Tips Cerdas Rekrut Karyawan untuk Usaha Rumah Makan - Memiliki usaha rumah makan baik skala besar atau skala kecil sekalipun, seseorang tidak bisa menjalankan semuanya sendiri mulai belanja bahan masakan, memasak, melayani konsumen, kasir dan sebagainya. Untuk itu, disini sangat diperlukan peran karyawan yang sesuai dengan posisinya agar rumah makan bisa berjalan dengan lancar.

Mengingat setiap usaha ingin berkembang dengan pesat, Anda sebagai pemilik usaha atau ownernya tidak bisa sembarang memilih karyawan. Jika karyawan lalai dalam bekerja atau sering melanggar aturan ini akan merugikan Anda dan juga berdampak buruk pada kepercayaan pelanggan.

Lalu karyawan seperti apa yang cocok untuk rumah makan? berikut ini ada tips cerdas merekrut karyawan yang mungkin bisa Anda jadikan sebagai panduan.

Posisi Karyawan yang Dibutuhkan Pada Umumnya:

1. Koki


Koki atau juru masak adalah orang yang menyiapkan masakan untuk disantap para konsumen. Ini menjadi poin terpenting bagi setiap rumah makan. Mengingat masakan enak atau tidaknya bisa dilihat dari ramai atau tidaknya pengunjung di rumah makan tersebut. Bila rumah makan ramai, tentu makanannya enak, begitu sebaliknya. Cari juru masak yang tak hanya bisa masak saja tapi juga paham terhadap bumbu masakan, memiliki cita rasa yang tinggi dan manajemen waktu masak yang baik dan sebagainya.

2. Pelayan Restoran


Pelayan restoran bertugas melayani konsumen yang ingin memesan makanan. Pelayan jugalah yang akan mengantarkan makanan yang telah dipesan ke konsumen yang dituju. Sehubung dengan selalu bertemu dengan konsumen, maka dibutuhkan pelayan yang sopan dan murah senyum. Tujuannya agar para konsumen bisa nyaman.

3. Kasir

Kasir bertugas mengurusi dan menyimpan hasil pembayaran terutama uang dan dimasukkannya ke dalam mesin kasir. Tugas ini tentu tidaklah mudah, sebab sebagai seorang kasir harus menjaga kepercayaan pemiliki usaha. Bila uang di dalam kotak kasir tidak sesuai dengan nota pembayaran yang ada, maka patut dipertanyakan.

4. Petugas Kebersihan

Menjadi petugas kebersihan ini tak hanya memperhatikan kebersihan wilayah depan rumah makan saja, melainkan ia harus memperhatikan secara keseluruhan mulai dari lantai, kaca, meja, peralatan makan hingga kebersihan dapur.

Tips Cerdas Merekrut Karyawan Rumah Makan


1. Pilih Karyawan yang Memenuhi Kriteria

Jangan sembarang pilih karyawan kalau usaha tidak mau merugi. Ada beberapa kriteria karyawan yang harus dipertimbangan, di antaranya:

Rajin dan Semangat

Namanya rumah makan yang sudah mulai dikenal banyak orang pasti akan semakin banyak konsumen yang datang silir berganti. Dengan begitu setiap karyawan harus mampu menyelesaikan tugasnya dalam melayani konsumen dengan maksimal. Ini dapat terlaksana dengan memilih karyawan yang rajin dan memiliki semangat kerja yang tinggi.

Mengutamakan Kebersihan

Setiap rumah makan, kebersihan menjadi nomor satu baik dari segi kebersihan lingkungan hingga kebersihan masakan. Carilah karyawan yang memiliki kebersihan yang cukup baik, Anda bisa melihatnya dari penampilannya.

Memiliki Passion Kuat di Bidang Masakan

Jika usaha yang dijalankan adalah rumah makan, secara otomatis karyawannya pun harus memiliki passion yang kuat terhadap masakan. Merekrut karyawan yang seperti itu merupakan hal yang sangat baik. Sebab bekerja sesuai passion akan dijalan dengan sungguh-sungguh dan hasilnya juga akan maksimal.

Jujur dan Bertanggung Jawab

Percuma saja bila seseorang bekerja dengan bagus tapi tidak jujur dan bertanggung jawab, hal ini akan sangat merugikan rumah makan Anda. Misalnya, ketika seorang juru masak belanja bahan-bahan masakan, ia mengambil uang belanjaan sekian rupiah dan membeli bahan masakan dengan harga yang paling murah.

2. Sebarkan Lowongan Kerja

Agar semakin banya orang yang mengetahuinya dan cepat mendapatkan karyawan, maka cepatlah sebarkan lowongan kerja rumah makan Anda ke keluarga dan teman. Siapa tahu ada orang yang sedang membutuhkan pekerjaan.

Selain itu, manfaatkan media sosial seperti Facebook dan Instagram atau pasang lowongan kerja di tersebut di jobstreet, qerja, topkaris dan sebagainya. Dengan begitu penyebaran infornasu lowongan kerja bisa lebih luas.

3. Terapkan Uji Coba

Meski rumah makan yang dikelola masih dalam skala kecil, tak ada salahnya untuk menerapkan tahapan uji coba sebelum karyawan tersebut benar-benar resmi diterima. Hal ini tentunya demi kelancaran dan kemajuan rumah makan. Jangan sampai langsung diterima kerja tapi pada akhirnya hasil masakan tidak memiliki rasa yang konsisten, kerja malas-malasan dan sebagainya.

Misalnya Anda menerapkan tahapan uji coba selama seminggu atau dua minggu dimasing-masing posisi atau tergantung dari kesepakatan di awal. Setelah dipastikan kandidat tersebut memenuhi syarat, barulah bisa menerimanya sebagai karyawan.

Pantau Kinerja Karyawan secara Berkala

Posisi Anda memang sebagai pemilik rumah makan dan semua kerja sudah diserahkan kepada karyawan, tapi ingatlah jangan lepas tangan begitu saja. Anda tetap memiliki peranan penting dalam mengelola rumah makan. Pantau kinerja karyawan secara berkala agar mengetahui perkembangan rumah makan setiap harinya.

Axact

MRIZKY

Hanya Seorang Penuntut Ilmu, yang ingin mengetahui ilmu tentang SOSMED, Internet Marketing, SEO, STARTUP dan Teknologi terkini, Kami membaca dari berbagai sumber, kemudian kami tulis ulang di blog ini. Kami mohon maaf jika ada yang tidak dicantumkan sumber aslinya, mungkin hanya kelalaian penulis semata, Semoga penulis pertama akan mendapatkan pahala..aamiin

Post A Comment:

0 comments: