Jasa Kirim Mobil Bukittinggi - Kota Bukittinggi adalah kota dengan perekonomian terbesar kedua di Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Kota ini pernah menjadi ibu kota Indonesia pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Kota ini juga pernah menjadi ibu kota Provinsi Sumatra dan Provinsi Sumatra Tengah.[8] Kota ini pada zaman kolonial Belanda disebut dengan Fort de Kock dan mendapat julukan sebagai Parijs van Sumatra. Bukittinggi dikenal sebagai kota perjuangan bangsa dan merupakan tempat kelahiran beberapa tokoh pendiri Republik Indonesia, di antaranya adalah Mohammad Hatta dan Assaat yang masing-masing merupakan proklamator dan pejabat presiden Republik Indonesia.

Jasa Kirim Mobil Bukittinggi Murah Terpercaya

Jasa Kirim Mobil Bukittinggi
Jasa Kirim Mobil Bukittinggi

Kota Bukittinggi terletak pada rangkaian Pegunungan Bukit Barisan atau sekitar 90 km arah utara dari Kota Padang. Kota ini berada di tepi Ngarai Sianok dan dikelilingi oleh dua gunung yaitu Gunung Singgalang dan Gunung Marapi. Lokasinya pada ketinggian 909–941 mdpl menjadikan Bukittinggi kota berhawa sejuk dengan suhu berkisar antara 16.1–24.9 °C. Luas Bukittinggi secara de jure adalah 145,29 km², mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 84 tahun 1999.[9] Namun, karena penolakan sebagian masyarakat Kabupaten Agam, luas wilayah secara de facto saat ini adalah 25,24 km², yang menjadikan Bukittinggi sebagai salah satu kota dengan wilayah tersempit di Indonesia.

Kota Bukittinggi merupakan salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di Pulau Sumatra. Pusat perdagangan utamanya terdapat di Pasar Ateh, Pasar Bawah, dan Pasar Aur Kuning. Dari sektor perekonomian, Bukittinggi merupakan kota dengan PDRB terbesar kedua di Sumatra Barat, setelah Kota Padang.[10] Tempat wisata yang ramai dikunjungi adalah Jam Gadang, yaitu sebuah menara jam yang terletak di jantung kota sekaligus menjadi simbol bagi Bukittinggi.

Sejarah
Jasa Kirim Mobil Bukittinggi - Kota Bukittinggi semula merupakan pasar (pekan) bagi masyarakat Agam Tuo. Setelah kedatangan Belanda, kota ini menjadi kubu pertahanan mereka untuk melawan Kaum Padri.[11] Pada tahun 1825, Belanda mendirikan benteng di salah satu bukit yang terdapat di dalam kota ini. Tempat ini dikenal sebagai benteng Fort de Kock, sekaligus menjadi tempat peristirahatan opsir-opsir Belanda yang berada di wilayah jajahannya. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, kawasan ini selalu ditingkatkan perannya dalam ketatanegaraan yang kemudian berkembang menjadi sebuah stadsgemeente (kota),[12] dan juga berfungsi sebagai ibu kota Afdeeling Padangsche Bovenlanden dan Onderafdeeling Oud Agam.[13]

Pada masa pendudukan Jepang, Bukittinggi dijadikan sebagai pusat pengendalian pemerintahan militernya untuk kawasan Sumatra, bahkan sampai ke Singapura dan Thailand. Kota ini menjadi tempat kedudukan komandan militer ke-25 Kempetai, di bawah pimpinan Mayor Jenderal Hirano Toyoji.[14] Kemudian kota ini berganti nama dari Stadsgemeente Fort de Kock menjadi Bukittinggi Si Yaku Sho yang daerahnya diperluas dengan memasukkan nagari-nagari sekitarnya seperti Sianok Anam Suku, Gadut, Kapau, Ampang Gadang, Batu Taba, dan Bukit Batabuah. Sekarang nagari-nagari tersebut masuk ke dalam wilayah Kabupaten Agam.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bukittinggi ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatra, dengan gubernurnya Mr. Teuku Muhammad Hasan.[15] Kemudian Bukittinggi juga ditetapkan sebagai wilayah pemerintahan kota berdasarkan Ketetapan Gubernur Provinsi Sumatra Nomor 391 tanggal 9 Juni 1947.

Pada masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Kota Bukitinggi berperan sebagai kota perjuangan, ketika pada tanggal 19 Desember 1948 kota ini ditunjuk sebagai Ibu Kota Negara Indonesia setelah Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda atau dikenal dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Di kemudian hari, peristiwa ini ditetapkan sebagai Hari Bela Negara, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 18 Desember 2006.[16][17]

Selanjutnya Kota Bukittinggi menjadi kota besar berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1956 tentang pembentukan daerah otonom kota besar dalam lingkungan daerah Provinsi Sumatra Tengah masa itu,[18] yang meliputi wilayah Provinsi Sumatra Barat, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau sekarang.

Dalam rangka perluasan wilayah kota, pada tahun 1999 pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 1999 yang isinya menggabungkan nagari-nagari di sekitar Bukittinggi ke dalam wilayah kota. Nagari-nagari tersebut yaitu Cingkariang, Gaduik, Sianok Anam Suku, Guguak Tabek Sarojo, Ampang Gadang, Ladang Laweh, Pakan Sinayan, Kubang Putiah, Pasia, Kapau, Batu Taba, dan Koto Gadang.[19] Namun, sebagian masyarakat Kabupaten Agam menolak untuk bergabung dengan Bukittinggi sehingga, peraturan tersebut hingga saat ini belum dapat dilaksanakan.

Penduduk

Ruas Jalan Sudirman yang asri
Jasa Kirim Mobil Bukittinggi -
Perkembangan penduduk Bukittinggi tidak terlepas dari berubahnya peran kota ini menjadi pusat perdagangan di dataran tinggi Minangkabau. Hal ini ditandai dengan dibangunnya pasar oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1890 dengan nama loods. Masyarakat setempat mengejanya dengan loih, dengan atap melengkung kemudian dikenal dengan nama Loih Galuang.

Saat ini Bukittinggi merupakan kota terpadat di Provinsi Sumatra Barat, dengan tingkat kepadatan mencapai 4.400 jiwa/km². Jumlah angkatan kerja sebanyak 52.631 orang dan sekitar 3.845 orang di antaranya merupakan pengangguran.[4] Kota ini didominasi oleh etnis Minangkabau, namun terdapat juga etnis Melayu, Tionghoa, Jawa, Tamil, dan Batak.

Masyarakat Tionghoa datang bersamaan dengan munculnya pasar-pasar di Bukittinggi. Mereka diizinkan pemerintah Hindia Belanda membangun toko/kios pada kaki bukit Benteng Fort de Kock, yang terletak di bagian barat kota, membujur dari selatan ke utara, dan saat ini dikenal dengan nama Kampung Cino. Sementara pedagang India ditempatkan di kaki bukit sebelah utara, melingkar dari arah timur ke barat dan sekarang disebut juga Kampung Keling.

Perhubungan

Kota Bukittinggi berada pada posisi strategis Jalur Lintas Sumatra, yang menghubungkan Padang, Medan, dan Palembang, serta berada di antara Padang dan Pekanbaru. Terminal Aur Kuning merupakan terminal utama untuk angkutan transportasi darat di kota ini. Sementara untuk transportasi dalam kota, tersedia angkutan kota, taksi, dan bendi (kereta kuda). Berdasarkan catatan Dinas Pekerjaan Umum, seluruh jalan di kota ini panjangnya mencapai 196 km, termasuk jalan negara dan jalan provinsi.

Sebelumnya kota ini dilalui oleh jalur kereta api yang menghubungkan Payakumbuh dan Padang yang dibangun sekitar awal abad ke-20. Namun pada dekade 1970-an, sarana transportasi ini tidak diaktifkan lagi. Kota ini juga telah memiliki sarana transportasi udara non-kelas yang bernama Bandar Udara Gadut

Pariwisata

Jembatan Limpapeh
Industri pariwisata merupakan salah satu sektor andalan Kota Bukittinggi. Banyaknya objek wisata yang menarik, menjadikan kota ini dijuluki sebagai "kota wisata". Pada tahun 2012, jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi kota ini mencapai 26.629 orang.[57] Saat ini di Bukittinggi terdapat sekitar 60 hotel dan 15 biro perjalanan.[58] Hotel-hotel yang terdapat di Bukittinggi antara lain The Hills, Hotel Pusako, dan Grand Rocky Hotel.

Ngarai Sianok merupakan salah satu objek wisata utama. Taman Panorama yang terletak di dalam kota Bukittinggi memungkinkan wisatawan untuk melihat keindahan pemandangan Ngarai Sianok. Di dalam Taman Panorama juga terdapat gua bekas persembunyian tentara Jepang sewaktu Perang Dunia II yang disebut dengan Lubang Japang. Untuk mengunjungi nagari Koto Gadang di bawah ngarai, wisatawan bisa melalui Janjang Koto Gadang. Jenjang yang memiliki panjang sekitar 1 km ini, memiliki desain seperti Tembok Besar Tiongkok.[59]

Di Taman Bundo Kanduang terdapat replika Rumah Gadang yang berfungsi sebagai museum kebudayaan Minangkabau. Kebun Binatang Bukittinggi dan Benteng Fort de Kock, dihubungkan oleh jembatan penyeberangan yang disebut Jembatan Limpapeh. Jembatan penyeberangan Limpapeh berada di atas Jalan A. Yani yang merupakan jalan utama di Kota Bukittinggi.

Pasar Ateh (Pasar Atas) berada berdekatan dengan Jam Gadang yang merupakan pusat keramaian kota. Di Pasar Ateh terdapat banyak penjual kerajinan tangan dan bordir,[60] serta makanan kecil oleh-oleh khas Sumatra Barat, seperti keripik sanjai (keripik singkong ala daerah Sanjai di Bukittinggi) yang terbuat dari singkong, karupuak jangek yang dibuat dari bahan kulit sapi atau kerbau, dan karak kaliang, sejenis makanan kecil khas Bukittinggi yang berbentuk seperti angka 8.

PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO adalah Perusahaan Jasa Kirim Mobil Murah dan Terpercaya. Berbasis Teknologi kami akan meramaikan dunia pengiriman khususnya mobil baru dan bekas. Percayakan pengiriman mobil abda pada kami. Kami akan melayani anda dengan sepenuh hati,,Terima Kasih atas Kepercayaan selama ini kepada para customer.

Proses Pengiriman Mobil dengan Jasa Kirim Mobil dari Perusahaan kami

Jasa Kirim Mobil

Penjemputan & Pengecekan Mobil

Pengecekan Mobil
Pengecekan Mobil

Pengirim memberikan alamat lengkap penjemputan unit melalui Form Booking yang kami kirim . Setelah Anda memberikan alamat kepada customer service, selanjutnya kami akan mengatur jadwal penjemputan unit dengan Anda dan mengirim tim ke lokasi Anda untuk melakukan pengecekan & penjemputan mobil

Customer service juga akan menginformasikan kepada Anda nama serta ID lengkap dan surat tugas beserta ceklist mobil dari tim ahli yang akan menjemput unit ke lokasi Anda. Dengan begitu, setelah tim kami sampai di lokasi penjemputan, Anda dapat melakukan verifikasi kepada kami dengan cara meminta ID mereka untuk mencocokan informasi yang Anda terima dari customer service.

Pengecekan unit dengan formulir checklist Mobil

formulir checklist Mobil

Sebelum membawa unit mobil, tim ahli akan melakukan pengecekan kondisi mobil terlebih dahulu. Mulai dari exterior & interior, menggunakan formulir checklist sebagai media pencatatannya.

Dengan pengecekan menggunakan formulir checklist tersebut, kedua belah pihak (pihak PT. Gitewan Sarana Transindo & pihak pengirim ) akan sama-sama mengetahui kondisi awal mobil sebelum terkirim. Karena.. tugas kami adalah memastikan unit mobil Anda terkirim sampai ke lokasi tujuan dengan aman, dan dengan kondisi sama seperti awal pada saat pejemputan.

Anda menerima tanda serah terima ceklist mobil dan surat-surat

Jasa Kirim Mobil Medan
Anda menerima tanda serah terima ceklist mobil dan surat-surat

Setelah pengecekan unit selesai dan sudah siap dibawa oleh tim kami, Anda berhak menerima tanda terima dari kami, sebagai bukti bahwa pihak PT. Gitewan Sarana Transindo sudah menerima unit dan surat-surat kendaraan (STNK) Anda.

Selain itu, Anda juga berhak kami berikan salinan dari form checklist mobil yang sudah tercacat tadi. form checklist tersebut bisa Anda gunakan nanti untuk pengecekan ulang kondisi setelah unit mobil sampai di lokasi tujuan. Jadi,
dengan Anda memegang salinan form checklist mobil..

Setelah unit sampai di lokasi tujuan, Anda juga dapat memastikan sendiri apakah kondisi mobil sampai dengan kondisi seperti awal pejemputan atau ada perbedaan.

Setelah pengecekan dan tanda serah terima sudah selesai, unit siap kami antar ke kantor PT. Gitewan Sarana Transindo untuk dilakukan proses selanjutnya, pada proses ini, kami belum menagih biaya pengiriman mobil. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun pada proses ini.

Pengiriman Unit ke Lokasi Tujuan / Pelabuhan

Jasa Kirim Mobil Medan
Pengiriman dalam pulau

Untuk pengiriman area pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Papua
Model transportasi yang digunakan adalah model transportasi darat saja (Car Towing, atau Car Carrier).

Teknisnya,
setelah unit mobil sampai di kantor PT. Gitewan Sarana Transindo pengiriman dilanjutkan menggunakan Car Towing, atau Car Carrier langsung ke lokasi tujuan.

Pengiriman luar pulau

Untuk pengiriman ke luar pulau. Model transportasi yang digunakan adalah model transportasi darat (Car Towing, atau Car Carrier) + model transportasi laut (Kapal RoRo, Kapal Cargo, atau Kapal Container)

Teknisnya,
setelah unit mobil sampai di kantor PT. Gitewan Sarana Transindo pengiriman dilanjutkan menggunakan Self Drive menuju pelabuhan,

setelah unit sampai di pelabuhan, pengiriman dilanjutkan menggunakan Kapal Ro-Ro, Kapal Cargo, atau Kapal Container menuju pulau tujuan.

Pembayaran invoice biaya pengiriman Setelah kapal pengiriman berangkat atau sampai ke pulau dermaga tujuan. pada proses ini, Anda sudah diperkenankan untuk segera melakukan pembayaran biaya jasa pengiriman. Batas waktu pembayaran maksimal sampai dengan kapal berlabuh di pulau tujuan.

setiap pembayaran biaya pengiriman, metode yang digunakan adalah bank transfer, dan lansung ke rekening perusahan a.n PT. Gitewan Sarana Transindo atau ke rekening pribadi yang kami tunjuk

Pengiriman Unit ke Pulau Tujuan

Bekerja sama dengan pelayaran terpercaya di Indonesia ;Anda tidak perlu khawatir akan keamanan unit mobil Anda.
PT. Gitewan Sarana Transindo bermitra dengan pelayaran terpercaya di Indonesia seperti, Temas Line, Spil Line, Tanto Line, dan Samudera Shipping Line

Pilihan Armada laut yang lengkap

Kapal Ro-Ro, Cargo, Container, atau Pelni merupakan pilihan armada laut untuk pengiriman kapal barang.
Tapi Anda tidak perlu bingung harus memilih kapal yang mana, Karena kami yang akan memberikan saran kepada Anda untuk memilih kapal yang paling tepat dan cepat sampai di tujuan.

Tercover sepenuhnya oleh asuransi

Kami berani meng-claim, bahwa PT. Gitewan Sarana Transindo merupakan ekspedisi pengiriman mobil yang paling memprioritaskan fokus kepada keamanan unit mobil pelanggan-pelanggan kami.

Berbeda dengan ekspedisi pengiriman mobil lainnya yang hanya meng-cover asuransi port to port (hanya dari pelabuhan sampai dengan pelabuhan saja)

PT. Gitewan Sarana Transindo melindungi unit mobil Anda dengan asuransi door to door. dengan kata lain, mobil Anda sudah terlindungi dari sejak unit kami jemput sampai dengan di lokasi tujuan.

Pengiriman Unit ke Lokasi Tujuan

Dooring dari pelabuhan ke lokasi tujuan Apabila biaya pengiriman sudah Anda selesaikan, tanpa menunggu lama, proses pengiriman ke lokasi tujuan langsung kami lanjutkan lagi menggunakan model transportasi darat.

Perlu Anda ketahui, dari step-step diatas,

Kami akan memberikan update kepada Anda setiap progressnya. Dengan begitu, Anda akan mengetahui secara up to date bahwa unit mobil Anda aman di setiap step-stepnya.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: