Raup Untung Besar dari Bisnis Daur Ulang Barang Bekas - Biasanya, ketika sudah melihat barang-barang bekas tanpa berpikir panjang langsung dibuang. Nyatanya, tak semua barang bekas bisa langsung dibuang begitu saja.
Raup Untung Besar dari Bisnis Daur Ulang Barang Bekas
Raup Untung Besar dari Bisnis Daur Ulang Barang Bekas 

Bila Anda orang yang jeli terhadap peluang, barang bekas tersebut akan diolah kembali menjadi sesuatu barang yang tak hanya layak pakai saja tapi juga memiliki tampilan baru yang sangat menarik konsumen, sehingga memiliki nilai jual yang lumayan juga. Ini sangat jelas akan mendatangkan pundi-pundi uang yang tak sedikit jumlahnya.

Misalnya saja, potongan kayu papan bekas yang ada disekitar rumah bisa diolah kembali menjadi rak kecil atau gantungan kunci dengan tampilan warna yang cantik. Atau potongan kain-kain yang menumpuk di rumah, bisa diolah lagi menjadi tempat pensil dan masih banyak lagi.

Tak sulit untuk memulai memulai bisnis daur ulang barang bekas ini, bukan uang yang menjadi modal utamanya tapi kreatifitas yang tinggilah yang akan menentukan keberhasilan ke depannya. Selain itu, penjualannya juga mudah bisa dilakukan secara offline ataupun online.

Berikut ini, ide 4 bisnis daur ulang barang bekas yang bisa menjadi inspirasi buat Anda.

1. Bungkusan Minuman Seduh atau Deterjen


Pastinya tak sedikit orang yang memakai deterjen bubuk atau cair untuk mencuci pakaian dan mengonsumsi kopi, susu atau minuman bubuk instan lain. Sebaiknya, bungkusan tersebut jangan langsung dibuang begitu saja.

Dengan kreatifitas yang tinggi, bungkusan tersebut bisa disulap menjadi sebuah kerajinan tangan atau produk yang bisa di manfaatkan kembali dan tentunya bisa dijual seperti tas, dompet, tempat tisu, tempelan kulkas dan sebagainya.

Selain tidak membutuhkan modal banyak, barang yang dihasilkan dari anyaman bungkusan minuman ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Jadi, bisa diperkirakan Anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.

Tips:

Bila Anda merasa kesulitan saat pengumpulan bungkusan sendiri, jangan pernah sungkan meminta bantuan ke tetangga lingungan rumah atau datang langsung ke tengkulak Jika perlu, berikan harga yang sesuai dengan banyaknya bungkusan yang telah dikumpulkan. Ini akan mempercepat proses pengumpulan bungkusan.
Bungkusan yang telah terkumpul, cuci terlebih dahulu dengan air saja agar bungkusan bersih dari sisa bubuk minuman atau deterjen.
Setelah kering, barulah proses menganyam bisa dilakukan.
Modal usaha: Rp2.000.000

Harga Jual: mulai Rp15.000 – Rp350.000

Penghasilan: bila dalam sebulan bisa terjual 50 pcs, maka hasil yang didapat bisa mencapai Rp750.000 – Rp17.500.000 setiap bulannya.

2. Koran atau Majalah Bekas

Pada umumnya, koran atau majalah yang telah dibaca ditumpuk di gudang belakang rumah, setelah itu dijual kepengempul barang bekas yang harganya tak seberapa.

Padahal, walau hanya dari tumpukan majalah dan koran bekas bisa diolah lagi menjadi sesuatu barang yang mungkin saja memiliki harga jual tinggi. Misalnya saja, tas, tempat tisu, tempat buah, guci, vas bunga, keranjang, jam dinding dan masih banyak lagi.

Sama halnya dengan bisnis daur ulang bungkus minuman sebelumnya, menjalankan bisnis dari daur ulang majalah atau koran bekas juga tidak membutuhkan modal yang banyak karena barang yang dibuang.

Tapi soal keuntungan, produk yang dihasilkan dari kerajinan tangan ini memiliki harga yang tak murah, yaitu bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Harga yang ditentukan juga disesuaikan dengan keunikan serta tingkat kesulitan saat membuat produknya.

Tips:

Pengumpulan majalah atau koran bekas bisa dilalukan dengan meminta bantuan ke para tetangga lingkungan rumah yang berlangganan kedua bacaan tersebut. Selain itu, Anda juga bisa datang langsung ke pengepul barang bekas. Biasanya majalah dan koran bekas tertumpuk dalam jumlah banyak banyak. Berilah harga sesuai dengan kesepakatan Anda dan pemilik barang bekas.
Proses pembuatan produk bisa langsung dilakukan.
Saat pembuatan produk bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
        (1) menggulung kertas yang kemudian disusun atau dianyam.

        (2) kertas yang dibentuk lipatan kecil lalu dianyam.

Hal ini perlu ditentukan terlebih dahulu sesuai dengan produk yang akan dibuat nantinya.
Modal usah: Rp2.000.000

Harga jual: Rp20.000 – Rp500.000

Penghasilan: jika setiap bulannya terjual 50 pcs, penghasilan rutin yang didapat sekitar Rp1.000.000 hingga Rp25.000.000

3. Palet Kayu Bekas

Biasanya, kita sering lihat palet kayu ini ada di setiap gudang-gudang barang atau pertokoan besar elektronik yang dijadikan sebagai alas di bawahnya. Nah, jika palet kayu tersebut tidak terpakai lagi, pastinya akan dibuang atau di bakar.

Nyatanya palet kayu bekas bisa diolah kembali menjadi barang pakai yang memiliki harga sangat tinggi. Kenapa tidak? Kini, banyak rumah, perkantoran atau kafe-kafe yang memakai barang-barang industri bekas yang dijadikan sebagai furniture. Mulai dari meja, bangku atau sofa, rak kecil, tempat tidur dan sebagainya.

Memang benar, bisnis daur ulang yang satu membutuhkan modal yang cukup. Alasanya, Anda perlu mengumpulkan palet kayu bekas dari berbagai tempat pergudangan atau pertokoan yang pastinya akan dikenakan harga.

Selain itu juga membutuhkan perlengkapan lain yang mendukung hingga akhirnya menjadi sebuah produk. Misalnya saja, paku, cat, bila ingin dijadikan sofa, maka akan diperlukan busa plus kainnya dan sebagainya.  Namun, janganlah khawatir, omzet dari bisnis ini sangatlah besar bisa mencapai milyaran rupiah.

Tips:

Untuk mendapatkan harga termurah dari palet kayu bekas, lakukanlah survei terlebih dahulu di berbagai tempat. Tak ada salahnya tanyakan kepada teman atau kerabat yang memiliki banyak koneksi menyoal palet kayu bekas.
Jangan sungkan lakukan nego kepada penadah kayu palet bekas hingga mendapatkan harga yang diinginkan.
Saat pembuatan produk, usahakan ciptakan barang yang unik, bagus dan rapih sehingga banyak konsumen yang tertarik.
Inovasi produk juga perlu dilakukan agar banyak pilihan produk yang ditampilkan.
Modal usaha: Rp10.000.000

Harga Jual: Rp500.000 – Rp5.000.000, bahkan bisa lebih.

Penghasilan: bila dalam sebulan laku terjual 50 furniture, penghasil yang didapat Rp25.000.000 – Rp250.000.000

4. Kain Perca


Pada umumnya, kain sisa-sisa disetiap konveksi baju, kerudung, sarung, seprey dan sebagainya akan dibuang atau dibakar. Padahal, bila dipikir kembali kumpulan kain-kain tersebut bisa dijadikan bisnis baru yang sangat menguntungkan.

Dengan berkreasi bebas kain perca ini bisa menjadi sarung bantal guling, bedcover, alas kaki, tirai, tas, bros, boneka lucu, dan masih banyak lagi. Ini tentu memberikan tampilan yang berbeda dari pada biasanya. Potongan-potongan kain dengan berbagai macam motif dijahit kembali sehingga menjadi satu kain baru. Dengan begitu, tampilan produk menjadi lebih menarik perhatian konsumen.

Modal yang perlu disiapkan tidak butuh memakan jumlah banyak. Setidaknya cukup untuk membeli peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti mesin jahit, benang, aksesoris, dan sebagainya.

Tips:

Carilah kain perca di beberapa konveksi sekitar rumah. Bila pemilik memberikan harga per karung kain perca, maka tawarlah sehingga mendapatkan harga murah.
Rapihkan dan bersihkan kain perca dari potongan pola-pola yang tidak beraturan atau benang-benang kusut.
Satukan beberapa jumlah perca dengan cara dijahit setiap pinggirannya sehingga menjadi kain baru.
Sebelum membuat produknya, buatlah pola terlebih dahulu pada kainnya agar lebih mudah saat proses pembuatan produk.
Jangan lupa tambahkan aksesoris sebagai pemanis tambahan pada tampilan produknya
Modal usaha: Rp2.000.000

Harga jual: Rp25.000 – Rp 500.000

Penghasilan: dalam sebulan barang yang laku terjual bisa mencapai 50 pcs, maka penghasilan yang di dapat Rp1.250.000 hingga Rp25.000.000

Makin Kreatif dan Inovatif, Makin Banyak Keuntungan

Selain mengurangi jumlah limbah yang sudah pasti akan merusak alam, mulai dari tanah, air dan udara, mendaur ulang barang-barang bekas juga membuat Anda makin untung besar. Alasannya, sebuah produk yang dihasilkan dari kerajinan tangan memiliki nilai seni dan harga jual yang tinggi.

Bila modal untuk memulai usaha ini dirasa kurang cukup, jangan menyerah begitu saja. Masih ada pinjaman uang online yang bisa Anda gunakan, misalnya Kredit Tanpa Agunan (KTA) di bank. Selain proses yang tidak membutuhkan waktu lama, uang juga akan cepat cair.

Lakukan sebuah inovatif baru sehingga selalu menciptakan produk baru. Asah kreatifitas dengan melihat-lihat produk di pasaran yang diincar masyarakat atau bisa juga melalui internet. Dengan begitu, banyak konsumen yang tertarik membeli dan penjualan produk dari bisnis daur ulang laris manis dipasaran, sehingga pembayaran cicilan pinjaman online juga tidak ada hambatan.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: