Perhatikan 5 Tips ini Saat Belanja Pakaian Anak Agar Lebih Hemat - Belanja pakaian anak merupakan hal yang menyenangkan, khususnya bagi ibu. Melihat-lihat pakaian kecil dengan berbagai motif dan gambar yang lucu tentunya bisa menjadi hiburan. Namun, tidak jarang orang tua cukup bingung ketika memilih pakaian yang tepat untuk anak.
Perhatikan 5 Tips ini Saat Belanja Pakaian Anak Agar Lebih Hemat 

Saat ini, pakaian anak sangatlah beragam. Mulai dari setelan santai, jaket dengan desain lucu, rok terusan ala putri negeri dongeng, bahkan setelan jas dan sebagainya. Pakaian yang terkesan lucu itulah yang terkadang menarik hati para orang tua untuk membelikan anak mereka meski pakaian tersebut akan jarang sekali dikenakan. Hal ini tentunya sangat mubazir, bukan?

Untuk membantu para orang tua yang bingung memilih pakaian anak yang tepat, berikut Cermati.com telah mengumpulkan beberapa tips belanja pakaian anak-anak yang bisa para ibu praktikan langsung.

1. Beli Pakaian Unisex

Beli pakaian unisex, atau yang berarti dapat dipakai baik laki-laki maupun perempuan.  Cara ini tentunya cukup efektif terutama bagi yang memiliki anak laki-laki dan perempuan. Meski nantinya akan kekecilan karena anak tumbuh besar, pakaian tersebut dapat disimpan jika berencana menambah momongan lagi. Sistem reuse dari pakaian unisex yang disimpan ini tentunya cukup mengurangi budget belanja untuk anak yang selanjutnya.

2. Beli Pakaian Harian dan Busana Serba Guna

Utamakan untuk membelikan anak pakaian harian atau pakaian bermain yang nyaman, karena anak tentunya lebih sering menghabiskan waktu dengan bermain baik di dalam rumah atau di sekitar rumah. Jadi, pastinya anak lebih membutuhkan pakaian harian yang nyaman daripada pakaian lainnya.

Busana serba guna seperti sweater, jeans, dan rok dengan model payung atau model lainnya  tentu menjadi pilihan jika ingin menghemat belanja pakaian anak. Busana tersebut biasanya dibuat dari bahan yang awet dan dapat dipakai untuk jangka waktu lebih lama. Selain itu, pakaian tersebut juga bisa dipadupadankan dengan pakaian lainnya. Misalnya saja, jelana jeans bisa dipadukan dengan kaos atau kemeja.

Hindari untuk membelikan anak pakaian yang bermodel secara berlebihan atau jumlah yang banyak, seperti gaun pesta dan jas. Pakaian yang bermodel memang menarik, tetapi penggunaannya cukup jarang dan ujung-ujungnya hanya tergantung di dalam lemari.

Kalaupun membutuhkan pakaian untuk acara formal, rok terusan lebar yang nyaman untuk anak perempuan dan celana jeans serta kaos untuk anak laki-laki sudah cukup pantas dikenakan daripada membelikan yang benar-benar mewah.

3. Manfaatkan Situs Belanja Online

Saat ini, situs belanja online cukup digemari karena praktis dan banyak promo yang ditawarkan oleh e-commerce mulai dari diskon atau potongan harga, buy 1 get 1, gratis ongkir dan sebagainya. Biasanya promo tersebut mulai bermunculan pada hari-hari menjelang momen besar seperti Hari Kemerdekaan, Hari Raya Idul Fitri, dan Hari Natal dan sebagainya.

Dengan memanfaatkan promo tersebut, tentunya cukup mengurangi budget belanja pakaian anak, sehingga sisa anggaran dapat dialokasikan untuk kebutuhan lainnya atau masuk ke tabungan.

Bukan hanya itu saja, banyak keuntungan lain yang bisa didapat para ibu ketika belanja online daripada harus pergi ke mall, di antaranya belanja online orang tua bisa mengawasi anak-anak yang bermain sambil memilih pakaian. Sementara di mall, kadang timbul rasa khawatir terpisah dengan anak ketika sibuk memilih pakaian untuk mereka, mengingat anak-anak mudah tertarik dengan suatu hal sehingga bisa saja lepas dari pengawasan.

Selain itu, jika berbelanja di mall, terkadang anak meminta pakaian atau barang-barang lain yang sebenarnya tidak diperlukan. Jika tidak dituruti, umumnya mereka akan bersikap rewel dan membuat berbelanja menjadi cukup melelahkan.

4. Utamakan Kualitas

Pakaian yang dijual dengan harga murah memang cukup menggoda, karena bisa membeli beberapa sekaligus. Namun, pada umumnya, pakaian yang sudah dijual sangat murah memiliki kualitas yang tidak bagus, sehingga pakaian tidak awet alias cepat rusak. Dengan begitu, tentunya akan membutuhkan anggaran untuk belanja pakaian lagi.

Namun, jika pakaian terbuat dari bahan dengan kualitas baik, maka masa pakai akan bertahan lebih lama, sehingga tidak membutuhkan anggaran belanja pakaian dalam waktu dekat. Tidak menjadi masalah jika harga produk dengan kualitas terbaik memiliki harga yang agak sedikit mahal, daripada harus membeli pakaian murah tapi beli secara terus menerus.

5. Pilih Pakaian yang Ukurannya Sedikit Lebih Besar


Mengingat pertumbuhan anak begitu cepat, maka saat membelikan pakaian anak pilihlah ukuran yang lebih besar. Misalnya bila seharusnya memakai ukuran 5, jadi pilih yang ukuran 6 atau 7. Jika membelikan pakaian dengan ukuran yang pas, maka dalam beberapa waktu kedepan pasti membutuhkan belanja pakaian lagi karena sudah tidak muat.

Belanja Sesuai Kebutuhan

Meski banyak tawaran yang menggoda saat berbelanja, baik dari modelnya yang lucu-lucu dan harga yang murah, lebih baik pastikan terlebih dahulu membeli pakaian anak sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya agar menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu, sehingga bisa menghemat pengeluaran beberapa waktu ke depan. Selamat berbelanja.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: