Bagaimana Cara Memprioritaskan Uang untuk Utang dan Dana Darurat - Salah satu masalah yang seringkali dialami setiap orang adalah mengenai prioritas, terutama dalam hal keuangan. Banyak orang yang sebenarnya kurang paham, kebutuhan mana yang benar-benar krusial di dalam hidupnya. Sehingga seringkali menggunakan uang untuk hal-hal yang kurang penting.
Bagaimana Cara Memprioritaskan Uang untuk Utang dan Dana Darurat
Bagaimana Cara Memprioritaskan Uang untuk Utang dan Dana Darurat

Lalu bagaimana caranya untuk memprioritaskan uang untuk utang serta tabungan darurat? Jangan bingung, Anda bisa mencoba 4 cara di bawah ini:

1. Simpan Dana Darurat “Mini”

Pertama-tama yang bisa dilakukan adalah menyimpan dana darurat, bahkan lebih dari satu. Jika dana darurat ini tidak Anda miliki dan tiba-tiba terdapat kondisi yang mendesak dan membutuhkan banyak uang, maka kemungkinan besar menyebabkan Anda harus berutang. Dan tentu saja jika hal ini dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan Anda terjerat lilitan utang. Sehingga tentukan terlebih dahulu jumlah dana darurat yang akan dimiliki yang memang sesuai dengan kondisi pribadi dan keluarga.

Setiap berencana untuk menggunakan dana darurat demi berbagai keperluan, maka hentikan untuk menggunakan uang tabungan dan hindari untuk berutang. Sama halnya saat Anda terbebas dari utang, maka fokuskan diri untuk bisa mengumpulkan uang lebih banyak demi dana darurat. Setidaknya miliki dana darurat yang bisa menutupi kebutuhan hingga 3-6 bulan kedepannya.

2. Rekonsolidasikan Utang

Sebelum membayar tumpukan utang-utang, maka cara yang paling efektif untuk mengurangi tumpukan utang tersebut dengan rekonsilidasi. Jika memiliki utang kartu kredit dengan bunga yang tinggi, maka lakukan transfer yang seimbang ke akun yang memberikan penawaran 0%. Ketika melakukan rekonsilidasi, pastikan jika pinjaman baru yang Anda lakukan tidak memperpanjang jangka waktu yang dimiliki.

Semakin lama jangka waktu peminjaman, maka tentu saja akan menyebabkan semakin tingginya bunga yang harus dibayarkan. Manfaatkan rekonsilidasi ini untuk peluang menyimpang uang, jangan sampai dihabiskan. Setelah melakukan rekonsilidasi utang, maka segera lakukan pembayaran sama seperti sebelumnya. Sehingga nantinya bisa membayar tumpukan utang tanpa harus mengubah pola hidup.

3. Jangan Lupa Fokus Menabung

Menabung merupakan hal yang tak boleh sampai terlewatkan. Aturan umumnya, sebaiknya Anda menabung 10-15 % dari pemasukan yang Anda terima demi dana pensiun. Disaat sebagian besar orang lebih menyarankan untuk fokus melunasi utang-utang, maka jangan sampai lupakan menabung yang sangat berguna untuk masa depan. Tabungan bisa sangat berguna untuk kepentingan Anda di masa depan.

Yang terpenting dalam menabung bukanlah seberapa banyak Anda menabung namun kapan mulai menabung.  Semakin dini menabung maka akan semakin banyak jumlah tabungan yang Anda kumpulkan. Hal ini lah yang menyebabkan mengapa menabung biasa selama 40 tahun akan lebih banyak dibandingkan menabung banyak dalam jangka 20 tahun. Sehingga jangan tunda lagi keinginan untuk menabung.

4. Buat Rencana untuk Membayar Utang

Jika memiliki tumpukan utang-utang, maka sesegera mungkin lunasi utang-utang tersebut. Mulai lah fokus pada rencana untuk bisa melunasi utang ataupun menghasilkan banyak uang guna menutupi tumpukan utang tersebut. Sehingga bisa segera bebas dari lilitan utang. Ada 2 cara yang mungkin bisa Anda coba, mulai kurangi pengeluaran sehari-harinya  atau menaikkan pemasukan yang diterima setiap bulannya.

Anda bisa mulai menaikkan pendapatan dengan cara mengajukan permohonan naik gaji, mencari pekerjaan baru, atau mencari pekerjaan tambahan. Anda juga harus mencoba untuk mulai memangkas pengeluaran sehari-harinya. Coba cek kembali daftar pengeluaran yang telah Anda lakukan, cari kebutuhan mana yang sekiranya kurang penting. Pangkas pengeluaran-pengeluaran tersebut. Setelah semua utang terbayar, jangan kembali lagi ke gaya hidup sebelumnya. Anda bisa mulai menyimpan penghasilan ke dalam tabungan darurat. Sehingga tabungan darurat dapat terpenuhi.

Tentukan Tujuan Keuangan

Setiap orang harus memiliki tujuan keuangannya masing-masing. Dengan begitu nantinya bagaimana keuangan tersebut dikelola dan akan dikemanakan sudah memiliki pedoman. Sehingga apa yang Anda lakukan nantinya sejalan dan bertujuan untuk mencapai tujuan keuangan yang sudah direncanakan sebelumnya.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: