Apakah Anda Berhenti Bermimpi? Mungkin ini Alasannya - Dalam hidupnya, hampir setiap orang memiliki mimpi-mimpi yang ingin diraih. Namun tidak sedikit yang tidak mampu mewujudkan mimpi tersebut, hingga akhirnya memilih menyerah dan hidup sekedarnya nyaris putus asa.
Apakah Anda Berhenti Bermimpi
Apakah Anda Berhenti Bermimpi

Wajar saja jika ada kalanya takut bermimpi karena khawatir akan kegagalan, atau sulitnya mengejar mimpi hingga membuat kita menyerah untuk mengejarnya. Namun, apa sih sebenarnya yang terjadi saat orang berhenti bermimpi?

Tidak tercapainya mimpi yang pernah Anda miliki sebenarnya bukanlah sebuah kesalahan besar yang harus disesali. Gagal mengejar mimpi bukanlah akhir dari kehidupan, karena masih banyak jalan menuju Roma, sebagaimana istilah populer ini mengisyaratkan.

Saat gagal untuk meraih mimpi di satu jalan, maka Anda bisa menggunakan jalan lain yang mungkin saja bisa mengantarkan Anda ke mimpi yang sebenarnya. Namun yang jadi tanda tanya besar, sebenarnya apa yang membuat orang itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan mimpinya?

Berikut beberapa alasan yang mungkin saja sebenarnya menjadi penyebab mengapa orang atau bahkan Anda berhenti bermimpi, yaitu:

1. Berpikir Anda Tidak Cukup Baik


Setiap orang memiliki sisi positif dan negative, yang seolah-olah membisiki telinga setiap saat. Terkadang Anda memercayai bahwa bisa membuat sesuatu yang terbaik dari Anda, dan di hari berikutnya Anda akan merasa lebih bai katas prestasi tersebut. Namun, bisikan negative dalam diri Anda terkadang memengaruhi dan memberi efek sebaliknya.

Nah, diri Anda sendirilah yang mengetahui batas Anda di mana, apa yang sanggup Anda lakukan dan yang tidak. Sebaiknya Anda berpikir dengan jernih agar otak mengatakan “Aku bis melakukannya dengan baik!” dan “Aku pasti bisa!” atau “Aku akan berhasil meraih mimpiku!”

Jadi, yang terpenting bagaimana agar kita tidak kehilangan semangat meraih mimpi-mimpi yang sudah dibuat itu, tidak lain dengan menjaga pola piker yang baik atau positif.

2. Anda Berkata Tidak Memiliki Banyak Waktu


Menjadi sukses memang memerlukan waktu. Tidak bisa diprediksikan berapa lama untuk mencapai. Namun mengapa harus mengatakan “tidak memiliki banyak waktu?”

Saat ini, hampir rata-rata orang selalu online dengan media sosial setiap harinya dan itu memerlukan waktu yang kadang tidak sebentar. Jika untuk media sosial saja ada waktu, mengapa untuk mengejar mimpi atau kesuksesan tidak ada waktu?

Jika benar-benar tidak punya waktu, tidak ada waktu di dunia ini hanya sekedar melakukan apa yang disukai, menjauhkan apa yang tidak disukai, dan mulai untuk mengerjakan hanya sesuatu yang disukai. Mungkin dengan begitu, Anda bisa lebih menghemat waktu dengan tidak pergi ke Gym, tidak perlu buangw aktu untuk hal yang sebetulnya Anda suka.

Dengan begitu, Anda hanya melakukan sesuatu yang bisa mempercepat Anda menuju impian Anda. Hidup hanya sekali, jadi mengapa tidak berusaha dengan keras untuk mengejar mimpi-mimpi yang selama ini membuat hidup bersemangat?

3. Menanggapi Apa yang Orang Lain Pikirkan Soal Anda


Setiap orang berpikir tentang orang lain yang memiliki mimpi akan berhenti untuk memimpikannya. Orang-orang seperti ini percaya bahwa dalam hidup, Anda harus berpikir realistis.

Misal, Anda bermimpi ingin menjadi seorang penulis, padahal saat ini Anda sudah bekerja dan memiliki gaji. Teman Anda akan berpikir Anda sudah bekerja, bisa membeli apa saja yang diinginkan, lantas untuk apa lagi bermimpi menjadi seorang penulis?

Orang yang bekerja dari pukul 9 pagi hingga 5 sore dan tiba-tiba mengalami musibah dan meninggal keesokan harinya, apa yang akan terjadi dengan pekerjaanya? Seseorang akan segera menggantikan posisinya.

Bagaimanapun, jika Anda pergi ke dunia luar daripada rutinitas Anda dan mencoba membuat sesuatu yang merupakan mimpi, Anda akan lebih sukses dan akan melakukannya dengan penuh ketertarikan.

4. Anda Berkata “Saya Belum Siap!”


Untuk meraih mimpi, bukan berarti Anda harus meninggalkan pekerjaan saat ini. Tapi Anda hanya harus menelusuri kembali tentang minat yang dimiliki.

Saat nanti akan meraihnya, akan ada risiko yang dialami, seperti kehilangan sedikit waktu dengan keluarga, meninggalkan gaya hidup Anda, dan lainnya. Namun inilah hidup, yang merupakan pilihan.

Waktu akan terus berjalan, dan jika Anda masih berpikir “saya belum siap” atau “saya masih terlalu muda”, ini kurang tepat. Sebaiknya Anda tidak menunggu kesempatan, tapi Anda ciptakan kesempatan untuk diri sendiri.

5. Anda Berbohong Pada Diri Sendiri

Jujur pada diri sendiri adalah salah satu kerja keras yang harus dilakukan dalam hidup. Orang tidak menyukai ketidakjujuran, dan ketika Anda menginginkan keseuksesan, lalu selalu mendengarkan kata “Aku sudah melakukan yang terbaik”, apakah ini sebuah kejujuran pada diri Anda?

Dalam mengejar mimpi, perlu waktu dan proses untuk mencapainya. Jika ingin jujur pada diri sendiri, Anda pasti akan mengatakan “Saya masih belajar melakukan yang terbaik”, mungkin ini akan lebih memberi Anda semangat untuk meraihnya.

Katakan pada diri sendiri bahwa hal yang Anda mampu kerjakan, Anda akan mampu, dan hal yang tidak, Anda juga tidak akan mampu. Jujurlah pada diri sendiri, dengan begitu Anda akan secara spontan berusaha untuk menjadi lebih baik.

Tetap Percaya Diri dan Hiduplah dengan Penuh Semangat

Kita harus memiliki semangat yang tinggi dan juga sifat tidak mudah menyerah dalam meraih sesuatu yang diinginkan. Mungkin, dalam prosesnya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, namun bukankah yang Anda inginkan adalah hasilnya? Jadi, menjadi pribadi yang penuh percaya diri. Temukan apa yang menjadi passion Anda, dan teruslah melatihnya agar Anda berhasil meraih apa yang Anda inginkan.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: