TRENDING NOW

Sekarang ini, Anda pasti sering menemukan orang-orang yang memiliki smartphone. Baik di halte, stasiun, maupun di lingkungan pekerjaan Anda, rata-rata orang sekarang ini sudah memiliki smartphone.

Yang menarik adalah, ponsel pintar bisa diintegrasikan dengan berbagai bidang, baik itu dari segi pekerjaan maupun dari segi pengelolaan keuangan.

Meskipun ponsel sudah berekspansi penggunaannya dari segi fungsional, yang pada dasarnya tercipta untuk berkomunikasi nirkabel jarak jauh, lewat aplikasi kini ponsel bisa digunakan untuk beragam jenis kegiatan, terutama pengelolaan keuangan.

Bila Anda saat ini mengantongi smartphone dengan OS Android maupun iOS, dan berniat untuk mulai belajar mengelola keuangan, 5 aplikasi pengelola keuangan ini tentu bisa Anda coba sekarang juga.

5 Aplikasi Pengelola Keuangan

1. Money Lover – Money Manager

Bila Anda ingin mengelola keuangan mulai dari mencatat pengeluaran harian, Money Lover ini sangat cocok untuk digunakan.

Kemudahan yang ditawarkannya akan menjadi bantuan sendiri ketika digunakan. Dengan selain mencatat pengeluaran harian, Anda juga bisa mengklasifikasikannya berdasarkan kategori, entah itu transportasi, makan, dan sebagainya.

Money Lover juga bisa dijadikan sebagai pembuatan anggaran belanja/budget, mencatat pemasukan, hingga menganalisa pengeluaran yang paling besar berdasarkan kategori.

Money Lover tersedia secara gratis maupun premium dan bisa diunduh melalui Playstore, iTunes, bahkan Windows Store.

2. Monefy – Money Manager

Aplikasi pengelola keuangan yang kedua dalam daftar ini adalah Monefy. Sebagian besar fungsinya dari Money Lover sebenarnya sama, hanya saja tampilan dan pengalaman penggunaan tentu akan berbeda.

Monefy menawarkan kesederhanaan tampilan dengan visualisasi yang bagus, sehingga bila Anda lebih suka menganalisa keuangan Anda lewat bentuk visual, Monefy cocok dijadikan acuan.

Monefy dilengkapi widget sehingga Anda bisa dengan mudah mengatur keuangan langsung dari home screen. Mengklasifikasikan bentuk pengeluaran atau budget juga bisa lebih mudah, dan Anda bisa menyingkronkan data Anda ke penyimpanan cloud Dropbox.

3. Realbyte Money Manager Expense & Budget

Money Manager yang satu ini sepertinya cukup populer di bidangnya. Dengan aplikasi pengelola keuangan ini, mengelola keuangan bukanlah sesuatu yang rumit lagi.

Fitur yang ditawarkannya sudah lengkap sehingga Anda bisa langsung menggunakannya untuk kebutuhan dasar, seperti mencatat pengeluaran, menentukan anggaran belanja bulanan, hingga menentukan target uang yang harus terkumpul dalam beberapa periode.

4. Financius – Expense Manager

Financius bisa menjadi alternatif aplikasi pengelola keuangan yang mungkin cocok untuk Anda. Selain tampilan yang minimalis dan mudah digunakan, Financius ini cocok bagi Anda yang memiliki beberapa akun keuangan yang ingin dikelola, misalnya keuangan sebagai karyawan sekaligus keuangan sebagai pebisnis.

Banyak orang yang bekerja sambil berbisnis, sehingga gaji dan pendapatan dari bisnis mungkin harus dikelola secara terpisah.

Aplikasi pengelola keuangan Financius ini memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa akun keuangan sekaligus, sehingga akan sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini.

5. AndroMoney (Expense Track)

Aplikasi pengelola keuangan populer lainnya adalah AndroMoney, dan bila Anda yang sudah pernah mencoba mengelola keuangan lewat aplikasi mungkin sudah pernah mendengar namanya, paling tidak sekali.

AndroMoney terbilang lengkap sebagai sebuah aplikasi pengelola keuangan, karena, berbagai fitur yang dimiliki oleh aplikasi pesaing, seperti yang sudah disebutkan di atas, bisa Anda gunakan dengan AndroMoney.

Selain fitur yang lengkap, tampilan yang ditawarkan juga minimalis, sehingga Anda tidak perlu pusing dan merasa rumit melihat angka yang banyak jumlahnya ketika menggunakannya. AndroMoney didesain untuk memudahkan penggunaan.

6. Microsoft Excel atau Google Sheets

Bila Anda selama ini sudah sering menggunakan atau sudah sangat akrab dengan Microsoft Excel, Anda bisa mengunduhnya di smartphone Anda dan gunakan sebagai buku akuntansi Anda.

Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggunakan Google Sheets agar lebih mudah terintegrasi dengan akun Google Anda, teristimewa bagi Anda pengguna Android.

Selain berinvestasi dan mendapatkan keuntungan, dana yang Anda miliki akan lebih bermanfaat nilainya karena digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan peminjam, sehingga mereka dan impian semakin dekat.

Jadi, daripada nilai uang Anda tergerus di tabungan atau digunakan untuk sesuatu yang tidak produktif, gunakan aplikasi KoinWorks untuk berinvestasi dan mendapatkan keuntungan seraya membantu memenuhi berbagai kebutuhan sesama.

Penutup

Meski mengelola keuangan adalah salah satu tugas yang rumit, paling tidak kegiatan tersebut akan memudahkan Anda dalam memperbaiki kondisi keuangan dalam jangka panjang.

Tidak ada alasan untuk tidak mengelola keuangan bila Anda peduli dengan kondisi keuangan di masa mendatang.

Gunakan bantuan aplikasi di atas agar keuangan Anda lebih terkendali, sehingga anggaran belanja yang ditetapkan dapat sesuai dengan target, tujuan keuangan yang diharapkan dapat terpenuhi dalam beberapa ke depan dapat lebih mudah terpenuhi, dan sebagainya. Selamat mencoba aplikasi pengelola keuangan di atas!
Anda mungkin bingung, kenapa belum genap satu bulan, namun uang Anda sudah mau habis? Padahal Anda merasa tidak banyak berbelanja dan hanya menghabiskan untuk hal-hal umum.

Mungkin Anda tidak menyadari bahwa Anda telah melakukan satu atau lebih dari kebiasaan-kebiasaan di bawah ini. Berikut adalah kebiasaan buang duit yang mungkin Anda tidak sadari.

Kebiasaan Buang Duit yang Sering Tak Disadari

1. Tidak Membuat Rencana Keuangan

Bagaimana mungkin cuma karena tidak membuat budget untuk keuangan menjadi penyebab kantong kosong di akhir bulan?

Namun pada kenyataan nya, rencana keuangan Anda sangatlah penting. Sebaiknya, rencana anggaran harus dipersiapkan sebelum Anda mendapat gaji. Setiap bulannya, Anda harus tahu keperluan-keperluan yang wajib di bayar dan tidak wajib.

Dari anggaran tersebut, Anda bahkan bisa mulai memutuskan berapa yang Anda akan pakai untuk sehari-hari dan berapa yang harus anda tabung. Dengan begini, Anda tidak akan pusing lagi dengan uang yang kurang di akhir bulan. 

2. Membeli Barang yang Tak Perlu

Kalau yang ini, Anda pasti sudah terlalu sering mendengar kalau membeli barang yang tak perlu adalah salah satu penyebab membuang-buang uang.

Memang, kalau melihat barang yang diskon terlihat sangat menggiurkan, tapi kalau tidak perlu-perlu amat, buat apa dibeli? Toh pada akhirnya barang tersebut tidak terpakai dan hanya jadi ornamen rumah

Kalau Anda tipe yang tidak bisa menahan godaan berbelanja barang diskon atau shopaholic, Anda mungkin boleh membuat self-reminder kalau uang anda harus diinvestasikan untuk masa depan Anda yang lebih baik.

3. Tergiur Untuk Membeli Barang Elektronik Baru

Di jaman serba digital ini, tak heran kalau barang elektronik akan terus berkembang. Banyak barang yang sebelumnya dilakukan manual, sekarang sudah bisa dilakukan dengan mesin elektronik.

Banyak diantara kita masih tergiur dengan adanya barang elektronik yang baru. Padahal, teknologi tidak akan pernah berhenti berkembang. Mengikuti arus perkembangan teknologi dengan terus-menerus membeli barang elektronik baru akan membahayakan keadaan keuangan Anda.

4. Membeli Kuota Internet Berlebihan

Sebelas dua belas dengan hal sebelumnya, hal kecil seperti kuota internet juga bisa membuat keuangan Anda bermasalah. Mungkin Anda tidak sadar dan berpikir pengeluaran untuk kuota memang normal dan tidak akan mempengaruhi dompet Anda.

Baca Juga: Mempersiapkan Dana Pensiun Dengan Rp 100.000 Setiap Hari

Padahal, membeli kuota lebih dari dua kali dalam kurun waktu sebulan bisa dihitung sebagai hal yang berlebihan.

Mungkin mulai sekarang, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan internet. Jika perlu, pakailah modem yang periode bulanan dengan harga mungkin lebih murah.

5. Tidak Menabung

Cliché but true. Kalau tidak menabung, bagaimana cara nya Anda bisa mempunyai uang? Penulis buku “Become Your Own Boss in 12 Months”, Melinda Emerson mengatakan ia bisa menabung sampai 20% dari seluruh penghasilannya.

Ia juga menyisihkan uang cadangan, jika bisnisnya mandeg dan klien tidak membayar tagihan. “Jadi saya tidak pernah bangkrut,” demikian tandas Emerson.

Menyisihkan uang Anda sekian persen untuk masa depan tidak akan ada ruginya. Selain menabung manual atau di bank, sudah banyak cara lain yang lebih mudah dan aman untuk mempunyai tabungan.

Salah satu nya adalah berinvestasi. Berinvestasi di tempat yang tepat dan aman seperti KoinWorks, bisa menjadi awal yang baik untuk keuangan masa depan Anda.
Berutang adalah salah satu cara yang cukup populer untuk mendapatkan bantuan dana. Selain bisa mendapatkan barang di muka, berutang juga bisa membantu perkembangan usaha.

Namun, berutang bisa saja membahayakan keadaan keuangan Anda di masa depan, jika Anda tidak memperhitungkan waktu dan jumlah pembayarannya.

Jika Anda sedang berutang atau merencanakan untuk hutang, sebaiknya Anda memperhatikan tips-tips berikut ini untuk mencegah lilitan hutang:

5 Cara Agar Terhindar dari Lilitan Hutang

1. Merencanakan Keuangan

Anda memang diharuskan untuk merencanakan sistem pembayaran dan anggaran keuangan Anda sebelum berutang.

Jika Anda langsung mengambil pinjaman tanpa memikirkan pembayarannya, jelas Anda akan kesulitan membayarnya. Jangan sampai hutang tersebut malah membawa kerugian daripada keuntungan.

2. Menabung Secara Berkala

Sisihkan sebagian uang Anda untuk menabung. Adanya tabungan milik Anda pribadi akan membantu Anda sewaktu-waktu Anda membutuhkannya. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Bisa saja Anda diharuskan mengeluarkan uang yang besar untuk keperluan mendadak yang mengakibatkan Anda tidak bisa membayar hutang. Dengan adanya tabungan, hal-hal seperti ini bisa dihindari. Anda bisa menggunakan uang tabungan Anda untuk membayar cicilan hutang Anda. Sesuai dengan pepatah lama, rajin menabung pangkal kaya.

3. Tidak Membuang-buang Uang

Anda harus dapat membedakan mana yang menjadi keperluan, mana yang jadi keinginan. Jangan jadikan keinginan Anda sebagai nomor 1 pengeluaran Anda. Anda harus bisa menahan diri dan pintar mempertimbangkan apa yang harus diutamakan.

Pergunakan uang Anda sebaik mungkin. Janganlah terlalu mengikuti trend yang ada, karena perubahan jaman tidak ada habisnya. Sebaiknya utamakan keperluan Anda, sehingga alokasi keuangan Anda menjadi baik dan tentunya tidak akan membuat Anda kehabisan uang dan akhirnya berutang.

4. Hindari Membeli Barang Branded nan Mahal

Mungkin banyak dari Anda, menilai suatu barang dari merk barang tersebut. Meskipun kita semua tahu bahwa merk tidak menentukan kualitas barang tersebut, namun rasa keinginan untuk memiliki barang bermerk tidak bisa dihindari. Akibatnya, pengeluaran Anda tidak terkontrol dan mengharuskan Anda untuk berutang.

5. Hindari Berhutang Untuk Hal-Hal yang Tidak Produktif

Jika Anda berutang hanya karena Anda ingin memuaskan keinginan Anda dan bukan untuk masa depan Anda, sebaiknya Anda mengurungkan niat tersebut. Tidak berutang akan memperkecil kemungkinan Anda untuk memiliki hutang.

Anda lebih baik mengembangkan apa yang Anda miliki dengan memberikan pinjaman kepada orang lain. Hal tersebut, selain membantu orang lain, bisa juga memberikan keuntungan bagi Anda. Salah satunya melalui investasi.
Biaya hidup yang tinggi memang menjadi persoalan yang sangat susah untuk dilepaskan. Terkadang, biaya hidup yang tinggi merupakan tuntuan situasi perekonomian negara terkini, membuat kita ‘terperangkap’ dengan situasi yang ada.

Di sisi lain, biaya hidup yang tinggi juga kerap dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal, khususnya daerah perkotaan besar.

Banyak juga kasus di mana biaya hidup yang tinggi dihasilkan dari gaya hidup yang menuntut banyak pengeluaran. Jika Anda berpikir untuk menghemat biaya hidup karena Anda sadar bahwa gaya hidup Anda-lah yang mempengaruhi tingginya biaya hidup Anda, inilah 4 cara untuk menghemat biaya hidup yang bisa Anda terapkan mulai dari sekarang juga:

5+ Cara Menghemat Biaya Hidup

1. Lebih Baik Makan di Rumah

Anda sudah tahu bahwa biaya makan di luar tidaklah murah. Memang, bagi sebagian besar orang, makan di luar mampu memudahkan dalam banyak hal, terutama bagi Anda yang tidak punya waktu untuk memasak di rumah.

Anda hanya perlu mendatangi rumah makan/restoran yang Anda suka dan memesan makanan di sana, menghemat waktu dan tenaga.

Tetapi, karena misi Anda di sini adalah untuk menghemat biaya hidup, sudah sewajarnya Anda mengatur strategi untuk lebih sering makan di rumah.

Dalam artian seperti ini; luangkan waktu Anda untuk memasak di pagi hari. Dengan cara ini Anda bisa menghemat biaya sarapan karena sudah pasti Anda makan di pagi harinya.

Kemudian bawa bekal dari rumah sebagai santapan siang Anda di kantor jika Anda bekerja atau pun kuliah.

Anda juga bisa menyiapkan bekal untuk makan malam jika memang harus lembur, atau Anda merasa bakal sampai di rumah lebih malam karena macet, misalnya.

Biaya bahan baku makanan jauh lebih murah ketimbang total biaya makan di luar. Jadi, perbanyak kesempatan untuk memasak sendiri dan makan di rumah menjadi salah satu cara untuk menghemat biaya hidup.

2. Kurangi Aktivitas Nongkrong atau Kegiatan Hiburan Lainnya

Banyak sekali orang yang senang dengan aktivitas di luar rumah seperti nongkrong atau pun kegiatan yang berkaitan dengan hiburan lainnya. Jika Anda termasuk salah seorang di antaranya, ini saatnya Anda mengurangi kegiatan tersebut.

Pengeluaran yang besar dimulai dari yang kecil. Misalnya, ketika nongkrong di sebuah kafe, meskipun Anda hanya memesan kopi dan jika rutin Anda lakukan, berapa pengeluaran Anda selama sebulan hanya untuk memesan kopi? Itu hanya dari kopi.

Nah, berapa kali Anda menjalani aktivitas nongkrong atau kegiatan hiburan lainnya di luar rumah yang mengharuskan Anda untuk mengeluarkan uang dalam sebulan? Jika Anda hitung biaya pengeluaran hanya untuk hal-hal tersebut, Anda pasti akan terkejut besarnya pengeluaran yang sudah Anda keluarkan.

Jadi, kurangilah aktivitas nongkrong dan hiburan di luar rumah lainnya untuk menghemat biaya hidup Anda.

3. Kurangi Penggunaan Kartu Kredit Hingga Pengeluaran Dari Bank Lainnya

Upayakan untuk terus menyediakan uang tunai jadi Anda tidak perlu membayar tagihan kartu kredit yang berbunga. Meski nilainya kecil, bunga tagihan kartu kredit akan terus bertambah, dan semakin lama akan semakin besar.

Memang, banyak sekali kemudahan yang bisa kita manfaatkan dari kartu kredit, namun, efek negatifnya juga ada.

Selain itu, hindari juga pengeluaran lainnya yang bisa ditimbulkan dari bank. Contoh kecilnya begini; jika Anda harus mentransfer uang ke bank yang berbeda dengan Anda, biasanya bank tertentu akan menerapkan charge sesuai kebijakannya. Charge tersebutlah yang nantinya menambah pengeluaran.

Intinya, pengeluaran kecil meski tidak langsung terasa dan gampang terlupakan, jika diakumulasikan menjadi total pengeluaran, maka pengeluaran kecil itulah yang ternyata berpengaruh besar pada keuangan Anda.

4. Cari Alternatif Transportasi yang Lebih Hemat

Jika Anda terbiasa menggunakan kendaraan pribadi dan memakan biaya yang lebih mahal ketimbang ketika Anda menggunakan transportasi umum, maka Anda perlu mempertimbangkan untuk mulai menggunakan transportasi umum.

Selain itu, tidak semua transportasi umum memiliki tarif yang sama. Meski transportasi umum semacam ojek online pada dasarnya lebih praktis dan murah, terkadang transportasi tersebut tidak lebih murah ketimbang ongkos bus.

Jika Anda mengetahui rute dan transportasi yang tepat dalam aktivitas harian Anda, juga berdasarkan pada kenyamanan menurut preferensi Anda, segera terapkan itu.

Sebab tujuan Anda adalah menghemat biaya hidup, jadi Anda harus tetap mempertimbangkan biaya pengeluaran untuk tarif transportasi sambil mementingkan keselamatan tentunya.

5. Pilih Produk Alternatif Ketika Berbelanja

Selama ini Anda mungkin sudah terbiasa dengan membeli produk branded. Dan semua orang tahu bahwa produk branded itu tidaklah murah.

Oleh karena itu, pilihlah produk alternatif yang lebih murah ketika berbelanja. Tidak mesti branded dan mahal, asalkan cocok dan nyaman untuk Anda kenakan.

Banyak sekali produk di luar sana yang sangat berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah meskipun brand-nya tidak sepopuler brand favorit Anda.

Karena Anda ingin menghemat biaya hidup, maka Anda harus mempertimbangkan kebiasaan untuk memilih produk alternatif yang berkualitas dan lebih murah ketika berbelanja.

Strategi Lainnya dalam Menghemat Biaya Hidup

Kurangi tagihan listrik dengan mematikan produk elektrik yang tidak digunakan atau tidak terlalu penting, juga kurangi penggunaan listrik secara keseluruhan, misalnya mematikan lampu ketika tidur.
Kurangi tagihan pulsa, biar sekecil apapun, karena untuk zaman serba digital dan internet ini, pulsa merupakan hal yang sangat signifikan pengaruhnya terhadap tagihan.
Jika menggunakan asuransi, pilihlah paket yang tidak terlalu membutuhkan biaya bulanan yang tinggi.
Kurangi tagihan laundry dengan cara mencuci pakaian sendiri di rumah, boleh setiap weekend.
Jaga kesehatan, karena seberapa pun besarnya pendapatan Anda akan cepat habis jika Anda sakit-sakitan.

Hal Lain yang Bisa Anda Lakukan Setelahnya

Nah, setelah Anda menerapkan cara menghemat biaya hidup di atas dengan baik, kini keuangan pribadi Anda sudah jauh berubah ke arah yang lebih baik. Dan kemungkinan besar Anda memiliki dana lebih untuk dialokasikan.

Mungkin Anda sekarang memiliki persoalan, “Saya memiliki dana lebih namun tidak tahu harus berbuat apa dengannya.”

Anda bisa memanfaatkannya untuk menabung. Tabungan adalah sesuatu yang sangat penting dalam mempersiapkan masa depan.

Dengan dana lebih tersebut, Anda harus membuka tabungan, dan jika perlu, buka sebuah rekening bank khusus untuk menyimpan dana lebih tersebut sebagai tabungan
Untuk urusan gaya hidup, kesan boros memang sangat melekat pada diri wanita. Mulai dari belanja, makeup, keperluan harian bahkan kecantikan, wanita biasanya tidak segan-segan untuk menggelontorkan uang yang tidak sedikit jumlahnya.

Kebiasaan boros tersebut kerap membuat uang dan tabungan menipis sehingga kondisi keuangan pun kian memburuk. Hal ini jelas.

Jika kamu merupakan satu dari sekian banyak wanita yang terhitung boros dalam hal pengeluaran, terutama untuk kepentingan gaya hidup seperti yang disebutkan tadi, maka kamu perlu membaca dan mengaplikasikan tips hemat untuk wanita berikut ini:

6 Tips Hemat Untuk Wanita yang Wajib Diterapkan

1. Mulai Bukukan Catatan Pengeluaran

Ini wajib. Agar arus pengeluaran bisa dengan mudah diketahui, mulailah mencatat setiap pengeluaran yang kamu lakukan. Dengan begini, kamu bisa tahu hal mana yang paling banyak berpengaruh pada melorotnya keuangan kamu.

Setelah mengetahui pengeluaran untuk keperluan apa yang paling banyak menyedot tabungan kamu, perlahan kamu sudah bisa mulai mengurangi atau bahkan menguranginya.

Agar lebih gampang mempraktekkannya, tuliskanlah pendapatan kamu di bulan ini. Tulis angkanya di bagian atas.

Kemudian di bawahnya, urutkanlah setiap pengeluaran kamu, dari angka hingga detil keperluannya per hari. Di akhir bulan kamu bisa menjumlah total pengeluaran dan dikurangi dengan total pendapatan kamu di bulan itu.

Bulan demi bulan berlangsung, kamu pasti tahu pengeluaran untuk keperluan apa yang paling banyak menyedot keuangan kamu. Mulai untuk menghemat ya.

2. Kurangi Belanja

Belanja memang asyik. Inilah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi kamu para wanita. Namun, seringnya berbelanja tentu saja akan mengikis keuanganmu dengan pasti. Meski kegiatan ini memang tidak bisa dilepaskan sepenuhnya, paling tidak kamu bisa menguranginya. Ingat, tujuan kamu adalah untuk menghemat keuangan.

3. Manfaatkan Diskon

Menyambung bagian sebelumnya, memanfaatkan diskon besar-besaran ketika berbelanja paling tidak bisa mengurangi jumlah total pengeluaranmu dari yang seharusnya.

Ada banyak event yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan diskon besar-besaran ketika berbelanja. Namun, jangan sampai gara-gara keasikan memanfaatkan diskon justru malah membuat kantongmu kering, ya.

4. Kurangi Nongkrong

Kamu mungkin tidak banyak jajan ketika nongkrong. Namun sebenarnya masalahnya bukan apa yang kamu beli ketika nongkrong, tapi frekuensi aktivitas nongkrong itu sendiri. Ketika nongkrong mungkin secangkir kopi tidaklah masalah dan terasa bagi keuangan kamu.

Namun, di akhir bulan, ketika kamu menghitung kembali jumlah pengeluaran, biaya untuk membeli kopi ketika nongkrong itulah yang ternyata sangat signifikan pengaruhnya bagi pengeluaran kamu.

Untuk itu, sekecil apapun biaya yang kamu keluarkan namun kamu mengeluarkannya dengan sering, tetap saja akan membuatmu lebih boros dalam keuangan.

Kurangilah nongkrong di luar rumah. Alternatifnya, undang teman-teman kamu untuk berkumpul di rumah kamu. Di sana kamu bisa menghabiskan waktu dengan bebas bersama teman-teman kamu sepuasnya.

5. Pergunakan Kartu Kredit Dengan Cerdas

Dalam beberapa kasus, kartu kredit merupakan jebakan tersendiri. Kemudahan yang diberikannya justru akan menjerumuskan jika tidak cerdas dalam menggunakannya.

Mendahulukan pembayaran dengan kartu kredit untuk berbagai jenis keperluan bisa membuat tagihanmu kemudian membengkak. Selanjutnya, kamu akan kerepotan dalam menutup tagihan dan keuanganmu pun akan kacau.

Apalagi, banyak diskon yang secara khusus diberikan kepada pengguna kartu kredit ketika berbelanja, seakan mempertegas ‘jebakan’ ini. Ketika kamu terlena dengan diskon tersebut maka kamu pun akan terdorong untuk menggunakan kartu kredit secara berlebihan sehingga mengganggu keuanganmu karena harus menutup tagihan.

6. Masak dan Makan di Rumah

Masak di rumah dan bawalah bekal ke tempat kerja atau kampus kamu. Peralatan memasak dan bahan-bahan makanan lebih terjangkau dan bermanfaat untuk jangka panjang ketimbang membeli makanan di luar.

Meski memang sedikit merepotkan, tetapi memasak dan makan di rumah jauh lebih efektif dalam menekan pengeluaran untuk urusan makan. Dengan begini setidaknya kamu dapat menghemat hingga 40% dari total pengeluaran kamu setiap bulannya.
Siapa saja pasti pernah boros dalam menggunakan uang, baik sadar maupun tidak. Tapi seringnya, kesan boros melekat erat dengan wanita. Baik lajang maupun ketika sudah menjadi ibu, wanita kerap terobsesi dengan banyak hal sehingga pundi-pundi uang cepat menipis.

Wanita harus bisa mengelola keuangan karena akan berpengaruh di masa-masa berikutnya. Misalnya ketika seorang wanita sudah menikah, ialah yang akan memegang kendali atas keuangan keluarga nantinya. Ia jugalah yang akan berperan dalam mendidik anak agar mampu mengontrol keuangan, tahu bagaimana cara efektif mengendalikan keuangan.

Oleh karena itu, kemampuan untuk mengatur keuangan tentu sangatlah penting bagi setiap wanita, saat ini atau ketika sudah berkeluarga nanti. Tanpa kamu sadari, inilah berbagai kesalahan yang sering dilakukan wanita dalam mengatur keuangan:

6 Kesalahan Wanita dalam Mengatur Keuangan

1. Tidak Mencatat Pengeluaran

Mencatat pengeluaran sangat penting dalam semua aspek yang membutuhkan uang, baik itu dalam skala perusahaan hingga keuangan pribadi dan keluarga. Tanpa mencatat pengeluaran, kamu tidak akan tahu ke mana saja uang kamu telah dialokasikan.

kamu pasti pernah berpikir, “kok duit yang tadi tinggal segini?” Tanpa catatan pengeluaran yang jelas kamu tidak akan tahu untuk keperluan apa saja uang tersebut telah digunakan. Hal ini jelas mengganggu keuangan.

Dengan mencatat pengeluaran, kamu akan tahu apa yang harus dikurangi dan apa yang harus diutamakan dalam kebutuhan sehari-hari, sehingga kondisi finansial kamu tetap sehat di kemudian hari.

2. Tidak Memprioritaskan Kebutuhan

Wanita lebih sering ‘latah’ dalam membelanjakan uangnya. Hal ini tidak bisa dipungkiri. Jika berhubungan dengan belanja, wanitalah yang akan sangat responsif dalam menanggapinya.

Latah dalam memenuhi keinginan akan sangat mengganggu keuangan kamu.  Padahal, masih banyak sekali kebutuhan yang harus kamu penuhi sementara keuangan sudah menipis.

Agar keuangan tidak terganggu, prioritaskanlah segala kebutuhan terlebih dahulu. Sisanya bisa kamu tabung, bisa kamu investasikan, atau bisa kamu belikan berbagai keperluan lainnya.

3. Tidak Menyediakan Simpanan Cadangan

Perlu kamu ketahui bahwa setiap orang dalam berbagai keadaan haruslah memiliki simpanan cadangan. Tak terkecuali kamu. Simpanan cadangan itu nantinya bisa digunakan untuk berbagai keperluan tak terduga lainnya, misalnya untuk memperbaiki mobil kamu yang tiba-tiba mogok dan sebagainya.

Sisihkanlah uangmu untuk keperluan ini agar simpanan cadangan ini bisa menjadi penyelamat jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

4. Tidak Mempersiapkan Tabungan

Seberapa pun uang yang kamu miliki saat ini tidaklah untuk dihabiskan saat ini juga. Milikilah tabungan. Sebaiknya, bukalah sebuah rekening baru khusus untuk menabung.

Setiap kali uang yang kamu miliki tersisa, berapa pun jumlahnya, daripada kamu gunakan untuk keperluan yang tidak terlalu penting, lebih baik ditabung, bukan?

5. Tidak Digunakan Untuk Investasi

Jika menabung adalah salah satu cara mempersiapkan keuangan yang lebih mantap di hari nanti, berinvestasi bisa menjadi alternatif yang lebih baik lagi. Ketika kamu menabung, uang yang kamu simpan bersifat pasif, artinya hanya diam menganggur begitu saja.

Namun, ketika kamu berinvestasi, kamu berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi di mana kamu bisa melipatgkamukan uang hasil investasi yang kamu lakukan.

Oleh karena itu pilihlah media investasi yang cocok untuk kamu, bisa berinvestasi reksadana atau pun berinvestasi melalui KoinWorks, di mana nantinya selain mendapatkan keuntungan besar dari dana yang telah kamu investasikan sebagai pendana, kamu juga turut membantu pengembangan bisnis pengusaha lokal.

Intinya, mulailah berinvestasi untuk lebih memantapkan kondisi finansial kamu.

6. Sembarangan dalam Meminjamkannya

Pada detik ini pun ada banyak sekali orang yang membutuhkan uang di luar sana, tak terkecuali kerabat dekat atau pun keluarga kamu. Namun, jangan sembarangan dalam meminjamkan uang.

Selain kamu harus memahami dengan baik kepada siapa kamu meminjamkan uang, kamu juga harus siap bahwa uang yang kamu pinjamkan tidak akan kembali pada hari ini juga. Jadi, kamu sebaiknya tidak sembarangan dalam meminjamkan uang.

Penutup

Dengan mengetahui beragam kesalahan yang sering dilakukan wanita dalam mengatur keuangan, paling tidak kamu sekarang sadar bahwa apa yang telah kamu lakukan sebelumnya membuat keuangan kamu menjadi lebih kacau.

Pahamilah beragam kesalahan di atas dan cari cara bagaimana menghindarinya agar keuangan kamu bisa lebih teratur. Wanita harus pintar dalam mengatur keuangan ya.
Banyaknya kegiatan terkadang membuat kita ingin ‘kabur’ untuk segera menikmati liburan.Tetapi, padatnya jadwal aktivitas harian tentu membuat kita tidak leluasa untuk berlibur, apalagi bila cuti sudah habis terpakai dan simpanan uang sudah habis digunakan untuk belanja keperluan lain.

Setiap tahun pasti ada momen libur panjang sehingga kita memiliki kesempatan untuk menikmatinya.

Entah itu liburan akhir tahun, jeda pertengahan tahun, atau hari-hari mepet seperti long weekend, setiap tahun pasti ada saja libur panjang yang membuat kita bisa lepas dari kesibukan harian meski untuk sementara waktu.

Nah, untuk menikmati hari libur, traveling menjadi salah satu kegiatan favorit yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang, mungkin Anda pun begitu.

Tips Biar Bisa Traveling Setiap Tahun

Biar bisa traveling setiap tahun, apa yang akan Anda lakukan? Tentu membuat perencanaan, baik itinerary atau budgeting harus jelas sebelum bepergian. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan biar bisa traveling setiap tahun:

I. Menyusun Rencana Perjalanan (Itinerary)

Nah berangkat dari sini, cobalah membuat rencana perjalanan yang lengkap dan terarah, mulai dari waktu hingga di mana dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama traveling.

1. Tentukan Waktu Traveling

Pertama-tama, cek kalender Anda. Dari tanggal berapa hingga tanggal berapa Anda bisa berlibur? Berapa hari yang Anda punya untuk berlibur? Tetapkan tanggal yang tepat dan berapa lama waktu yang Anda miliki untuk berlibur.

Dengan mengetahui jumlah hari libur yang dimiliki, Anda kemudian bisa menentukan berapa hari Anda akan traveling dan menentukan tujuan traveling, entah destinasi wisata yang jauh atau yang dekat-dekat saja.

Kemudian Anda juga bisa menentukan waktu keberangkatan dari jauh-jauh hari sebelum hari H, sehingga Anda bisa membuat perencanaan untuk keperluan lain.

Anda juga harus bisa menentukan kapan harus pulang, sehingga tiket moda transportasi bisa dipersiapkan lebih awal. Bila perlu, siapkan tiket untuk keberangkatan dan pulang.

2. Tentukan Destinasi Traveling

Bila sudah mengetahui berapa hari libur yang Anda miliki, Anda kemudian harus menentukan destinasi traveling.

Bila memiliki hari libur sekitar seminggu lebih, Anda bisa traveling antar-pulau atau bahkan ke luar negeri sehingga waktu yang Anda miliki lebih cukup dan traveling bisa Anda nikmati dengan lebih memuaskan.

Atau sebaliknya, bila liburan cuma sebentar, sekitar tiga hari, Anda tetap bisa traveling meski di destinasi yang dekat-dekat saja, asal liburan bisa dinikmati lebih memuaskan.

3. Rangkum Itinerary Anda

Berapa lama waktu yang Anda miliki untuk berlibur? Berapa biaya yang dibutuhkan? Bila Anda berencana untuk traveling ke suatu destinasi yang belum pernah dikunjungi, cari tahu informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.

Buatlah daftar destinasi wisata yang ingin Anda kunjungi beserta timeline-nya, dan cari tahu berapa biaya untuk masing-masing kegiatan di sana.

Di setiap destinasi, kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan dan bagaimana rincian biayanya. Belum lagi biaya menginap transportasi, jajanan di jalan, oleh-oleh dan sebagainya.

Bila Anda mengikuti open trip atau tour justru lebih baik lagi karena biasanya sudah diurus oleh pihak manajemen/panitia.

II. Mempersiapkan Dana (Budgeting)


Setelah Anda menyusun rencana perjalanan (itinerary) dengan baik, selanjutnya yang Anda perlukan adalah mempersiapkan dana untuk merealisasi itinerary tersebut, termasuk mempersiapkan dana darurat bila terjadi sesuatu di luar dugaan sehingga membutuhkan dana untuk menyelesaikannya.

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda terapkan agar bisa traveling setiap tahunnya.

1. Hemat

Rencana Anda mungkin sudah sangat matang, dan nominal biaya untuk perjalanan Anda sudah ditentukan. Sekarang, bagaimana caranya agar nominal tersebut bisa terpenuhi?

Berhemat merupakan salah satu alternatif yang bisa Anda terapkan untuk mencapai target tersebut.

Biar bisa berhemat, cobalah membedakan budget untuk keperluan sehari-hari dengan budget lain khusus untuk keperluan yang tidak terlalu mendesak. Setelah itu, baca juga tips berhemat ini.

2. Menabung

Agar bisa mencapai target dana dengan cepat, mulailah menabung dengan uang yang sudah dihemat tadi.

Jika bisa, buat rekening khusus dan kumpulkan sisa uang yang sebelumnya sudah dihemat atau dari sekian persen gaji Anda per bulan ke dalam rekening tadi.

Misalnya, 20% dari gaji Anda disisihkan untuk ditabung. Contoh, gaji Anda setiap bulan adalah Rp 6 juta, jadi:

20% x Rp 6 juta = Rp 1,2juta
Jadi sebanyak Rp 1,2 juta yang bisa Anda kumpulkan setiap bulannya.

Bila budget yang Anda butuhkan saat traveling nanti adalah sebesar Rp 5 juta, maka:

5/1,2 = 4,16
=> kurang lebih selama 4 bulan Anda sudah bisa mencapai target dana untuk traveling saat liburan nanti.
Kekecewaan dapat terjadi ketika sesuatu yang kita dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi yang kita inginkan.

Karena ketidakpastian melekat pada kehidupan kita, maka kekecewaan terus dapat timbul ketika kita mengalami penurunan performa keuangan kita, seperti profit bisnis menurun, membuat keputusan keuangan yang salah, dan keadaan di luar kendali yang dapat memangkas tabungan Anda.

Kecewa boleh saja, tetapi tidak boleh terus kecewa pada finansial Anda. Kenapa? Karena dapat menurunkan motivasi Anda untuk menjalankan rencana finansial Anda dan memungkinkan untuk tidak tercapainya impian Anda

Saatnya Anda bangkit dari keterpurukan keadaan Anda saat ini. Biarkan kekecewaan pada finansial Anda menjadi pelajaran penting untuk Anda melangkah dalam menuju kesuksesan finansial.

Karena kesuksesan berawal dari kegagalan yang terjadi. kita harus beradaptasi untuk menghadapi kegagalan-kegagalan dalam berinvestasi. kita dapat meminimalkan risiko yang ambil, tetapi tidak dapat menghilangkan risiko tersebut.

Tips Memperbaiki Kondisi Finansial, yaitu:

1. Buang Kesedihan Anda.

Kesedihan merupakan hal yang normal dan dapat dimengerti. Tetapi kesedihan secara terus menerus menyulitkan Anda untuk sembuh dari kekecewaan.

Untuk membantu Anda untuk membuang kesedihan Anda, carilah mentor atau orang terdekat untuk bisa mengutarakan kesedihan Anda dan membantu untuk berkonsultasi tentang masalah finansial Anda.

2. Terima keadaan finansial Anda

Ketika kegagalan sudah terjadi, Anda tidak bisa mengubah hal yang sudah terjadi. Anda hanya bisa menerimanya dan bersiap-siap untuk maju kedepan.

Anda tentu akan terus menyalahkan diri Anda sendiri, tetapi itu akan memperburuk situasi Anda. Terimalah keadaan Anda dan bersiap untuk mengambil langkah untuk membalikan keadaan.

3. Menyadari Tindakan yang Salah

Untuk dapat berpindah dari kekecewaan finansial, Anda harus mengerti keadaan yang dapat menyebabkan hasil yang tidak diinginkan.

Dengan mengetahui kesalahan Anda dan mengenali penyebab finansial Anda menurun, hal ini dapat membantu untuk menghindar dari masalah ini di masa yang akan datang.

4. Rencanakan Tindakan Berikutnya

Pikirkan langkah-langkah yang memungkinkan untuk memulihkan finansial Anda yang menurun. Jika Anda berjuang untuk melunasi hutang-hutang yang Anda bayar, maka cobalah untuk mencari dana darurat untuk menutupi hutang tersebut.

Jual atau sewakan barang yang tidak berproduktif Anda, untuk meringankan beban hutang Anda.

5. Mencoba Hal yang Baru

Bila tindakan Anda yang sebelumnya menyebabkan finansial Anda menurun, maka saatnya untuk mencoba tindakan baru untuk memperbaiki finansial Anda. jangan mengharapkan hasil yang berbeda jika Anda terus melakukan tindakan yang sama.

Cari jenis investasi yang baru dan pelajari investasi tersebut. mulailah investasi dengan sedikit demi sedikit ketika mencoba investasi yang baru, agar risiko kerugian tidak besar karena jumlah investasi yang sedikit.
Mengambil langkah untuk berinvestasi bisa jadi keputusan yang tidak mudah. Kamu harus mempersiapkan kondisi keuangan kamu terlebih dahulu.

Jika kondisi keuangan sedang tidak bagus kemudian mengambil investasi seperti deposito dengan iming-iming bunga deposito tertinggi, bisa saja kamu akan mengalami kerugian.

Bukan hanya kerugian di investasi tersebut melainkan juga pada kondisi keuangan. Oleh sebab itu, penting untuk memahami kondisi keuangan terlebih dahulu sebelum memutuskan terjun ke dunia investasi.

Tanda Keuangan Keluarga Tidak Sehat

Paling tidak, ada 5 tanda bahwa keuangan keluarga kamu sedang tidak sehat. Apa sajakah?

1. Utang per bulan melebihi 25% dari total penghasilan

Tidak sedikit jumlah orang yang saat ini memiliki angsuran tiap bulan yang harus dilunasi seperti angsuran rumah, perabotan, kendaraan dan lain sebagainya.

Jika total jumlah angsuran ini melebihi angka 25% dari total penghasilan dalam satu bulan, maka ini pertanda bahwa keuangan kamu sedang tidak sehat.

Kamu harus mencari solusi untuk menekan angka 25% itu. Jika angsuran tidak bisa diganggu-gugat, maka caranya adalah dengan menambah penghasilan.

Carilah tambahan penghasilan di luar penghasilan rutin seperti mencoba untuk berjualan online baju, tas, sepatu, kerajinan atau yang lainnya.

Tidak perlu barang milik kamu sendiri yang dijual. Bisa dengan menjadi seorang dropshipper sehingga tidak perlu modal.

2. Tidak memiliki jumlah saldo tabungan yang lebih dari 3 x pengeluaran rutin dalam satu bulan

Yang dimaksud dengan saldo tabungan adalah tabungan murni di luar uang yang akan dipakai buat kebutuhan bulanan.

Misal, jika kebutuhan bulanan yang akan keluar adalah 5 juta, maka saldo tabungan yang harus dimiliki adalah 3 x 5 juta, sama dengan 15 juta rupiah.

Uang 15 juta yang ada di tabungan ini bisa diambil sewaktu-waktu atau saat kebutuhan darurat. Ini penting untuk diperhatikan agar keuangan berjalan sehat.

Jika tidak memiliki saldo tabungan, tentu meminjam akan jadi solusi sesaat tapi akan berakibat semakin memburuknya kondisi keuangan.

3. Tidak memiliki proteksi keuangan

Ada yang mengatakan proteksi keuangan di sini berhubungan dengan asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

Namun, ada juga yang mengaitkan dengan investasi. Investasi bisa dijadikan cara untuk memproteksi keuangan kamu.

Contoh investasi emas atau investasi properti seperti tanah, rumah, kontrakan dan lainnya yang dapat memberikan rasa aman terhadap keuangan keluarga. Jika tidak memiliki proteksi keuangan, maka saat uang kamu sudah habis, kamu masih masih aman.

4. Tidak memiliki dana pensiun

Dana pensiun bukan untuk mereka saja yang bekerja sebagai abdi negara melainkan juga bagi siapa saja termasuk freelancer atau wiraswasta.

Caranya adalah memiliki tabungan yang dikhususkan untuk usai tua dan tidak boleh diambil hingga usia tua nanti.

Ini adalah cara terbaik untuk bisa memiliki dana pensiun. Jika kamu memiliki lahan investasi yang bisa likuid, maka bisa juga dijadikan dana usia senja.

5. Tidak bebas utang konsumtif

Utang konsumtif seperti kartu kredit juga kredit lainnya yang bersifat konsumtif sebaiknya dilunasi terlebih dahulu sebelum memulai untuk berinvestasi.

Investasi adalah cara terbaik untuk mengamankan kondisi keuangan keluarga namun jika masih memiliki utang konsumtif, bisa berakibat buruk pada nilai investasinya karena jika investasi tidak likuid, kamu akan kesusahan untuk melunasi utang konsumtif tersebut belum lagi jika utang mengharuskan kamu melunasi segera. Oleh sebab itu, prioritaskan untuk menyelesaikan urusan utang konsumtif ini.

Maka, jangan berpikir untuk menaruh uang di bank dengan tujuan investasi deposito lantaran mengetahui bunga deposito tertinggi yang menguntungkan ketika masih memiliki utang konsumtif yang bersifat wajib untuk dilunasi.

Jika kamu lebih memilih untuk berinvestasi ketimbang membayar utang konsumtif, maka kamu bisa saja memiliki masalah keuangan bahkan masalah lain yang berhubungan dengan pelunasan utang konsumtif tersebut.

Perencanaan yang matang memang menjadi kunci kesuksesan dan kesehatan kondisi keuangan, sehingga antara pendapatan dan pengeluaran bisa berimbang bahkan kalau bisa pengeluaran lebih kecil dari pendapatan sehingga saldo tabungan akan terus meninggi dimana kondisi ini sangat bagus sekali karena semakin tinggi saldo tabungan, semakin aman pula kondisi keuangan. Jangan malah yang terjadi sebaliknya.
Pay day atau Tanggal Gajian adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh semua karyawan. Hal ini yang menjadi alasan banyak orang yg sudah bekerja rela bekerja lebih keras agar pendapatan bulanannya dapat bertambah.

Tetapi apakah hanya gaji yang bisa menambahkan penghasilanmu setiap bulan? Banyak kemungkinan dan kesempatan yang bisa kamu pakai sebagai sarana untuk membuat gaji kamu semakin besar dengan sendirinya. Filosofi inilah yang bisa kamu pakai untuk mencari alternatif investasi tambahan penghasilan, yang tidak hanya membuat pendapatanmu bertambah setiap bulan, tapi juga membuatmu jadi seorang Investor Muda.

Ada beberapa trik dan tips yang bisa kamu gunakan sebagai alternatif investasi agar kamu yang masih muda bisa naik gaji setiap bulan dan jadi investor. Menabung atau investasi sangat baik dibiasakan saat muda, karena investasi sangat berhubungan erat dengan lama atau waktu. Nah bagi kalian yang masih muda, jangan melewatkan tips ini supaya bisa dapat gaji lebih setiap bulannya.

“Banyak kemungkinan dan kesempatan yang bisa kamu pakai sebagai sarana untuk membuat gaji kamu semakin besar dengan sendirinya.”

Tips Menambah Penghasilan Setiap Bulan

1. Kongsi bisnis dengan teman

Berbisnis menguras sangat banyak waktu dan tenaga, biasanya sangat sulit untuk dilakukan disaat memiliki pekerjaan tetap. Namun kamu dapat mengumpulkan teman-teman sekolah atau kuliah yang memiliki misi hidup yang sama untuk menjalankan suatu bisnis.

Sebuah bisnis biasanya muncul dari ide yang dapat mencoba menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Mencari sebuah tim, membuat perencanaan finansial, sampai menjalankan bisnis itu sendiri.

Kerugian dengan kongsi bisnis adalah kamu tetap harus menyisihkan waktu yang cukup banyak dalam membangun bisnis baru ini. Apabila tidak, bisnis ini bisa saja berjalan diluar kendali kamu. Selalu berhati-hati dan banyak belajar dari pebisnis sukses lainnya.

2. Mencicil tempat tinggal dengan KPR


Kalau kamu memiliki modal yang cukup untuk mencicil tempat tinggal, adalah suatu ide yang cemerlang. Banyak sekali pebisnis yang memulai karirnya dari bisnis Properti. Banyak orang bilang bahwa bisnis jual-beli lahan adalah bisnis yang susah rugi karena semakin lama lahan terutama di Jakarta semakin menipis dengan semakin cepatnya berkembang bisnis properti dan pembangunan dimana-mana.

Salah satu kekurangan KPR adalah down payment atau DP yang cukup tinggi, apalagi dengan ditetapkan pemerintah bahwa minimal DP bagi pembelian tempat tinggal sebesar 20%.

Salah satu trik yang baik saat memilih tempat tinggal untuk investasi adalah mencicil tempat tinggal di daerah yang sedang dikembangkan. Nilai investasi kamu akan semakin meningkat dengan seiring berkembangnya daerah tersebut. Pastikan kamu cukup jeli untuk memilih lokasi yang tepat.

3. Memberi pinjaman dengan bunga


Apakah seorang rentenir adalah orang yang jahat? Tergantung dari sudut pandang kamu melihat. Kamu dapat melihat bahwa seorang rentenir bisa menjadi penyelamat bisnis orang lain. Sebagai bisnis, perputaran uang selalu menjadi masalah yang sering terjadi. Bagi bisnis yang mengalami masalah di perputaran uang, mendapatkan dana tambahan bisa menjadi penyelamat bisnisnya.

Salah satu praktik finansial terbaru adalah masuk ke ranah teknologi dengan mengacu pada proses pinjaman berbunga, yaitu Peer to Peer Lending Platform.

Berinvestasi melalui Peer to Peer Lending atau yang biasa di sebut P2P Lending dapat memberikan berbagai keuntungan selain membantu bisnis yang membutuhkan, mendapat bunga pinjaman, serta pinjamanmu dibayarkan setiap bulan agar kamu dapat melipat-gandakan investasimu. P2P Lending adalah tempat berinvestasi alternatif yang bisa kamu coba untuk menyimpan uang.

4. Membeli barang antik


Bagi kamu yang suka menyimpan barang, barang antik bisa menjadi pilihan yang baik untuk melipat gandakan uang. Barang antik, selain menjadi koleksi yang menarik juga dapat menjadi penghasilan yang besar. Banyak sekali komunitas atau pengumpul barang antik yang rela membayar harga tinggi untuk barang yang kamu kumpulkan seperti uang logam, vas, lukisan, ukiran kayu, dan lainnya.

Melihat banyaknya peluang alternatif investasi yang tersedia, apakah kamu sudah siap menyisihkan sebagian gajimu untuk diinvestasikan? Sering kali terjadi saat kita ingin berinvestasi, tetapi gajimu sudah habis di awal bulan. Selain kamu tahu dimana akan menaruh  uang kamu, ikuti langkah-langkah ini untuk dapatkan hasil maksimal!

1. Investasi 10%

Selalu sisihkan pertama 10% dari gajimu untuk memilih alternatif investasi yang kamu suka. Jika ada lebih dari 1 jenis investasi yang kamu ingin coba, silahkan bagi dengan rata. Masih bingung mengenai investasi yang perlu dipilih? Ikuti saran dan tips memulai investasi hanya dengan 10% gajimu dari KoinWorks.

2. Sehari-hari 40%

Atur pengeluaran makan dan kehidupan sehari-hari sampai 40% gajimu. Jangan sampai kamu kelaparan ya. Apabila kamu tidak menjaga kesehatanmu dan jatuh sakit, maka akan ada pengeluaran yang tidak terduga. Sebaiknya kamu selalu menjaga kesehatan dengan hidup sehat.

3. Tempat tinggal 15%

Tidak tinggal dengan orang tua? Sisihkan 15% saja dari gajimu untuk tempat tinggal. Hal yang paling penting perlu kamu perhatikan dalam memilih tempat tinggal adalah kebersihan. Pastikan kamu membayar untuk tempat tinggal yang bersih.

Bagi kamu yang masih tinggal dengan orang tua, ada baiknya kamu bisa menyisihkan sebagian untuk menambah alternatif investasi yang kamu gunakan.

4. Belanja 20%

Jangan buat rajin menyimpan menjadi hal yang menyiksa, sisihkan 20% dari gajimu untuk bersenang-senang seperti berbelanja. Berbelanja secara online atau offline adalah kebutuhan dari setiap manusia. Bersikap irit bukan berarti kamu jadi orang yang pelit. Irit adalah menjaga keuanganmu sesuai dengan kemampuanmu

5. Cicilan 15%

Membeli barang dengan cicilan adalah godaan yang paling sulit dielakkan. Atur cicilanmu tidak lebih dari 15% gajimu setiap bulan. Cicilan yang paling populer adalah cicilan telepon genggam, televisi, mobil atau tempat tinggal. Coba untuk selalu menyelesaikan cicilanmu terlebih dahulu sebelum mengambil cicilan baru.

Simple kan pembagiannya? Dengan membagi gaji dan investasi secara cermat kamu bisa mendapat keuntungan yang besar serta berlipat ganda.

Nah gaji kamu tidak akan pernah kekurangan dan bahkan gajimu akan semakin bertambah setiap bulannya. Kalau kamu hitung dengan benar, maka cukup dengan menginvestasikan 6% dari gaji kamu setiap bulannya, kamu bisa dapat 1 bulan gaji tambahan di akhir tahun. Bagi kamu yang penasaran simak perhitungan Sisihkan 6% gaji untuk dapatkan 1 bulan gaji tambahan. Yuk mulai membiasakan menyimpan uang sejak muda agar gaji kamu bisa naik setiap bulan.
Daftar Media Sosial yang Kini Sudah Punah – Media sosial atau social media memang tidak bisa lepas dari gaya hidup masyarakat modern saat ini terutama untuk kalangan muda. Media sosial seperti Facebook, Twitter, Line, WhatsApp dan lain sebagainya memang sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.

Di media sosial tersebut, setiap orang bisa melakukan apa saja seperti membahas deposito bank, politik, sosial, dan lain sebagainya bahkan juga untuk urusan bisnis.

Tapi, apakah kamu tahu jika sebelum ada media sosial seperti sudah disebut di atas ada juga media sosial yang pernah eksis tapi kini sudah punah?

7 Media Sosial yang Kini Sudah Punah

Bisa jadi, ada diantara kamu yang pernah menggunakan beberapa sosial media yang sudah punah berikut ini;

1. Friendster

Siapa yang tidak tahu Friendster? Sebelum ada Facebook, Friendster sangat digemari banyak anak muda untuk terhubung dengan teman yang lain.

Friendster layaknya media sosial yang berbasis web seperti Facebook. Setiap orang yang memiliki akun Friendster dapat berkomunikasi dengan pengguna Friendster lainnya.

Yang paling menarik adalah kamu bisa mengganti template atau background Friendster kamu dengan gambar yang kamu suka bahkan bisa disertai dengan musik sehingga ketika ada teman Friendster kamu yang berkunjung, musik bisa langsung berputar.

Biasanya, gambar background dan musik yang dipilih merupakan cerminan dari kepribadian atau perasaan pemilik akun Friendster tersebut.

2. MySpace

Bagi kamu anak band atau yang suka bermain musik, MySpace tentunya sudah tidak asing lagi. MySpace bisa dikatakan media sosial yang memiliki jaringan hingga terbesar di dunia waktu itu. Produsen MySpace adalah News Digital Media yang dimiliki oleh News Corporation.

Kamu bisa menggunakan media ini sebagai sarana untuk melakukan promosi karya musik kamu hingga ke seluruh dunia. MySpace juga memiliki fitur video layaknya YouTube untuk memamerkan karya musik pemiliknya.

3. MXit

Media sosial ini sempat eksis sekali pada tahun 2007 silam. Media sosial ini merupakan instant messenger mobile atau jaringan pesan singkat dengan menggunakan HP atau PC. Bisa dikatakan, MXit adalah ‘simbahnya’ WhatsApp, Line atau KakaoTalk.

4. Ebuddy

Hampir sama dengan MXit dimana aplikasi ini digunakan untuk mengirim pesan singkat. Bedanya adalah, kamu bisa menggunakan media sosial ini langsung dari situs dengan perangkat PC.

Jika kamu menggunakan HP, maka kamu perlu mendownload dan menginstal aplikasinya terlebih dahulu kemudian baru bisa digunakan. Untuk situsnya, kamu tidak perlu download dan install.

5. mIRC

Bisa dikatakan, media sosial ini adalah ‘simbah buyutnya’ aplikasi tentang chatting. Perangkat chatting ini sudah dibuat bahkan dari tahun 1995.

Bagi kamu yang sudah pernah menggunakannya, mungkin sudah tidak asing dengan kata “ASL PLZ?”. Istilah ini digunakan untuk meminta biodata secara singkat dengan lawan chatting.

Media sosial ini sempat memiliki pengguna yang terbanyak untuk kategori chatting karena telah diunduh hingga 9.129.578 kali melalui CNET.

6. Mini Friday

Media sosial ini juga sangat populer di jamannya. Yang paling menarik dari sosial media ini adalah kamu akan memiliki avatar dengan gambar atau wajah lucu yang berada di ruangan seperti café.

Kemudian avatar kamu bisa duduk atau berdiri dan mulai mengobrol dengan pengguna yang juga menggunakan avatar. Jadi, kesannya seperti di dunia nyata.

7. Mig33

Bisa jadi, kamu sempat menggunakan media sosial yang satu ini. Mig33 memang sangat terkenal bahkan penggunanya dikabarkan mencapai 50 juta orang dimana hampir setengah dari penggunanya adalah orang Indonesia.

Sosial media ini menawarkan pengguna untuk chatting dengan teman, menemukan teman baru, kirim kado virtual, main games, bertukar emoticon dan lain-lain.

Ya, semua memang indah jika kamu pernah mengalami masa media sosial yang sudah disebut di atas. Bahkan, bisa saja jika kamu pernah menggunakannya, kamu saat ini sedang teringat dengan seseorang atau teman yang pernah chatting atau berkomunikasi membahas apa saja bahkan bisa juga pernah membahas deposito bank melalui salah satu dari sosial media yang sudah disebut diatas.

Jika belum pernah, Anda bisa membayangkan dengan beberapa perbandingan media sosial yang sekarang sedang eksis seperti Facebook, Twitter, Whats App dan lain sebagainya. Tapi, tentunya ada kesan dan memori tersendiri bagi kamu yang pernah menggunakan media sosial di atas.
Indonesia semakin berkembang begitu juga dengan kota-kota besar yang ada di Indonesia. Pemerintah, memiliki tanggungjawab untuk terus mengembangkan kota-kota di Indonesia menuju kota pintar atau smart city.

Konsep smart city ini dapat memberikan pengaruh positif yang besar dari mulai menyelesaikan kemacetan, keamanan warga kota, penumpukan sampah dan lain sebagainya.

Baca Juga: Optimalisasi Keuangan oleh P2P Fintech Lending

Konsep smart city memang sedang menjadi tren saat ini. Seakan, setiap kota hendak menuju ke arah smart city.

Konsep Smart City dan Kota yang Telah Menerapkannya
Bagi pemerintah kota, tentunya mereka sudah memahami dengan baik bahwa untuk membuat smart city, tentu dibutuhkan dana.

Bukan tidak mungkin jika pemerintah juga menggunakan pinjaman mudah dalam memulai proyek ini. namun tentunya akan lebih baik jika pemerintah sudah menyiapkan rencana sebelumnya sehingga urusan modal atau biaya untuk menerapkan smart city ini tidak terkendala.

Lebih baik memang menggunakan uang kas pemerintah kota karena smart city ini bermanfaat untuk seluruh warga kota.

Konsep smart city di Indonesia boleh saja baru mengetengahkan tatanan kota yang akan memudahkan warga kota untuk mendapatkan informasi dengan tepat dan cepat.

Selanjutnya, tentu bisa dikembangkan lebih jauh lagi sehingga informasi yang diberikan juga bisa bertambah. Untuk saat ini, sudah ada beberapa kota besar yang menerapkan konsep smart city ini, yakni;


  • Jakarta
  • Surabaya
  • Bandung
  • Malang
  • Yogyakarta

Dalam sebuah event ‘Konferensi Smart City’ yang diadakan di ITB, ditemukan fakta menarik bahwa masyarakat Indonesia memiliki minat yang sangat tinggi terhadap teknologi, utamanya teknologi informasi.

Dari sini kemudian bisa dilihat bahwa pembangunan smart city memang tidak perlu untuk ditunda lagi. Sebaliknya, akan lebih baik jika pembangunannya semakin cepat untuk kota-kota yang lain juga.

Modal Menuju Smart City Sudah Ada
Modal untuk kota-kota di Indonesia agar menuju smart city juga tidak perlu diragukan lagi.

Menurut Mahfudz Siddiq selaku ketua Komisi I DPR, dimana beliau juga membawahi bidang luar negeri, pertahanan, komunikasi serta informatika termasuk juga intelijen mengungkapkan bahwa berdasarkan survei, pengguna internet di negeri ini mencapai 80 juta orang lebih 87% dari jumlah tersebut menggunakan internet untuk media sosial.

Selain itu, pengguna SIM card atau kartu telepon seluler yang ada di pasar juga sudah melampaui jumlah total penduduk Indonesia yakni mencapai 260 juta keping kartu.

Selanjutnya, keterampilan untuk menggunakan fasilitas internet dan juga teknologi informasi yang lain sudah sangat melekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia.

Target Kementerian Komunikasi dan Informatika di tahun 2016 ini adalah pengguna Internet di negeri ini mencapai hingga 150 juta orang.

Jumlah tersebut tentunya didominasi oleh orang-orang muda. Inilah yang membuat modal untuk menuju smart city sebenarnya sudah ada. Pemerintah kota tinggal melakukan proyek smart city secara segera.

Seorang budayawan, Yasraf Amir Piliang mengatakan untuk membuat smart city ini, harus disadari betul dengan adanya smart society (masyarakat cerdas).

Yasraf juga menuturkan penggunaan teknologi di dalam aktivitas sehari-hari bukanlah satu-satunya modal untuk menerapkan konsep smart city.

Ia menambahkan bahwa yang penting adalah bagaimana teknologi yang pintar ini kemudian bisa membuat masyarakat juga pintar. Jadi, yang cerdas bukan hanya teknologinya saja dan masyarakat tetap bodoh, melainkan harus seimbang.

Jika ada kontradiksi kultural, boleh saja teknologi semakin tinggi tapi masyarakat sendiri rendah. Masih menurut Yasraf, yang perlu diperhatikan berikutnya adalah ‘cultural lag’ atau pemisah antara teknologi dan cara berpikir masyarakat.

Bahkan, menurut walikota Surabaya, Bu Risma mengatakan bahwa Surabaya sudah menjadi pioneer dari smart city di Indonesia dengan menerapkan e-procurement dan e-government bahkan dari tahun 2002.

Selanjutnya ada konsep lain seperti e-monitoring, e-controlling, e-delivery dan e-budgeting yang kemudian diterapkan.

Jadi, memang sudah saatnya kota-kota di Indonesia menerapkan dan mengembangkan konsep smart city. Apalagi, pemerintah kota pastinya sudah memiliki dana yang bisa saja berupa pinjaman mudah atau dana dari kas pemerintah kota yang sengaja disiapkan atau bahkan bantuan dari pemerintah pusat untuk kemudian menerapkan serta mengembangkan konsep smart city ini sehingga seluruh masyarakat kota atau bahkan seluruh penduduk Indonesia dapat merasakan manfaatnya.
 Bagi sebagian orang, mengambil langkah untuk pensiun dini memang tidak bisa dihindari. Gaji kecil, hubungan dengan karyawan lain tidak baik, atasan tidak menghargai, terlalu banyak beban kerja dan lain sebagainya bisa menjadi beberapa alasan untuk pensiun dini.

Memikirkan modal pinjaman untuk menjadi pengusaha bisa juga menjadi alasan untuk pensiun dini bagi sebagian karyawan. Namun, sebelum kamu ikut-ikutan pensiun dini, coba perhatikan 5 kesalahan berikut ini dimana biasanya dilakukan oleh karyawan yang pensiun dini.

5 Kesalahan yang Dilakukan Oleh Karyawan yang Pensiun Dini

1. Tidak Menyiapkan Keuangan

Kamu tahu bahwa pensiun dini artinya kamu tidak akan memiliki penghasilan dari pekerjaan dimana kamu akan pensiun. Artinya, kamu tidak akan memiliki penghasilan atau keuangan rutin lagi. Jika kamu tidak menyiapkan keuangan di saat masa menganggur atau sebelum mendapatkan pekerjaan baru, tentu ini adalah masalah.

Kira-kira, dari mana kamu akan mendapatkan penghasilan usai pensiun dini. Hal baik jika memang setelah pensiun langsung diterima kerja di tempat lain. Bagaimana jika kalau tidak? Kalau waktu menganggur ternyata lebih lama dari yang dibayangkan sebelumnya, lalu kamu akan bagaimana?

2. Tidak Menyiapkan Langkah Selanjutnya

Pensiun dini merupakan langkah besar dalam karir kamu. Sehingga, harus dipikirkan dengan matang. Tidak sedikit karyawan yang ingin pensiun dini tapi tidak tahu langkah selanjutnya mau apa. Biasanya, ketika ditanya, ‘jika pensiun dini, nanti mau apa?’

Jawabannya adalah ‘Tidak tahu, yang penting keluar dulu’. Kondisi pekerjaan yang tidak nyaman dan alasan lain bisa menjadi sebab untuk pensiun dini walau langkah selanjutnya belum diketahui.

Namun, ini merupakan kesalahan. Oleh sebab itu, pastikan kamu memiliki langkah selanjutnya apakah menjadi pengusaha atau karyawan di tempat lain.

3. Pekerjaan Belum Jelas Usai Pensiun Dini

Jika pada poin sebelumnya kamu sama sekali tidak memiliki gambaran buat masa depan kamu, di sini lebih pada memiliki gambaran tapi belum jelas.

Sebagai contoh, kamu melihat ada lowongan pekerjaan di tempat lain dengan gaji yang lebih besar serta pekerjaan sesuai dengan bidang yang kamu minati.

Namun, syaratnya kamu harus keluar dari pekerjaan sekarang karena tidak mungkin bekerja di dua tempat di waktu yang sama. Keputusan untuk pensiun lebih dini untuk jenis pekerjaan yang belum jelas bisa menjadi risiko dan masalah tersendiri.

4. Tidak Memotivasi Diri

Memutuskan hubungan kerja bisa membuat kamu de-motivasi. Artinya, motivasi kamu bisa saja kemudian turun drastis.

Bisa dibayangkan jika sebelumnya kamu bisa disiplin karena harus bekerja, mendapatkan training dan lain sebagainya untuk selalu optimis dan termotivasi, maka usai pensiun dini bisa jadi kamu kehilangan motivasi.

Apalagi jika kemudian menyadari bahwa keputusan pensiun dini ternyata kesalahan karena pekerjaan baru tidak kunjung datang dan menjadi pengusaha pun tidak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Jika kondisi menganggur cukup lama, maka motivasi untuk bangkit akan hilang.

Tidak sedikit mereka yang menyesal namun tidak bisa mendapatkan pekerjaan sebelumnya dikarenakan pihak perusahaan sudah mendapatkan pengganti yang mungkin justru lebih baik dari kinerja kamu.

Maka, kehilangan motivasi bahkan untuk hidup bisa menjadi awal dari gagalnya semua mimpi.

Pada akhirnya, motivasi yang lemah akan memaksa kamu untuk menyerah dan berhenti serta menerima keadaan.

Jika begitu, selanjutnya kamu mungkin akan berpikir mau mencari jenis pekerjaan apa saja yang penting menghasilkan walau tidak sesuai dengan background dan passion. Itulah arti dari kata menyerah.

5. Tidak Meningkatkan Kemampuan dan Kompetensi

Dunia kerja memiliki ritme yang semakin cepat. Maka, dibutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan serta kompetensi yang tinggi pula untuk mengambilnya.

Bisa jadi, kemampuan yang kamu miliki saat ini juga belum tentu mampu untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat.

Kamu juga tidak menyadari bahwa untuk mendapatkan posisi kamu saat ini juga cukup sulit. Maka, jika pensiun dini tapi tidak meningkatkan kemampuan serta kompetisi, kamu akan tertinggal.

Jadi, bukan hanya modal pinjaman untuk menjadi pengusaha saja yang kamu pikirkan ketika akan pensiun lebih dini melainkan juga 5 poin diatas. Bahkan, jika pun ingin menjadi pengusaha, uang pesangon yang didapatkan bisa menjadi modal sebenarnya asal kemudian kamu mempersiapkan 5 hal di atas.
Zaman sudah berubah. Dulu, banyak orang yang bekerja sampai menginjak usia pensiun dan baru berhenti bekerja. Namun, sejak tahun 2000-an, banyak sudah orang atau karyawan yang memutuskan untuk pensiun dini.

Ada banyak alasan kenapa mereka memutuskan untuk berhenti bekerja. Ada yang menginginkan investasi mudah atau justru mengambil investasi yang lebih menantang seperti menjadi seorang pengusaha. Ada juga yang ingin berkarya di bidang lain.

Apapun langkah atau alasan Anda untuk memutuskan pensiun dini, ada 3 hal yang harus Anda pahami sebelum benar-benar pensiun walau usia masih produktif. Berikut catatannya;


3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Pensiun Dini

1. Memiliki Simpanan Cukup

Menurut ahlinya, jika Anda memutuskan pensiun dini, maka paling tidak Anda harus memiliki simpanan uang dengan jumlah 3 sampai 6 kali lipat dari biaya hidup bulanan Anda saat ini.

Jika biaya hidup Anda per bulan adalah 1 juta, maka paling tidak Anda memiliki simpanan dari 3 juta sampai 5 juta rupiah.

Jumlah ini jika Anda ingin berhenti bekerja dan kemudian beralih profesi. Sehingga, jika Anda memutuskan berhenti, ada uang simpanan sebagai persiapan dalam mencari profesi baru.

Lebih baik lagi jika profesi baru tersebut sudah Anda miliki sebelum memutuskan pensiun dini dari profesi sebelumnya. Sehingga uang simpanan tidak akan terpakai.

Selain itu, jika Anda memutuskan untuk menjadi pengusaha, maka uang simpanan yang harus dimiliki lebih besar lagi. Yakni hingga 12 kali lipat dari biaya hidup bulanan Anda saat ini. Ini belum termasuk modal. Modal usaha tidak termasuk di dalam angka 12 kali lipat tersebut.

Artinya, selain harus mempersiapkan uang sejumlah 12 kali lipat dari biaya bulanan, Anda juga harus memiliki uang untuk modal usaha Anda. Jumlah modal tergantung dari jenis usaha yang Anda jalankan.

2. Tentukan Strategi Jangka Panjang

Setelah Anda memiliki dana cadangan yang cukup baik untuk beralih profesi atau menjadi pengusaha, maka langkah selanjutnya adalah dengan menentukan atau membuat strategi jangka panjang yang sudah seharusnya menjadi pertimbangan Anda ketika akan memutuskan pensiun dini.

Menurut ahlinya, Anda sudah seharusnya memiliki rancangan atau gambaran kehidupan Anda ke depan. Jika Anda tidak memiliki gambaran hidup di waktu yang akan datang, maka sebaiknya Anda mengurungkan niat dari pensiun dini.

Gambaran hidup di masa depan memang berkaitan erat dengan apa yang akan Anda lakukan nantinya jika sudah melepas pekerjaan sekarang. Ini bukan berarti tentang pekerjaan apa yang selanjutnya Anda cari karena hal itu adalah langkah untuk jangka pendek.

Sedangkan langkah jangka panjang lebih pada di masa depan apa yang Anda inginkan atau kehidupan yang bagaimana yang Anda mau.

3. Lakukan Perubahan Gaya Hidup

Jika Anda memutuskan untuk pensiun dini, maka Anda harus bisa membuat penyesuaian gaya hidup Anda. Anda memiliki kebutuhan primer yang harus diutamakan serta dipenuhi sedangkan kebutuhan yang dirasa kurang penting bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan.

Jika saat ini Anda memiliki kebiasaan menonton film sebanyak 4 kali dalam satu bulan, maka sudah sewajarnya ketika pensiun dini Anda akan mengurangi menjadi satu kali dalam satu bulan atau bahkan menghilangkan karena dirasa tidak perlu.

Anda harus mempertimbangkan banyak hal terkait dengan penggunaan uang Anda. Pensiun dini memang bagi beberapa orang menjadi solusi untuk meraih sukses di masa depan, tapi bagi sebagian yang lain bisa sebaliknya yang terjadi karena kurang persiapan dan pengelolaan keuangan juga tidak baik.

Alhasil, penghasilan bulanan tidak diterima, masa depan juga tidak jelas. Maka pertimbangkan baik-baik ketika akan memutuskan untuk pensiun dini.

Jika keputusan Anda sudah bulat dan ingin menjadi pengusaha, Anda juga sudah sewajarnya mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha. Hal ini karena menjadi pengusaha adalah sesuatu yang berbeda dengan menjadi karyawan.

Ini juga bukan langkah sebagai investasi mudah, karena dunia usaha memiliki banyak resiko walau keuntungan yang didapat juga bisa banyak. Perbanyak informasi, wawasan serta mintalah saran kepada mereka yang sudah terlebih dahulu terjun ke dunia bisnis sehingga Anda akan tahu pahit manisnya menjadi pengusaha.
Berbelanja online kini seolah telah menjadi tradisi bagi semua orang karena jauh lebih praktis sekaligus lebih mudah. Bahkan banyak situs belanja online yang kini memiliki berbagai macam kerja sama dengan bank-bank nasional sehingga memudahkan pembayaran. Namun bagaimana jika barang yang Anda beli adalah barang yang berasal dari luar negeri?

Tentunya hal ini menjadi sulit bagi Anda untuk melakukan pembayaran menggunakan bank lokal. Anda perlu mengenal paypal, platform pembayaran online yang akan membuat Anda lebih mudah melakukan transaksi ataupun belanja online melalui situs yang berasal dari luar negeri. Seringkali belanja online luar negeri meminta kartu kredit sebagai pembayaran utamanya namun perlu diketahui jika tak semua orang-orang Indonesia memiliki kartu kredit sehingga paypal menjadi salah satu alternatif alat pembayaran yang bisa berperan sebagai kartu kredit.

Sebenarnya paypal itu adalah akun rekening secara online dimana Anda bisa menggunakan akun paypal tersebut seperti halnya sedang menjalankan transaksi menggunakan jasa bank. Namun dapat dikatakan jika paypal itu adalah bank virtual yang tidak nampak namun benar-benar ada di dunia maya. Anda sangat bebas untuk mengatur adanya pembayaran baik ketika melakukan pembelian maupun juga menerima pembayaran. Hanya saja paypal tak menerima sembarangan pembayaran namun hanya menerima saldo yang dibentuk dalam paypal dan mata uang yang digunakan adalah US dollar. Oleh sebab itu, Anda harus mengonversi atau mengubah uang rupiah Anda menjadi uang dollar yang nantinya akan langsung dimasukkan menuju rekening paypal milik Anda. Guna memperoleh tabungan yang disebut saldo ini, maka Anda dapat membelinya pada agen penjual saldo khusus paypal yang juga tersebar di lapak online atau dunia maya tanpa kesulitan karena kini semakin banyak orang yang melakukan bisnis penukaran.

Terdapat banyak sekali manfaat bagi orang lain sebagai pembeli maupun penjual online yang memiliki akun paypal sebagai berikut:

 Alat pembayaran yang jelas diterima secara internasional


Sudah banyak sekali ditemukan berbagai macam platform situs internasional yang menggunakan paypal sebagai penerima pembayaran sebagai contohnya adalah amazon, alibaba, ebay dan jvzoo. Bahkan yang lebih menariknya lagi, jika Anda hendak bepergian menggunakan pesawat pun, kini pemesanan tiketnya atau memesan akomodasi untuk trip dapat dilakukan dengan menggunakan pembayaran paypal. Pembayaran berbagai macam advertisement atau iklan yang terdapat pada twitter dan facebook juga telah menggunakan paypal sehingga lebih memudahkan siapa saja untuk dapat bertransaksi dengan mudah. Apalagi kini toko online yang terdapat di Indonesia pun juga memiliki akun paypal sehingga mereka bisa melayani pembeli dari berbagai negara dengan mudah.

Sebagai pengganti kartu kredit


Seperti yang telah dikatakan sebelumnya jika pembayaran internasional seringkali menggunakan kartu kredit sebagai prosedur pembayaran utamanya. Padahal bagi masyarakat di Indonesia, tidaklah mudah untuk memperoleh kartu kredit karena banyaknya syarat yang perlu dipenuhi. Apalagi, kartu kredit merupakan sebuah alat pembayaran yang memiliki sistem riba sehingga banyak sekali masyarakat Indonesia yang beragama muslim menghindari memiliki kartu kredit. Alasan lainnya adalah, mereka cenderung malas untuk membayar hutang ketika tagihan datang karena takut pengeluaran mereka tak terkontrol hingga akhirnya hutang menumpuk. Oleh karena itu, paypal mampu menggantikan posisi kartu kredit dan jauh lebih mudah tanpa perlu berhutang sebab Anda telah memiliki saldo tabungan dollar sebagai alat pembayaran.

Paypal adalah alat pembayaran instan


Dalam setiap sistem paypal sudah tersusun dengan rapi, detail dan memiliki struktur yang terorganisir dengan baik dimana dengan menggunakan pembayaran melalui paypal, maka Anda tidak perlu lagi melakukan konfirmasi pembayaran kepada penjual online untuk mengecek pembayaran apakah telah masuk atau belum. Dalam paypal, semua pemasukan dan pembayaran apapun akan langsung masuk dan juga diselesaikan pada saat yang bersamaan sehingga semua dana sudah tercatat dengan rapi sehingga tak perlu lagi ada konfirmasi apapun. Hal ini disebabkan karena paypal memiliki detail history yang sangat detail serta rapi sehingga data transaksi apapun akan langsung tercatat pada akun paypal pemilik sehingga lebih memudahkan Anda untuk menyusun adanya laporan keuangan.

Setelah Anda mengenal paypal, platform pembayaran online dengan jelas, maka Anda bisa mulai mempertimbangkan untuk membuatnya demi kebutuhan berbelanja online secara internasional atau global.