Dokter Hewan Kucing Makassar adalah salah satu kota yang juga merupakan ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Makassar merupakan kota metropolitan terbesar keempat di Indonesia dan kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibu kota Negara Indonesia Timur dan provinsi Sulawesi. Makassar terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi dan berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kabupaten Kepulauan Pangkajene di sebelah utara, Kabupaten Maros di sebelah timur dan Kabupaten Gowa di sebelah selatan.

Menurut Bappenas, Makassar adalah salah satu dari empat pusat pertumbuhan utama di Indonesia, bersama dengan Medan, Jakarta, dan Surabaya.[6][7] Dengan memiliki wilayah seluas 175,77 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa, kota ini berada di urutan ketujuh kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang dan Palembang.[8][9] Secara demografis, kota ini tergolong tipe multi etnik atau multi kultur dengan beragam suku bangsa yang menetap di dalamnya, di antaranya yang signifikan jumlahnya adalah Suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, dan Tionghoa. Makanan khas Makassar yang umum dijumpai di pelosok kota adalah Coto Makassar, Roti Maros, Jalangkote, Bassang, Kue Tori, Palubutung, Pisang Ijo, Sop Saudara dan Sop Konro.

Dokter Hewan Kucing Makassar
Dokter Hewan Kucing Makassar

Sejarah

Lambang Kota Makassar pada zaman penjajahan Belanda

Hotel Oranje pada tahun 1920-an.
Nama Makassar sudah disebutkan dalam pupuh 14/3 kitab Nagarakretagama karya Mpu Prapanca pada abad ke-14, sebagai salah satu daerah taklukkan Majapahit.[10] Walaupun demikian, Raja Gowa ke-9 Tumaparisi Kallonna (1510-1546) diperkirakan adalah tokoh pertama yang benar-benar mengembangkan kota Makassar.[11] Ia memindahkan pusat kerajaan dari pedalaman ke tepi pantai, mendirikan benteng di muara Sungai Jeneberang, serta mengangkat seorang syahbandar untuk mengatur perdagangan.[11]

Pada abad ke-16, Makassar menjadi pusat perdagangan yang dominan di Indonesia Timur, sekaligus menjadi salah satu kota terbesar di Asia Tenggara. Raja-raja Makassar menerapkan kebijakan perdagangan bebas yang ketat, di mana seluruh pengunjung ke Makassar berhak melakukan perniagaan di sana dan menolak upaya VOC (Belanda) untuk memperoleh hak monopoli di kota tersebut.

Makassar adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak di bagian Selatan Pulau Sulawesi yang dahulu disebut Ujung Pandang, terletak antara 119º24’17’38” Bujur Timur dan 5º8’6’19” Lintang Selatan yang berbatasan sebelah Utara dengan Kabupaten Maros, sebelah Timur Kabupaten Maros, sebelah selatan Kabupaten Gowa dan sebelah Barat adalah Selat Makassar. Kota Makassar memiliki topografi dengan kemiringan lahan 0-2°(datar) dan kemiringan lahan 3-15° (bergelombang). Luas Wilayah Kota Makassar tercatat 175,77 km persegi.

Kota Makassar adalah kota yang terletak dekat dengan pantai yang membentang sepanjang koridor barat dan utara dan juga dikenal sebagai “Waterfront City” yang di dalamnya mengalir beberapa sungai seperti Sungai Tallo, Sungai Jeneberang, dan Sungai Pampang) yang kesemuanya bermuara ke dalam kota. Kota Makassar merupakan hamparan daratan rendah yang berada pada ketinggian antara 0-25 meter dari permukaan laut Dokter Hewan Kucing Makassar

UtaraKabupaten MarosTimurKabupaten Maros dan Kabupaten GowaSelatanKabupaten Gowa dan Kabupaten TakalarBaratSelat Makassar

Letak Kota Makassar adalah di bagian selatan dari Pulau Sulawesi. Perkembangan wilayah Kota Makassar dimulai di sepanjang pesisir pantai yang berada di antara dua sungai besar, yaitu sungai Jeneberang dan sungai Tallo. Perbatasan Makassar bagian utara merupakan pedalaman yang didiami suku Bugis sedangkan perbatasan selatan didiami oleh suku Makassar. Perkembangan kota Makassar sebagai kota perdagangan dan kota pelabuhan ditunjang oleh wilayah utara. Wilayah pedalaman membawa komoditas sumber daya alam ke Makassar untuk dijual ke pasar. Bagian barat dari kota Makassar adalah selat Makassar dan terdapat sejumlah pulau kecil. Pulau-pulau ini digunakan sebagai penunjang perkembangan kota, yakni sebagai pelindung dan memenuhi kebutuhan kota Makassar. Keberadaan pulau-pulau kecil digunakan sebagai pencegah gangguan badai dan ombak yang mengganggu perahu atau kapal-kapal yang melakukan perdagangan di pelabuhan Makassar. Masyarakat kota Makassar di pulau-pulau kecil ini sebagian besar dihuni oleh orang-orang suku Makassar yang mata pencahariannya berhubungan dengan laut.

Kota Makassar terdiri dari 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduk sebesar 1.663.479 jiwa dengan luas wilayah 199,26 km² dan tingkat kepadatan penduduk sebesar 8.348 jiwa/km².[30][31]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
73.71.11Biringkanaya11BakungBeruaBulurokengDayaKatimbangLaikangPaccerakkangPaiSudiangSudiang RayaUntia
73.71.06Bontoala12BarayaBontoalaBontoala ParangBontoala TuaBunga EjayaGaddongLayangMalimongan BaruParang LayangTimungan LompoaTompo BalangWajo Baru
73.71.15Kepulauan Sangkarrang3Barrang CaddiBarrang LompoKodingareng
73.71.03Makassar14Bara-BarayaBara-Baraya SelatanBara-Baraya TimurBara-Baraya UtaraBaranaLariang BangiMacciniMaccini GusungMaccini ParangMaradekayaMaradekaya SelatanMaradekaya UtaraMaricayaMaricaya Baru
73.71.02Mamajang13Baji MappakasungguBonto BiraengBonto LebangKarang AnyarLabuang BajiMamajang DalamMamajang LuarMandalaMaricaya SelatanPa'batangParangSambung JawaTamparang Keke
73.71.12Manggala8AntangBangkalaBatuaBiring RomangBitowaBorongManggalaTamangapa
73.71.01Mariso9BontorannuKampung BuyangKunjung MaeLetteMarioMarisoMattoanginPanambunganTamarunang
73.71.09Panakkukang11KarampuangMasalePampangPanaikangPandangSinrijalaTamamaungKaruwisiKaruwisi UtaraParopoTello Baru
73.71.13Rappocini11Balla ParangBanta-BantaengBonto MakkioBua KanaGunung SariKarunrungKassi-KassiMapalaMinasa UpaRappociniTidung
73.71.07Tallo15BuloaBunga Eja BeruKalukuangKaluku BodoaLa'latangLakkangLemboPannampuRappojawaRappokallingSuanggaTalloTammuaUjung Pandang BaruWala-Walaya
73.71.14Tamalanrea8BiraBuntusuKapasaKapasa RayaParang LoeTamalanreaTamalanrea IndahTamalanrea Jaya
73.71.10Tamalate11Balang BaruBarombongBongayaBonto DuriJongayaMaccini SombalaMangasaMannurukiPa'baeng-BaengParang TambungTanjung Merdeka
73.71.04Ujung Pandang10BaruBulogadingLae-LaeLajangiruLosariMalokuMangkuraPisang SelatanPisang UtaraSawerigading
73.71.08Ujung Tanah9Camba BeruaCambayaGusungPattingalloangPattingalloang BaruTabaringanTamalabbaTotakaUjung Tanah
73.71.05Wajo8ButungEndeMalimonganMalimongan TuaMampuMelayuMelayu BaruPattunuang
TOTAL153

Berikut ini adalah daftar rumah sakit di Kota MakassarSulawesi Selatan yang sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:[1]Dokter Hewan Kucing Makassar

No.KodeNama Rumah SakitJenisTipeAlamat
1.7371395RSUD Kota MakassarRSUDBJl. Perintis Kemerdekaan No.14, DayaKec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90243
2.7371362RSUD Haji MakassarRSUDBJl. Daeng Ngeppe No.14, Balang BaruKec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224
3.7371026RSUD Labuang BajiRSUDBJl. Dr. Ratulangi No.81, Labuang BajiKec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90132
4.7371014RSUD Sayang RakyatRSUDCJl. Pahlawan No.100, BulurokengKec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90243
5.7371052RS Akademis JauryRSBJl. Jend. M. Jusuf No.57, PattunuangKec. Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90156
6.7371041RS Bhayangkara MakassarRSBJl. Andi Mappaodang No.63, JongayaKec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90223
7.7371314RS Dr. Tadjuddin ChalidRSBJl. Paccerakkang No.67, PaccerakkangKec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90241
8.7371433RS Gigi Sulawesi SelatanRS Gigi & MulutCJl. Lanto Daeng Pasewang No.12, MangkuraKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
9.7371373RS GrestelinaRSBJl. Letjen Hertasning No.51, PandangKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
10.7371426RS Hermina MakassarRSCJl. Toddopuli Timur No.7, BorongKec. Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
11.7371336RS HikmahRSCJl. Yosep Latumahina No.1, LosariKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
12.7371340RS Ibnu Sina MakassarRSBJl. Urip Sumoharjo No.264, KarampuangKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
13.7371293RS Islam FaisalRSBJl. A. P. Pettarani No.56, Banta-BantaengKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
14.7371074RS Jala AmmariRSCJl. Satando No.27, TamalabbaKec. Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90163
15.7371096RSKD Provinsi Sulawesi SelatanRS KhususAJl. Lanto Daeng Pasewang No.34, Maricaya SelatanKec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
16.7371351RS LuramayRSDJl. Yusuf Daeng Ngawing No.11, TidungKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
17.7371403RS Mitra HusadaRSCJl. Gunung Merapi No.220, Pisang SelatanKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90141
18.7371030RS PelamoniaRSBJl. Jend. Sudirman No.27, Pisang UtaraKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90157
19.7371399RS Primaya Makassar (sebelumnya Awal Bros)RSBJl. Urip Sumoharjo No.43, Karuwisi UtaraKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90232
20.7371402RS Siloam MakassarRSBJl. Metro Tanjung Bunga No.9, Tanjung MerdekaKec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112
21.7371063RS Stella MarisRSBJl. Somba Opu No.273, MalokuKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90111
22.7371408RS Universitas HasanuddinRSBJl. Perintis Kemerdekaan No.10, Tamalanrea IndahKec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
23.7371412RS Wisata Universitas Indonesia TimurRSBJl. Abdul Kadir No.70, Balang BaruKec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224
24.7371427RS Yos SudarsoRS Gigi & MulutCJl. Satando No.25, TamalabbaKec. Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90163
25.7371430RSIA AmanatRSIACJl. H. Bau No.11, LosariKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
26.7371410RSIA Ananda MakassarRSIACJl. Andi Djemma No.63, Banta-BantaengKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
27.7371407RSIA BahagiaRSIACJl. Minasa Upa No.9, Gunung SariKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221
28.7371406RSIA Budi MuliaRSIACJl. NIkel No.21, Balla ParangKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 9023
29.7371401RSIA Bunda MakassarRSIACJl. Pengayoman No.25, MasaleKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
30.7371425RSIA Cahaya MedikaRSIACJl. Perintis Kemerdekaan No.217, Tamalanrea IndahKec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
31.7371223RSIA Chaterine BoothRSIABJl. Arief Rate No.15, MangkuraKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90113
32.7371176RSIA Elim MakassarRSIACJl. Sungai Saddang Lama No.70, Maricaya BaruKec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142
33.7371415RSIA Fajar Medika NusantaraRSIACJl. Laccukang No.25, Malimongan BaruKec. Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90213
34.7371397RSIA Gia LestariRSIACJl. Toddopuli Raya No.43, BorongKec. Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
35.7371429RSIA KartiniRSIACJl. R.A Kartini No.1, BaruKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90174
36.7371418RSIA Malebuh HusadaRSIACJl. Goaria No.7, SudiangKec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90552
37.7371107RSIA MasyitaRSIACJl. Cambajawayya No.24, Tello BaruKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90233
38.7371420RSIA Mutiara AroepalaRSIACJl. Tamangapa No.1, TamangapaKec. Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90235
39.7371428RSIA ParamountRSIABJl. A. P. Pettarani No.82, Banta-BantaengKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
40.7371413RSIA Permata HatiRSIACJl. Tamalanrea No.9, TamalanreaKec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
41.7371234RSIA PertiwiRSIABJl. Jend. Sudirman No.14, MangkuraKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90114
42.7371414RSIA Prof. Dr. HM. FaridRSIACJl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.230, MalimonganKec. Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90165
43.7371201RSIA Restu MakassarRSIACJl. A. Mappanyukki No.27, Kunjung MaeKec. Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90125
44.7371432RSIA Sayang Bunda HertasningRSIACJl. Letjen Hertasning No.52, TidungKec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
45.7371180RSIA SentosaRSIACJl. Jend. Sudirman No.52, SawerigadingKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90114
46.7371256RSIA Siti FatimahRSIABJl. Gunung Merapi No.75, LajangiruKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90141
47.7371191RSIA Siti Khadijah 1RSIACJl. R.A Kartini No.15, BaruKec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90174
48.7371400RSIA Siti Khadijah 3RSIACJl. Veteran Selatan No.201, Maricaya SelatanKec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90131
49.7371431RSIA Wihdatul UmmahRSIACJl. Antang Raya No.9, Tello BaruKec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90233
50.7371325RSUP Dr. Wahidin SudirohusodoRSUAJl. Perintis Kemerdekaan No.11, Tamalanrea JayaKec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245

Dokter Hewan Kucing Tangerang Selatan Dokter Hewan Kucing Batam Dokter Hewan Kucing Lampung Dokter Hewan Kucing Jakarta Pusat

Dokter hewan (disebut juga medik veteriner) adalah dokter yang menangani hewan dan penyakit-penyakitnya. Selain bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan, dokter hewan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan serta berperan dalam kesehatan masyarakat veteriner.

Bidang pekerjaan Dokter Hewan Kucing Makassar

Bidang pekerjaan Dokter Hewan

Dokter hewan dapat membuka layanan medis dan bekerja sebagai praktisi. Dokter hewan praktisi biasanya lebih memfokuskan diri pada satu kelompok hewan tertentu, seperti hewan kesayangan yang dipelihara sebagai hewan peliharaan di rumah, misalnya anjing, kucing, dan kelinci. Mereka dapat berkarier di klinik dan rumah sakit hewan atau di tempat penampungan hewan. Sementara itu, dokter hewan lain memilih untuk berkarier pada manajemen kesehatan hewan ternak, baik hewan mamalia seperti sapi, kambing, kuda, dan babi, maupun dunia perunggasan. Ada pula dokter hewan konservasi yang menangani satwa liar.

Ditinjau dari lingkup sektor ekonomi, dokter hewan dapat bekerja pada sektor privat dengan membuka layanan praktik mandiri, bekerja sama dengan rekan sejawat, atau pada perusahaan swasta, baik melalui pelayanan jasa medis ataupun konsultasi. Sebagian dokter hewan lain bekerja pada sektor publik atau pemerintahan pada layanan veteriner, lembaga penelitian, konservasi, pembibitan, produksi dan reproduksi hewan, serta lembaga sertifikasi seperti karantina hewan. Selain itu, organisasi nirlaba, yang biasanya merupakan lembaga konservasi, juga merekrut dokter hewan.

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing Makassar

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan berisiko mengalami luka fisik yang disebabkan oleh hewan yang ditanganinya. Sebuah penelitian di Amerika Serikat pada tahun 1988 menyebutkan bahwa 64,6% dari dokter hewan pernah mengalami luka berat akibat hewan; tangan, lengan, dan kepala menjadi area yang paling umum terluka, sementara sapi, anjing, dan kuda menjadi hewan yang paling umum menyebabkan luka

Kompetensi

Setelah lulus pendidikan dan dilantik menjadi dokter hewan, seseorang wajib memiliki sejumlah kompetensi. Secara garis besar, kompetensi minimum yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) yaitu:[3]

  • Epidemiologi — menerapkan epidemiologi deskriptif untuk mengendalikan penyakit dan berpartisipasi dalam penyelidikan epidemiologi jika terjadi kasus penyakit yang wajib dilaporkan;
  • Penyakit hewan lintas batas — mengidentifikasi penyakit hewan lintas batas dan patogen yang diasosiasikan dengannya, memahami distribusinya secara global, pengambilan dan penanganan sampelnya, penggunaan alat diagnostik dan terapeutik yang tepat, implikasi peraturan dan pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Zoonosis (termasuk penyakit bawaan makanan) — mengidentifikasi zoonosis dan penyakit bawaan makanan serta patogen yang diasosiasikan dengannya; memahami penggunaan alat diagnostik dan terapeutik, implikasinya terhadap kesehatan manusia, pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Penyakit infeksi baru dan muncul kembali — memahami penyakit infeksi baru dan penyakit infeksi yang muncul kembali, mendeteksi tanda klinis dan melaporkannya ke otoritas veteriner, memahami hipotesis kemunculannya, dan tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Program pencegahan dan pengendalian penyakit — memahami program baku yang telah ditetapkan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, zoonosis, atau penyakit infeksi baru dan muncul kembali; cara mengidentifikasi hewan untuk ketertelusuran dan pengawasan oleh otoritas veteriner; memahami dan berpartisipasi dalam pelaksanaan rencana darurat untuk mengendalikan penyakit lintas batas, termasuk membunuh hewan secara manusiawi; berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi reguler dan darurat, serta program uji-dan-potong/terapi, sistem deteksi dini, penyakit hewan yang wajib dilaporkan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Higiene makanan — memahami praktik keamanan pangan di peternakan, inspeksi pemotongan hewan, termasuk pemeriksaan pra- dan pascamati, serta penyembelihan yang manusiawi; integrasi antara pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat, termasuk peran dokter hewan dengan dokter, praktisi kesehatan masyarakat, dan analis risiko;
  • Produk-produk veteriner — memahami penggunaan produk-produk veteriner dengan tepat, termasuk pencatatannya; konsep waktu henti obat untuk mencegah residu pada produk hewan yang akan dikonsumsi manusia; mekanisme perkembangan resistansi obat; hubungan penggunaan antibiotik pada hewan pangan dan berkembangnya resistansi antibiotik pada manusia; penggunaan obat-obatan dan bahan-bahan biologis dengan tepat untuk memastikan keamanan rantai pangan dan lingkungan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Kesejahteraan hewan — memahami kesejahteraan hewan dan tanggung jawab pemilik, dokter hewan, dan orang lain yang menangani hewan; mengidentifikasi masalah kesejahteraan hewan dan berpartisipasi dalam tindakan perbaikannya; memahami informasi terbaru tentang pengaturan kesejahteraan hewan dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional, termasuk dalam produksi hewan, transportasi hewan, dan pemotongan hewan untuk konsumsi dan eliminasi untuk mengendalikan penyakit;
  • Legislasi dan etika veteriner — memahami peraturan tentang veteriner dan profesi kedokteran hewan di tingkat lokal, provinsi, nasional, dan regional, serta tempat untuk mencari informasi terbaru; menerapkan standar tinggi dalam etika profesi dokter hewan dalam keseharian; serta kepemimpinan dalam masyarakat dalam hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan perawatan hewan;
  • Prosedur sertifikasi umum — memeriksa dan memantau individu hewan atau kelompok hewan untuk menerbitkan sertifikat bebas dari penyakit atau kondisi tertentu berdasarkan prosedur baku; serta mengisi dan menandatangani sertifikat kesehatan sesuai dengan aturan nasional;
  • Kemampuan komunikasi — mengomunikasikan informasi teknis dengan cara membuat yang dapat dipahami masyarakat umum; dan berkomunikasi secara efektif dengan rekan tenaga kesehatan profesional untuk saling bertukar informasi ilmiah dan teknis, serta pengalaman praktis.

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing Makassar

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan disebut juga dengan medik veteriner. Dokter hewan bertugas mencegah, memeriksa, mengobati, dan melakukan perawatan pada hewan dari penyakit. Jenis kucing hewan yang ditangani bisa hewan besar (sapi, kuda, kambing, kerbau, babi), hewan kecil (anjing, kucing), unggas (ayam, itik, angsa, puyuh), hewan eksotik (ular, hamster, kura-kura, iguana), satwa liar (reptil, primata), satwa harapan (rusa, kelinci), satwa akuatik (ikan), ataupun hewan laboratorium (rodensia). Kalau ada hewan yang terluka, mengalami patah tulang, maka dokter hewan akan melakukan operasi.

Dokter hewan juga berperan penting dalam pencegahan penyakit hewan yang bisa menular ke manusia (zoonotik), seperti rabies, antraks, leptospirosis, juga flu burung. Secara aktif, seorang dokter hewan akan memberikan vaksin. Selain itu, dokter hewan memainkan peranan dalam proses pengembangbiakan hewan. Misalnya, dalam inseminasi buatan pada kuda, dokter hewan akan memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk menyuntikkan sperma kuda jantan ke rahim kuda betina. Dokter hewan juga akan memantau proses kehamilan pada kuda tersebut.

Sehari-hari, dokter hewan bisa bekerja di rumah sakit hewan, kebun binatang bahkan NGO internasional. Selain bekerja dalam bidang pemeriksaan dan pengobatan, ada juga lho dokter hewan yang bekerja sebagai pegawai negeri dan berdinas di pusat karantina, pusat pemeriksaan sanitasi daging hewan, dan pusat kesehatan hewan. Pilihan lain untuk profesi dokter hewan adalah praktik mandiri dengan membuka klinik kesehatan hewan. mrizky

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing Makassar

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
  • Mencegah hewan agar tidak terinfeksi penyakit.
  • Memeriksa penyakit dan memberikan pengobatan pada hewan.
  • Melakukan diagnosis (klinik, patologik, laboratorium mikrobiologi, laboratorium imunologi, laboratorium parasitologi, dan lain-lain).
  • Menyusun nutrisi untuk kesehatan dan gangguan medik pada hewan.
  • Melakukan pemeriksaan kebuntingan, penanganan kebidanan, dan penanganan gangguan reproduksi pada hewan.
  • Melindungi kehidupan/kesehatan hewan dan risiko yang ditimbulkan.
  • Menanggulangi penyakit menular zoonotik dan non-zoonotik melalui terapi, eradikasi, dan lainnya.
  • Melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada hewan pangan.
  • Melindungi kesehatan manusia dari risiko yang ditimbulkan oleh bahan tambahan (additive), kontaminan, toksin atau organisme penyebab penyakit dalam.
  • Menjamin keamanan bahan pangan hewani yang dikonsumsi masyarakat.
  • Melakukan pengukuran dan penyeliaan kesejahteraan hewan.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: