7 Gebrakan agar Usaha Kecil Anda Jadi Besar, Wajib Dicoba Nih - Pernah dengar Amazon.com, Apple, Disney, Google, sampai Bukalapak? Bisnis yang dibangun dari nol atau skala kecil, kini berubah menjadi raksasa. Tidak ada yang akan menyangka, tapi terbukti besar karena kerja keras, perjuangan, dan inovasi yang terus dilahirkan sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
7 Gebrakan agar Usaha Kecil Anda Jadi Besar, Wajib Dicoba Nih

Jika Anda sedang merintis bisnis kecil-kecilan, bermimpilah untuk menjadikannya besar. Untuk naik kelas, tak melulu dengan menambah modal. Anda dapat melakukan berbagai cara untuk mengembangkan dan mempertahankan bisnis sehingga target dan tujuan perusahaan tercapai.

Usahakan selalu inovatif, melahirkan ide-ide bisnis yang mengikuti perkembangan zaman. Ada 7 cara yang perlu diterapkan untuk mengembangkan usaha kecil Anda.

Ide untuk Mengembangkan Usaha Kecil

Selain harus beradaptasi dengan perubahan pasar, perkembangan teknologi, ada beberapa hal yang harus dijalani agar bisnis Anda sukses dan berkembang pesat:

1. Diversifikasi 

Usaha atau bisnis akan sukses jika Anda melakukan diversifikasi produk. Tidak hanya bertahan dengan produk maupun jasa yang saat ini dijual. Anda dapat mengembangkan produk agar lebih varatif. Sebagai contoh, saat ini bisnis Anda fokus pada produk baju renang wanita.

Guna menarik lebih banyak konsumen, coba untuk mulai memproduksi atau menawarkan produk baju renang muslimah maupun untuk anak-anak. Dengan begitu, bisnis Anda tidak terlihat monoton dan mampu menjangkau semua kalangan. Jika Anda melakukan hal ini, niscaya bisnis dapat mengalami perkembangan yang signifikan.

2. Jualan Online


Sekarang ini era digital, di mana semuanya serba online. Toko konvensional beralih ke jualan online supaya enggak ditinggal pembeli. Bisnis yang tidak mampu mengikuti perubahan zaman, maka akan tergilas. Begitupun usahamu. Jika saat ini masih menggunakan model bisnis offline, segera beralih ke online.

Konsumen, khususnya milenial sekarang tidak mau repot-repot melakukan berbagai hal, termasuk berbelanja. Jika ingin pelanggan Anda tetap setia dan semakin bertambah, beri mereka kemudahan dengan cara menawarkan fasilitas belanja online atau layanan online.

3. Penuhi Kebutuhan yang Tidak Ada Sebelumnya

Ini pentingnya saran dan kritik dalam sebuah bisnis. Anda menjadi tahu kebutuhan apa yang sekiranya belum konsumen dapatkan di produk Anda maupun di pasaran. Namun perlu diingat, saran dan kritik tersebut jangan hanya dijadikan angin lalu atau lama-lama konsumen akan pergi dan membuat bisnis Anda sulit berkembang, bahkan terancam gulung tikar.

4. Pikirkan Ekspor


Jika kualitas dan kuantitas produksi produk sudah konsisten. Nama produk sudah membumi atau dikenal masyarakat, dan pasar dalam negeri sudah dikuasai, pikirkan potensi ekspor ke luar negeri. Adakah peluangnya, dan di negara mana. Anda juga perlu memikirkan cara, bagaimana supaya produk Anda bisa dipasarkan sampai ke luar negeri. Produk bisa menembus pasar luar negeri menjadi pertanda bahwa bisnis Anda mengalami perkembangan sangat besar.

5. Buat Produk Anda Berlisensi


Setiap konsumen pasti menginginkan barang atau jasa yang dibelinya berizin, beredar secara resmi, bahkan terjamin keasliannya. Nah, di sinilah pentingnya Anda untuk melabeli produk dengan lisensi resmi dari otoritas terkait. Seperti makanan, maka pastikan produk makanan Anda telah memiliki sertifikat dari BPOM maupun Dinas Kesehatan, dan MUI untuk label halal.

Dengan begitu, konsumen tidak akan ragu untuk menggunakan produk Anda. Ini tentunya akan berpengaruh terhadap reputasi bisnis Anda di mata konsumen.

6. Menerapkan Sistem Franchise


Saat bisnis Anda sudah mulai berkembang, maka langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk lebih membesarkan lagi bisnis, yakni dengan menerapkan sistem waralaba atau franchise. Dengan begitu, produk yang dimiliki dapat tersebar di mana-mana, sehingga selain brand awareness yang meningkat, pendapatan bisnis pun semakin banyak dan menguntungkan.

7. Bisnis White Label


White label adalah model penjualan produk di mana Anda memproduksi sebuah produk, kemudian produk itu dijual dengan nama produk sesuai dengan mitra Anda. Contoh, Anda memiliki bisnis makanan ringan. Pihak distributor nantinya akan mengambil produk makanan ringan dari tempat Anda untuk kemudian dijual lagi menggunakan nama brand mereka.

Ini tentu saja bagus, terlebih jika merek yang menjadi mitra Anda sudah memiliki nama. Jadi tingkat pemesanan melalui usaha Anda akan meningkat terus, atau setidaknya stabil.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: