Dokter Hewan Kucing Tangerang adalah kota yang terletak di Provinsi Banten, Indonesia. Kota ini terletak tepat di sebelah barat kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Suku aslinya adalah Suku Sunda Banten. Pada tahun 2021, jumlah penduduk kota Tangerang sebanyak 1.853.462 dengan kepadatan 12.041 jiwa/km2.

Tangerang merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek setelah Bekasi dan Depok. Selain itu kepolisian di kota ini juga setara dengan wilayah penyangga Jakarta lainnya seperti, Depok, Tangerang Selatan dan Bekasi yang dimana kepolisiannya berkedudukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah pertahanan Kodam Jaya.

Kota Tangerang terletak di wilayah barat laut Provinsi Banten dan berada di sisi utara Pulau Jawa. Secara astronomis, kota ini terletak 106°33' - 106°44' BT dan 6°05'–6°15 LS. Kota Tangerang mempunyai luas sebesar ±153,9 km².[5]

Dokter Hewan Kucing Tangerang
Dokter Hewan Kucing Tangerang

Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Tangerang di sebelah Barat dan Utara, dengan Kota Tangerang Selatan di sisi Selatan, dan dengan DKI Jakarta di sebelah Timur.

Sungai Cisadane yang melintasi Kota Tangerang.
Kota Tangerang dilintasi oleh salah satu sungai terbesar di barat Pulau Jawa yaitu Sungai Cisadane. Sungai ini merupakan bagian dari identitas Kota Tangerang yang tak dapat dipisahkan. Hulu sungai ini terletak di lereng Gunung Salak dan Gunung Pangrango, Bogor.

UtaraKabupaten Tangerang
TimurCengkareng
SelatanKota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang
BaratKabupaten Tangerang

Kota Tangerang terdiri dari 13 kecamatan dan 104 kelurahan dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 1.651.428 jiwa dan luas wilayah 153,93 km² dengan kepadatan 10.728 jiwa/km².[21][22]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Tangerang, adalah sebagai berikut:Dokter Hewan Kucing Tangerang

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
36.71.03Batuceper7BatuceperBatujayaBatusariKebon BesarPoris GagaPoris Gaga BaruPoris Jaya
36.71.04Benda5BelendungBendaJurumudiJurumudi BaruPajang
36.71.09Cibodas6CibodasCibodasariCibodas BaruJatiuwungPanunggangan BaratUwung Jaya
36.71.06Ciledug8PaninggilanPaninggilan UtaraParung SerabSudimara BaratSudimara JayaSudimara SelatanSudimara TimurTajur
36.71.05Cipondoh10CipondohCipondoh IndahCipondoh MakmurGondrongKenangaKetapangPetirPoris PlawadPoris Plawad IndahPoris Plawad Utara
36.71.02Jatiuwung6Alam JayaGandasariJatakeKeroncongManis JayaPasir Jaya
36.71.12Karangtengah7Karang MulyaKarangtengahKarang TimurParung JayaPedurenanPondok BaharPondok Pucung
36.71.07Karawaci16Bojong JayaBugelCimoneCimone JayaGerendengKarawaciKarawaci BaruKoang JayaMargasariNambo JayaNusa JayaPabuaranPabuaran TumpengPasar BaruSukajadiSumur Pacing
36.71.13Larangan8CipaduCipadu JayaGagaKreoKreo SelatanLarangan IndahLarangan SelatanLarangan Utara
36.71.10Neglasari7Karang AnyarKarangsariKedaung BaruKedaung WetanMekarsariNeglasariSelapajang Jaya
36.71.08Periuk5Gebang RayaGemborPeriukPeriuk JayaSangiang Jaya
36.71.11Pinang11CipeteKunciranKunciran IndahKunciran JayaNerogtogPakojanPanungganganPanunggangan TimurPanunggangan UtaraPinangSudimara Pinang
36.71.01Tangerang8BabakanBuaran IndahCikokolKelapa IndahSuka AsihSukarasaSukasariTanah Tinggi
TOTAL104

Tangerang adalah pusat manufaktur dan industri di Pulau Jawa dan memiliki lebih dari 1000 pabrik. Banyak perusahaan-perusahaan Internasional yang memiliki pabrik di kota ini. Tangerang memiliki cuaca yang cenderung panas dan lembap, dengan sedikit hutan atau bagian geografis lainnya. Kawasan-kawasan tertentu terdiri atas rawa-rawa, termasuk kawasan di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam beberapa tahun terakhir, perluasan urban Jakarta meliputi Tangerang, dan akibatnya banyak penduduknya yang berkomuter ke Jakarta untuk kerja, atau sebaliknya. Banyak kota-kota satelit kelas menengah dan kelas atas sedang dan telah dikembangkan di Tangerang, lengkap dengan pusat perbelanjaan, sekolah swasta dan mini market. Pemerintah bekerja dalam mengembangkan sistem jalan tol untuk mengakomodasikan arus lalu lintas yang semakin banyak ke dan dari Tangerang. Tangerang dahulu adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat yang sejak tahun 2000 memisahkan diri dan menjadi bagian dari Provinsi Banten.Dokter Hewan Kucing Tangerang

Berikut ini adalah daftar rumah sakit di Kota TangerangBanten yang sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:[1]

No.KodeNama Rumah SakitJenisTipeAlamat
1.3671208RSUD Kota TangerangRSUDCJl. Masjid Al-Hidayah, Kelapa IndahKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15117
2.3603010RSUD Kabupaten TangerangRSUDBJl. Jend. Ahmad Yani No.9, SukaasihKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15111
3.3671076RS An-Nisa TangerangRSCJl. Gatot Subroto No.3, Uwung JayaKec. Cibodas, Kota Tangerang, Banten 15132
4.3671211RS Aqidah Parung SerabRSCJl. Raden Patah No.40, Parung SerabKec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15153
5.3671204RS Ariya MedikaRSCJl. Industri No.4, JatakeKec. Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15136
6.3671021RS Daan MogotRSCJl. Daan Mogot No.59, SukarasaKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15111
7.3671207RS DindaRSCJl. Galuh No.2, JatiuwungKec. Cibodas, Kota Tangerang, Banten 15134
8.3671065RS EMC TangerangRSBJl. KH. Hasyim Ashari No.24, Buaran IndahKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15119
9.3671136RS Hermina TangerangRSCJl. Ks. Tubun No.10, Pasar BaruKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15112
10.3671137RS Hermina PeriukRSCJl. Moh. Toha No.13, PeriukKec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15131
11.3671223RS Karang Tengah MedikaRSCJl. Karyawan IV, Karang TengahKec. Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten 15157
12.3671080RS MayapadaRSBJl. Honoris Raya No.6, Kelapa IndahKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15117
13.3671124RS MelatiRSCJl. Raya Merdeka No.92, GerendengKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15113
14.3671135RS MulyaRSCJl. KH. Hasyim Ashari No.18, Sudimara PinangKec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15145
15.3671210RS Permata IbuRSCJl. KH. Mas Mansyur No.2, Kunciran IndahKec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15145
16.3671203RS Primaya TangerangRSBJl. MH. Thamrin No.3, CikokolKec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15143
17.3671082RS Sari Asih Ar-RahmahRSCJl. Ks Tubun No.44, Koang JayaKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15112
18.3671205RS Sari Asih CiledugRSBJl. HOS Cokroaminoto No.38, Sudimara TimurKec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15151
19.3671043RS Sari Asih KarawaciRSBJl. Imam Bonjol No.38, SukajadiKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15113
20.3671209RS Sari Asih SangiangRSCJl. Moh. Toha No.35, PeriukKec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15131
21.3671214RS TiaraRSSJl. Beringin Raya No.3, Nusa JayaKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15116
22.3671219RSIA Gebang MedikaRSIACJl. Prabu Kian Santang, Sangiang JayaKec. Periuk, Kota Tangerang, Banten 15132
23.3671217RSIA Karunia BundaRSIACJl. Aria Santika No.28, MargasariKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15114
24.3671091RSIA Keluarga IbuRSIACJl. Raya Benua Indah No.58, Pabuaran TumpengKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15112
25.3671222RSIA MakiyahRSIACJl. KH. Kuding No.5, BelendungKec. Benda, Kota Tangerang, Banten 15121
26.3671218RSIA Muhammadiyah CipondohRSIACJl. Maulana Hasanudin No.63, CipondohKec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148
27.3671202RSIA Mutiara Bunda TangerangRSIACJl. Cipto Mangunkusumo No.3, Sudimara TimurKec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15151
28.3671221RSIA PratiwiRSIACJl. RHM Noeradji No.42, Sumur PacingKec. Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15114
29.3671126RSU AminahRSUCJl. HOS Cokroaminoto No.4A, Kreo SelatanKec. Larangan, Kota Tangerang, Banten 15156
30.3671146RSU Bhakti AsihRSUCJl. Raden Saleh No.10, Karang TengahKec. Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten
31.3671032RSUP Dr. SitanalaRSUPAJl. DR. Sitanala No.99, KarangsariKec. Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15121

Dokter Hewan Kucing Jakarta Utara Dokter Hewan Kucing Palembang Dokter Hewan Kucing Semarang Dokter Hewan Kucing Makassar

Dokter hewan (disebut juga medik veteriner) adalah dokter yang menangani hewan dan penyakit-penyakitnya. Selain bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan, dokter hewan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan serta berperan dalam kesehatan masyarakat veteriner.

Bidang pekerjaan Dokter Hewan Kucing Tangerang

Bidang pekerjaan Dokter Hewan

Dokter hewan dapat membuka layanan medis dan bekerja sebagai praktisi. Dokter hewan praktisi biasanya lebih memfokuskan diri pada satu kelompok hewan tertentu, seperti hewan kesayangan yang dipelihara sebagai hewan peliharaan di rumah, misalnya anjing, kucing, dan kelinci. Mereka dapat berkarier di klinik dan rumah sakit hewan atau di tempat penampungan hewan. Sementara itu, dokter hewan lain memilih untuk berkarier pada manajemen kesehatan hewan ternak, baik hewan mamalia seperti sapi, kambing, kuda, dan babi, maupun dunia perunggasan. Ada pula dokter hewan konservasi yang menangani satwa liar.

Ditinjau dari lingkup sektor ekonomi, dokter hewan dapat bekerja pada sektor privat dengan membuka layanan praktik mandiri, bekerja sama dengan rekan sejawat, atau pada perusahaan swasta, baik melalui pelayanan jasa medis ataupun konsultasi. Sebagian dokter hewan lain bekerja pada sektor publik atau pemerintahan pada layanan veteriner, lembaga penelitian, konservasi, pembibitan, produksi dan reproduksi hewan, serta lembaga sertifikasi seperti karantina hewan. Selain itu, organisasi nirlaba, yang biasanya merupakan lembaga konservasi, juga merekrut dokter hewan.

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing Tangerang

Risiko pekerjaan Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan berisiko mengalami luka fisik yang disebabkan oleh hewan yang ditanganinya. Sebuah penelitian di Amerika Serikat pada tahun 1988 menyebutkan bahwa 64,6% dari dokter hewan pernah mengalami luka berat akibat hewan; tangan, lengan, dan kepala menjadi area yang paling umum terluka, sementara sapi, anjing, dan kuda menjadi hewan yang paling umum menyebabkan luka

Kompetensi

Setelah lulus pendidikan dan dilantik menjadi dokter hewan, seseorang wajib memiliki sejumlah kompetensi. Secara garis besar, kompetensi minimum yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) yaitu:[3]

  • Epidemiologi — menerapkan epidemiologi deskriptif untuk mengendalikan penyakit dan berpartisipasi dalam penyelidikan epidemiologi jika terjadi kasus penyakit yang wajib dilaporkan;
  • Penyakit hewan lintas batas — mengidentifikasi penyakit hewan lintas batas dan patogen yang diasosiasikan dengannya, memahami distribusinya secara global, pengambilan dan penanganan sampelnya, penggunaan alat diagnostik dan terapeutik yang tepat, implikasi peraturan dan pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Zoonosis (termasuk penyakit bawaan makanan) — mengidentifikasi zoonosis dan penyakit bawaan makanan serta patogen yang diasosiasikan dengannya; memahami penggunaan alat diagnostik dan terapeutik, implikasinya terhadap kesehatan manusia, pelaporannya, serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Penyakit infeksi baru dan muncul kembali — memahami penyakit infeksi baru dan penyakit infeksi yang muncul kembali, mendeteksi tanda klinis dan melaporkannya ke otoritas veteriner, memahami hipotesis kemunculannya, dan tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Program pencegahan dan pengendalian penyakit — memahami program baku yang telah ditetapkan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, zoonosis, atau penyakit infeksi baru dan muncul kembali; cara mengidentifikasi hewan untuk ketertelusuran dan pengawasan oleh otoritas veteriner; memahami dan berpartisipasi dalam pelaksanaan rencana darurat untuk mengendalikan penyakit lintas batas, termasuk membunuh hewan secara manusiawi; berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi reguler dan darurat, serta program uji-dan-potong/terapi, sistem deteksi dini, penyakit hewan yang wajib dilaporkan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Higiene makanan — memahami praktik keamanan pangan di peternakan, inspeksi pemotongan hewan, termasuk pemeriksaan pra- dan pascamati, serta penyembelihan yang manusiawi; integrasi antara pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat, termasuk peran dokter hewan dengan dokter, praktisi kesehatan masyarakat, dan analis risiko;
  • Produk-produk veteriner — memahami penggunaan produk-produk veteriner dengan tepat, termasuk pencatatannya; konsep waktu henti obat untuk mencegah residu pada produk hewan yang akan dikonsumsi manusia; mekanisme perkembangan resistansi obat; hubungan penggunaan antibiotik pada hewan pangan dan berkembangnya resistansi antibiotik pada manusia; penggunaan obat-obatan dan bahan-bahan biologis dengan tepat untuk memastikan keamanan rantai pangan dan lingkungan; serta tempat untuk mencari informasi terbaru;
  • Kesejahteraan hewan — memahami kesejahteraan hewan dan tanggung jawab pemilik, dokter hewan, dan orang lain yang menangani hewan; mengidentifikasi masalah kesejahteraan hewan dan berpartisipasi dalam tindakan perbaikannya; memahami informasi terbaru tentang pengaturan kesejahteraan hewan dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional, termasuk dalam produksi hewan, transportasi hewan, dan pemotongan hewan untuk konsumsi dan eliminasi untuk mengendalikan penyakit;
  • Legislasi dan etika veteriner — memahami peraturan tentang veteriner dan profesi kedokteran hewan di tingkat lokal, provinsi, nasional, dan regional, serta tempat untuk mencari informasi terbaru; menerapkan standar tinggi dalam etika profesi dokter hewan dalam keseharian; serta kepemimpinan dalam masyarakat dalam hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan perawatan hewan;
  • Prosedur sertifikasi umum — memeriksa dan memantau individu hewan atau kelompok hewan untuk menerbitkan sertifikat bebas dari penyakit atau kondisi tertentu berdasarkan prosedur baku; serta mengisi dan menandatangani sertifikat kesehatan sesuai dengan aturan nasional;
  • Kemampuan komunikasi — mengomunikasikan informasi teknis dengan cara membuat yang dapat dipahami masyarakat umum; dan berkomunikasi secara efektif dengan rekan tenaga kesehatan profesional untuk saling bertukar informasi ilmiah dan teknis, serta pengalaman praktis.

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing Tangerang

Deskripsi Karier Dokter Hewan Kucing

Dokter hewan disebut juga dengan medik veteriner. Dokter hewan bertugas mencegah, memeriksa, mengobati, dan melakukan perawatan pada hewan dari penyakit. Jenis kucing hewan yang ditangani bisa hewan besar (sapi, kuda, kambing, kerbau, babi), hewan kecil (anjing, kucing), unggas (ayam, itik, angsa, puyuh), hewan eksotik (ular, hamster, kura-kura, iguana), satwa liar (reptil, primata), satwa harapan (rusa, kelinci), satwa akuatik (ikan), ataupun hewan laboratorium (rodensia). Kalau ada hewan yang terluka, mengalami patah tulang, maka dokter hewan akan melakukan operasi.

Dokter hewan juga berperan penting dalam pencegahan penyakit hewan yang bisa menular ke manusia (zoonotik), seperti rabies, antraks, leptospirosis, juga flu burung. Secara aktif, seorang dokter hewan akan memberikan vaksin. Selain itu, dokter hewan memainkan peranan dalam proses pengembangbiakan hewan. Misalnya, dalam inseminasi buatan pada kuda, dokter hewan akan memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk menyuntikkan sperma kuda jantan ke rahim kuda betina. Dokter hewan juga akan memantau proses kehamilan pada kuda tersebut.

Sehari-hari, dokter hewan bisa bekerja di rumah sakit hewan, kebun binatang bahkan NGO internasional. Selain bekerja dalam bidang pemeriksaan dan pengobatan, ada juga lho dokter hewan yang bekerja sebagai pegawai negeri dan berdinas di pusat karantina, pusat pemeriksaan sanitasi daging hewan, dan pusat kesehatan hewan. Pilihan lain untuk profesi dokter hewan adalah praktik mandiri dengan membuka klinik kesehatan hewan. mrizky

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing Tangerang

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
Peran dan Tanggung Jawab Dokter Hewan Kucing
  • Mencegah hewan agar tidak terinfeksi penyakit.
  • Memeriksa penyakit dan memberikan pengobatan pada hewan.
  • Melakukan diagnosis (klinik, patologik, laboratorium mikrobiologi, laboratorium imunologi, laboratorium parasitologi, dan lain-lain).
  • Menyusun nutrisi untuk kesehatan dan gangguan medik pada hewan.
  • Melakukan pemeriksaan kebuntingan, penanganan kebidanan, dan penanganan gangguan reproduksi pada hewan.
  • Melindungi kehidupan/kesehatan hewan dan risiko yang ditimbulkan.
  • Menanggulangi penyakit menular zoonotik dan non-zoonotik melalui terapi, eradikasi, dan lainnya.
  • Melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada hewan pangan.
  • Melindungi kesehatan manusia dari risiko yang ditimbulkan oleh bahan tambahan (additive), kontaminan, toksin atau organisme penyebab penyakit dalam.
  • Menjamin keamanan bahan pangan hewani yang dikonsumsi masyarakat.
  • Melakukan pengukuran dan penyeliaan kesejahteraan hewan.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: