Mengingat jumlah pelamar kerja bukan hanya satu atau dua orang, para pelamar harus melakukan persiapan yang matang sebelum akhirnya menjatuhkan lamaran ke perusahaan tertentu. Mulai dari syarat administrasi, tes tertulis, sampai akhirnya tes wawancara. Tidak sedikit karyawan yang sudah masuk tahap wawancara mengalami kegagalan karena kesalahan kecil yang membuatnya harus merelakan posisi tersebut kepada kandidat lain.

Kegagalan pada tahap wawancara biasanya disebabkan karena mimik wajah, bahasa tubuh, tatapan mata, dan cara berbicara yang tidak sesuai dengan keinginan HRD. Apalagi baik buruknya kepribadian seseorang akan terlihat jelas saat proses wawancara. Lantas pribadi seperti apa yang diinginkan HRD dan perusahaan? Jawabannya adalah kualitas kerja, yang dapat meliputi:

1. Kepribadian yang Tidak Muluk alias Original


Menilai kepribadian seseorang bukanlah hal yang sulit, terutama bagi HRD. Dari cara pelamar melipat tangan saja HRD sudah langsung tahu sebagian kecil dari kepribadian pelamar tersebut. Saat HRD menanyakan kepribadian dirimu, jawablah sejujur mungkin.

Tunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya dengan memberitahukan kekuatan dan kelemahan dirimu. Menjadi pribadi yang original itu menyenangkan lho, karena kamu tidak perlu berpura-pura di depan banyak orang hanya untuk mendapatkan predikat baik

2. Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah


Tantangan selama bekerja itu nyata dan tidak selamanya tantangan tersebut dapat diselesaikan dengan mudah. Ada kalanya kamu akan merasa capek dan ingin mundur dari apa yang kamu kerjakan saat ini. Jangan coba-coba ya! Ingat, semua karyawan juga merasakan capek bahkan ingin berhenti dari pekerjaannya.

Tantangan sesulit apapun pasti bisa dilalui jika kamu mau bekerja keras menemukan jawaban dari tantangan itu sendiri. Ditambah sikap tidak mudah menyerah, pasti sulit bagimu untuk mengatakan kata “tidak bisa” karena semuanya “bisa”. Nothing is impossible!

3. Memiliki Tujuan Masa Depan yang Jelas


Pelamar juga harus tahu apa yang menjadi tujuan hidupnya, apa gunanya bekerja dan mau diapakan kekayaan yang dihasilkan selama bekerja. Dengan tujuan yang jelas, setidaknya kamu punya gambaran jelas mengenai hal-hal yang ingin dicapai bersama dengan strategi untuk mencapai apa yang diinginkan.

4. Mampu Menata Hidup Secara Teratur


Teratur atau tidaknya hidupmu bisa dilihat dari caramu berpakaian dan berdandan saat wawancara nanti. Apabila bajumu terlihat kumal, tali sepatu juga diikat acak-acakan, jelas sudah kalau kamu pribadi yang tidak teratur. Padahal perusahaan butuh seseorang yang teratur terutama dalam menyelesaikan tugas kantor. Sebab orang yang teratur taat terhadap aturan yang diberlakukan di perusahaan. Mulai dari datang tepat waktu, berpakaian rapi, sampai tugas sekalipun dikerjakan dengan baik dan hasilnya pun memuaskan.

5. Fleksibilitas Kerja yang Tinggi


Orang yang fleksibel biasanya tidak membatasi diri terhadap suatu hal yang baru. Dia akan mudah diajak kesana-kemari, membuat temuan baru, dan enak diajak bekerja sama. Dengan kata lain, tipe orangnya sangat easy going. Hal apapun yang membuatnya maju akan ditampung dengan senang hati. Orang yang fleksibel jarang ditemui. Jadi kalau kamu salah satunya, kamu adalah orang yang dicari-cari perusahaan selama ini.

6. Memiliki Wawasan yang Luas


Persoalan yang terjadi di perusahaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemilik dan manajer saja, tapi juga menjadi tanggung jawabmu sebagai karyawan. Manfaatkan seluruh wawasan dan pengetahuan yang kamu punya untuk membantu pimpinan dalam memecahkan persoalan yang ada. Kalau bisa imbangi juga dengan kreatifitas dan inisiatif tinggi untuk membantu atasan mengambil langkah yang tepat.

7. Memiliki Satu atau Dua Keterampilan yang Bisa Dibanggakan


Perusahaan tidak melulu mencari orang pintar, tapi juga orang dengan tingkat kreatifitas yang tinggi. Sebab orang yang kreatif mempunyai sejuta inisiatif dalam bekerja, sehingga masalah apapun yang menghalangi jalannya pekerjaan yang dia lakukan bisa segera dipecahkan dengan hasil yang baik pula.

Lagipula, orang yang kreatif bisa menghidupi dirinya sendiri dengan cara memaksimalkan kreatifitas tersebut untuk mendatangkan penghasilan, sehingga ia tidak perlu pergi ke kantor layaknya karyawan pada umumnya.

Mengasah Kualitas Agar Tidak Tersisihkan di Dunia Kerja

Lakukan persiapan sebaik mungkin agar dirimu layak dipertimbangkan oleh perusahaan. Imbangi pula dengan kualitas kerja agar dirimu tidak gampang tersisihkan dari kerasanya dunia kerja. Apabila kamu sudah memiliki satu atau dua dari kualitas kerja di atas, kembangkan kualitas tersebut supaya lebih banyak lagi.
Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: