JASA KIRIM MOBIL ACEH - Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Sejarah Aceh diwarnai oleh kebebasan politik dan penolakan keras terhadap kendali orang asing, termasuk bekas penjajah Belanda dan pemerintah Indonesia. Jika dibandingkan dengan dengan provinsi lainnya, Aceh adalah wilayah yang sangat konservatif (menjunjung tinggi nilai agama). Persentase penduduk Muslim-nya adalah yang tertinggi di Indonesia dan mereka hidup sesuai syariah Islam. Berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri karena alasan sejarah.

JASA KIRIM MOBIL ACEH Murah Terpercaya

Jasa Kirim Mobil Aceh
Jasa Kirim Mobil Aceh

Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak bumi dan gas alam. Sejumlah analis memperkirakan cadangan gas alam Aceh adalah yang terbesar di dunia. Aceh juga terkenal dengan hutannya yang terletak di sepanjang jajaran Bukit Barisan dari Kutacane di Aceh Tenggara sampai Ulu Masen di Aceh Jaya. Sebuah taman nasional bernama Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) didirikan di Aceh Tenggara.

Aceh menempati wilayah ujung paling barat di pulau Sumatra dan Negara Indonesia, di mana titik terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia terletak di Pulau Rondo, sementara itu kilometer Nol Indonesia berada di pulau Weh. Secara geografis Aceh terletak antara 2° - 6° lintang utara dan 95° – 98° lintang selatan dengan ketinggian rata-rata 125 meter diatas permukaan laut. Batas batas wilayah Aceh, sebelah utara dan timur berbatasan dengan Selat Malaka, sebelah selatan adalah satu-satunya perbatasan darat dengan Sumatra Utara dan sebelah barat dengan Samudera Hindia.

Luas Aceh 5.677.081 ha, dengan hutan sebagai lahan terluas yang mencapai 2.290.874 ha, diikuti lahan perkebunan rakyat seluas 800.553 ha. Sedangkan lahan industri mempunyai luas terkecil yaitu 3.928 ha. Cakupan wilayah Aceh terdiri dari 119 pulau, 35 gunung dan 73 sungai utama.

Transportasi
Transportasi darat
JASA KIRIM MOBIL ACEH - Perhubungan darat umum di Aceh dapat dijangkau dengan bus dan minibus. Setiap kabupaten dan kota di Aceh memiliki terminal. Jalur tol yang sudah dibangun adalah jalur Banda Aceh-Sigli.

Transportasi laut
Berikut ini merupakan daftar pelabuhan-pelabuhan yang ada di Aceh :

  • Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar.
  • Pelabuhan Internasional Samudera Pasai, Krueng Geukuh, Aceh Utara.[94]
  • Pelabuhan Internasional Langsa[95]
  • Pelabuhan Arun, Lhokseumawe
  • Pelabuhan Internasional Sabang
  • Pelabuhan Internasional Aceh Tamiang[96]
  • Pelabuhan Ulèë Lheuë, Banda Aceh.
  • Pelabuhan Jetty, Meulaboh.
  • Pelabuhan Ferry Labuhan Haji, Aceh Selatan.
  • Pelabuhan Sinabang, Simeulue.
  • Pelabuhan Ferry Singkil, Aceh Singkil.
  • Pelabuhan Ferry Susoh, Aceh Barat Daya.
  • Pelabuhan Teluk Surin, Aceh Barat Daya.

Transportasi udara
Berikut ini merupakan daftar bandar udara yang ada di Aceh :

  • BTJ - Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar
  • LSW - Bandar Udara Malikussaleh, Aceh Utara
  • MEQ - Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya
  • SNB - Bandar Udara Lasikin, Sinabang
  • SBG - Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang
  • TXE - Bandar Udara Rembele, Bener Meriah
  • SKL - Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri, Singkil
  • TPK - Bandar Udara Teuku Cut Ali, Tapaktuan
  • LSX - Bandar Udara Lhoksukon, Aceh Utara

Stasiun kereta api
Sejarah awal Kereta Api di Aceh sudah dimulai sejak era kolonial Belanda. Pada tahun 1876 KNIL mulai membangun jalur kereta Api Aceh atau saat itu dikenal dengan Atjeh Tram yang mulai beroperasi dari tahun 1882 hingga 1942 dan sempat berubah namanya menjadi Atjeh Staatsspoorwegen (ASS) pada tahun 1916. Saat ini Kereta Api Aceh berada dibawah PT. Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh. Kereta Api Cut Meutia (sebelumnya bernama Kereta Api Perintis Aceh) adalah kereta api yang melayani perjalanan Stasiun Krueng Geukuh - Stasiun Kutablang.

Berikut ini merupakan daftar Stasiun Kereta Api yang ada di Aceh :

  • (KRG) - Stasiun Krueng Geukueh
  • (BKH) - Stasiun Bungkaih
  • (KRM) - Stasiun Krueng Mane
  • (GRU) - Stasiun Geurugok
  • (KKG) - Stasiun Kutablang

Aceh (abjad Jawoë: اچيه دارالسلام) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang ibu kotanya berada di Banda Aceh. Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi khusus. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatra dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Menurut hasil sensus Badan Pusat Statistik tahun 2020, jumlah penduduk provinsi ini sekitar 5.274.871 jiwa.[13] Letaknya dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India dan terpisahkan oleh Laut Andaman. Aceh berbatasan dengan Teluk Benggala di sebelah utara, Samudra Hindia di sebelah barat, Selat Malaka di sebelah timur, dan Sumatra Utara di sebelah tenggara dan selatan.

Aceh dianggap sebagai tempat dimulainya penyebaran Islam di Indonesia dan memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Pada awal abad ke-17, Kesultanan Aceh adalah negara terkaya, terkuat, dan termakmur di kawasan Selat Malaka. Sejarah Aceh diwarnai oleh kebebasan politik dan penolakan keras terhadap kendali orang asing, termasuk bekas penjajah Belanda dan pemerintah Indonesia. Jika dibandingkan dengan dengan provinsi lainnya, Aceh adalah wilayah yang sangat konservatif (menjunjung tinggi nilai agama).[14] Persentase penduduk Muslim-nya adalah yang tertinggi di Indonesia dan mereka hidup sesuai syariah Islam.[15] Berbeda dengan kebanyakan provinsi lain di Indonesia, Aceh memiliki otonomi yang diatur tersendiri karena alasan sejarah.[16]

Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak bumi dan gas alam. Sejumlah analis memperkirakan cadangan gas alam Aceh adalah yang terbesar di dunia.[14] Aceh juga terkenal dengan hutannya yang terletak di sepanjang jajaran Bukit Barisan dari Kutacane di Aceh Tenggara sampai Ulu Masen di Aceh Jaya. Sebuah taman nasional bernama Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) didirikan di Aceh Tenggara.

Aceh sebagai daerah istimewa
Saat ini satuan pemerintahan daerah yang berstatus Daerah Istimewa di Indonesia hanya dua provinsi yaitu Aceh (UU Nomor 44 Tahun 1999) dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (UU 13 Tahun 2012). Berdasarkan status pemerintahan daerah yang bersifat istimewa, UU Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan bagi Daerah Provinsi Istimewa Aceh telah memberikan legitimasi secara yuridis formal keistimewaan.

Kabupaten dan Kota di Aceh
Penyelenggaraan keistimewaan Aceh meliputi:

  • Penyelenggaraan kehidupan beragama
  • Penyelenggaraan kehidupan adat;
  • Penyelenggaraan pendidikan; dan
  • Peran ulama dalam penetapan kebijakan daerah

Keistimewaan di bidang penyelenggaraan kehidupan beragama dalam bentuk pelaksanaan syari’at Islam bagi pemeluknya di Aceh, dengan tetap menjaga kerukunan hidup antarumat beragama, meliputi: ibadah, ahwal alsyakhshiyah (hukum keluarga), muamalah (hukum perdata), jinayah (hukum pidana), qadha’ (peradilan), tarbiyah (pendidikan), dakwah, syiar, dan pembelaan Islam. Keistimewaan di bidang penyelenggaraan kehidupan adat meliputi Lembaga Wali Nanggroe dan Lembaga Adat Aceh (misal Majelis Adat Aceh, Imeum mukim, dan Syahbanda).

Keistimewaan di bidang pendidikan meliputi penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas serta menambah materi muatan lokal sesuai dengan syari’at Islam serta menyelenggarakan pendidikan madrasah ibtidaiyah dan madrasah tsanawiyah. Keistimewaan di bidang peran ulama meliputi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan Kabupaten/Kota yang memiliki tugas dan wewenang untuk memberi fatwa baik diminta maupun tidak diminta terhadap persoalan pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat, dan ekonomi; dan memberi arahan terhadap perbedaan pendapat pada masyarakat dalam masalah keagamaan.

Aceh sebagai daerah khusus
JASA KIRIM MOBIL ACEH - Dalam praktik ketatanegaraan di Indonesia hingga saat ini hanya empat satuan daerah yang dinyatakan berstatus sebagai Daerah Khusus yaitu Aceh, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Provinsi Papua serta Papua Barat.

Kekhususan Aceh telah diatur berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (LN 2006 No 62, TLN 4633) pada hakikatnya manifestasi dari UUD Tahun 1945. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat Khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang undang. Berdasarkan Undang-undang Pemerintahan Aceh (UU-PA), Sebagai daerah Khusus, saat ini sudah memiliki 26 Kewenangan Khusus. Dengan demikian, otonomi seluas-luasnya pada dasarnya bukanlah sekadar hak, tetapi lebih dari itu yaitu merupakan kewajiban konstitusional untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan di Aceh. Oleh karena itu Aceh terdapat 2 (dua) sebutan yaitu daerah istimewa dan daerah khusus, sehingga nama Aceh dapat disebutkan sebagai daerah khusus provinsi Daerah Istimewa Aceh.[30][31]

UU Pemerintahan Aceh ini tidak terlepas dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka yang ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005 di Helsinki dan merupakan suatu bentuk rekonsiliasi secara bermartabat menuju pembangunan sosial, ekonomi, serta politik di Aceh secara berkelanjutan. Hal-hal mendasar yang menjadi isi UU Pemerintahan Aceh ini antara lain:

Pemerintahan Aceh adalah pemerintahan daerah provinsi dalam sistem NKRI berdasarkan UUD Tahun 1945 yang menyelenggarakan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Aceh sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing.
Tatanan otonomi seluas-luasnya yang diterapkan di Aceh berdasarkan UU Pemerintahan Aceh ini merupakan subsistem dalam sistem pemerintahan secara nasional.

Pengaturan dalam Qanun Aceh maupun Kabupaten/Kota yang banyak diamanatkan dalam UU Pemerintahan Aceh merupakan wujud konkret bagi terselenggaranya kewajiban konstitusional dalam pelaksanaan pemerintahan tersebut.
Pengaturan perimbangan keuangan pusat dan daerah tercermin melalui pemberian kewenangan untuk pemanfaatan sumber pendanaan yang ada.
Implementasi formal penegakan syari’at Islam dengan asas personalitas ke-Islaman terhadap setiap orang yang berada di Aceh tanpa membedakan kewarganegaraan, kedudukan, dan status dalam wilayah sesuai dengan batas-batas daerah Aceh.

Nama (nomenklatur) yang digunakan menurut Pasal 1 angka 2 UU 11/2006 adalah Aceh; tanpa ada kata "provinsi" maupun frasa "daerah istimewa", Aceh merupakan daerah khusus (dan juga daerah istimewa) karena Aceh adalah satu-satunya daerah di Indonesia yang bersifat istimewa dan diberi otonomi khusus; "Aceh adalah daerah provinsi yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang bersifat istimewa dan diberi kewenangan khusus untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang dipimpin oleh seorang Gubernur. " Pasal 1 angka 2 UU 11/2006[32]

PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO adalah Perusahaan Jasa Kirim Mobil Murah dan Terpercaya. Berbasis Teknologi kami akan meramaikan dunia pengiriman khususnya mobil baru dan bekas. Percayakan pengiriman mobil abda pada kami. Kami akan melayani anda dengan sepenuh hati,,Terima Kasih atas Kepercayaan selama ini kepada para customer.

Proses Pengiriman Mobil dengan Jasa Kirim Mobil dari Perusahaan kami

Jasa Kirim Mobil

Penjemputan & Pengecekan Mobil

Pengecekan Mobil
Pengecekan Mobil

Pengirim memberikan alamat lengkap penjemputan unit melalui Form Booking yang kami kirim . Setelah Anda memberikan alamat kepada customer service, selanjutnya kami akan mengatur jadwal penjemputan unit dengan Anda dan mengirim tim ke lokasi Anda untuk melakukan pengecekan & penjemputan mobil

Customer service juga akan menginformasikan kepada Anda nama serta ID lengkap dan surat tugas beserta ceklist mobil dari tim ahli yang akan menjemput unit ke lokasi Anda. Dengan begitu, setelah tim kami sampai di lokasi penjemputan, Anda dapat melakukan verifikasi kepada kami dengan cara meminta ID mereka untuk mencocokan informasi yang Anda terima dari customer service.

Pengecekan unit dengan formulir checklist Mobil

formulir checklist Mobil

Sebelum membawa unit mobil, tim ahli akan melakukan pengecekan kondisi mobil terlebih dahulu. Mulai dari exterior & interior, menggunakan formulir checklist sebagai media pencatatannya.

Dengan pengecekan menggunakan formulir checklist tersebut, kedua belah pihak (pihak PT. Gitewan Sarana Transindo & pihak pengirim ) akan sama-sama mengetahui kondisi awal mobil sebelum terkirim. Karena.. tugas kami adalah memastikan unit mobil Anda terkirim sampai ke lokasi tujuan dengan aman, dan dengan kondisi sama seperti awal pada saat pejemputan.

Anda menerima tanda serah terima ceklist mobil dan surat-surat

Jasa Kirim Mobil Medan
Anda menerima tanda serah terima ceklist mobil dan surat-surat

Setelah pengecekan unit selesai dan sudah siap dibawa oleh tim kami, Anda berhak menerima tanda terima dari kami, sebagai bukti bahwa pihak PT. Gitewan Sarana Transindo sudah menerima unit dan surat-surat kendaraan (STNK) Anda.

Selain itu, Anda juga berhak kami berikan salinan dari form checklist mobil yang sudah tercacat tadi. form checklist tersebut bisa Anda gunakan nanti untuk pengecekan ulang kondisi setelah unit mobil sampai di lokasi tujuan. Jadi,
dengan Anda memegang salinan form checklist mobil..

Setelah unit sampai di lokasi tujuan, Anda juga dapat memastikan sendiri apakah kondisi mobil sampai dengan kondisi seperti awal pejemputan atau ada perbedaan.

Setelah pengecekan dan tanda serah terima sudah selesai, unit siap kami antar ke kantor PT. Gitewan Sarana Transindo untuk dilakukan proses selanjutnya, pada proses ini, kami belum menagih biaya pengiriman mobil. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun pada proses ini.

Pengiriman Unit ke Lokasi Tujuan / Pelabuhan

Jasa Kirim Mobil Medan
Pengiriman dalam pulau

Untuk pengiriman area pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Papua
Model transportasi yang digunakan adalah model transportasi darat saja (Car Towing, atau Car Carrier).

Teknisnya,
setelah unit mobil sampai di kantor PT. Gitewan Sarana Transindo pengiriman dilanjutkan menggunakan Car Towing, atau Car Carrier langsung ke lokasi tujuan.

Pengiriman luar pulau

Untuk pengiriman ke luar pulau. Model transportasi yang digunakan adalah model transportasi darat (Car Towing, atau Car Carrier) + model transportasi laut (Kapal RoRo, Kapal Cargo, atau Kapal Container)

Teknisnya,
setelah unit mobil sampai di kantor PT. Gitewan Sarana Transindo pengiriman dilanjutkan menggunakan Self Drive menuju pelabuhan,

setelah unit sampai di pelabuhan, pengiriman dilanjutkan menggunakan Kapal Ro-Ro, Kapal Cargo, atau Kapal Container menuju pulau tujuan.

Pembayaran invoice biaya pengiriman Setelah kapal pengiriman berangkat atau sampai ke pulau dermaga tujuan. pada proses ini, Anda sudah diperkenankan untuk segera melakukan pembayaran biaya jasa pengiriman. Batas waktu pembayaran maksimal sampai dengan kapal berlabuh di pulau tujuan.

setiap pembayaran biaya pengiriman, metode yang digunakan adalah bank transfer, dan lansung ke rekening perusahan a.n PT. Gitewan Sarana Transindo atau ke rekening pribadi yang kami tunjuk

Pengiriman Unit ke Pulau Tujuan

Bekerja sama dengan pelayaran terpercaya di Indonesia ;Anda tidak perlu khawatir akan keamanan unit mobil Anda.
PT. Gitewan Sarana Transindo bermitra dengan pelayaran terpercaya di Indonesia seperti, Temas Line, Spil Line, Tanto Line, dan Samudera Shipping Line

Pilihan Armada laut yang lengkap

Kapal Ro-Ro, Cargo, Container, atau Pelni merupakan pilihan armada laut untuk pengiriman kapal barang.
Tapi Anda tidak perlu bingung harus memilih kapal yang mana, Karena kami yang akan memberikan saran kepada Anda untuk memilih kapal yang paling tepat dan cepat sampai di tujuan.

Tercover sepenuhnya oleh asuransi

Kami berani meng-claim, bahwa PT. Gitewan Sarana Transindo merupakan ekspedisi pengiriman mobil yang paling memprioritaskan fokus kepada keamanan unit mobil pelanggan-pelanggan kami.

Berbeda dengan ekspedisi pengiriman mobil lainnya yang hanya meng-cover asuransi port to port (hanya dari pelabuhan sampai dengan pelabuhan saja)

PT. Gitewan Sarana Transindo melindungi unit mobil Anda dengan asuransi door to door. dengan kata lain, mobil Anda sudah terlindungi dari sejak unit kami jemput sampai dengan di lokasi tujuan.

Pengiriman Unit ke Lokasi Tujuan

Dooring dari pelabuhan ke lokasi tujuan Apabila biaya pengiriman sudah Anda selesaikan, tanpa menunggu lama, proses pengiriman ke lokasi tujuan langsung kami lanjutkan lagi menggunakan model transportasi darat.

Perlu Anda ketahui, dari step-step diatas,

Kami akan memberikan update kepada Anda setiap progressnya. Dengan begitu, Anda akan mengetahui secara up to date bahwa unit mobil Anda aman di setiap step-stepnya. Jasa Kirim Mobil Aceh

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: