rasanya belum lengkap tanpa pergi rekreasi dengan keluarga. Untuk hal ini, Anda juga harus menyiapkan pos khusus kegiatan rekreasi. Perhitungkan besar biaya untuk masuk ke lokasi rekreasi, berapa orang keluarga yang akan ikut, lalu apakah lokasi rekreasi jauh dan lain sebagainya. Gambarkan semua yang diperlukan, dan perkirakan budgetnya.

Pos Angpao

Angpao atau THR lebaran ini, juga sudah menjadi tradisi di negara kita. siapkan angpao tersebut, dengan menghitung berapa orang yang akan diberikan angpao. Angpao ini juga sebaiknya diberikan kepada yang lebih memerlukan.

2. Menggunakan THR untuk Biaya Mudik


Menjelang lebaran, kita yang seorang karyawan biasanya akan mendapat THR. THR juga bisa digunakan sebagai biaya untuk mudik, asalkan kita bisa mengatur dan menyeimbangkan pengeluaran lainya. Hal itu penting karena idelanya, THR harus digunakan untuk kebutuhan tabungan dan Investasi. Gunakan THR untuk keperluan mudik seperlunya.

3. Tidak Membawa Banyak Uang Cash


Saat akan pergi mudik, sebaiknya tidak terlalu banyak membawa uang tunai. Pasalnya, saat pergi mudik, Anda akan cenderung tergoda dengan berbagai hal yang membuat Anda harus membelinya. Sebaiknya, bawalah uang tunai secukupnya, dan simpan sisanya di bank dalam bentuk Kartu ATM.

4. Buat Juga Anggaran Setelah Mudik Hari Raya


Mudik akhirnya terlaksana juga, saatnya mengikuti arus balik untuk pulang ke rumah. Memasuki bulan baru, tentunya segudang kebutuhan sudah ada di depan mata. Untuk itu, Anda harus menyisihkan biaya kembali untuk memenuhi kebutuhan tersebut. sisihkan dari uang gaji yang masih bersisa, atau dari uang sisa mudik lebaran.

Disiplin dalam Mengatur Keuangan

Dalam mengatur keuangan, baik untuk keperluan mudik, perencanaan pernikahan, pergi umrah dan lain sebagainya, diperlukan kedisiplinan dalam melakukanya. Sebab, disiplin dalam mengatur keuangan berarti Anda akan lebih bertanggung jawab dalam menyeimbangkan keadaan finansial Anda.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: