TRENDING NOW

no image
Memiliki media sosial seolah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Barangkali kamu salah satu di antaranya. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan mudah melalui media sosial. Mulai dari berinteraksi dengan banyak orang, menjual produk, hingga mencari tahu tentang kehidupan orang lain.

Poin yang terakhir ini menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak dilakukan pengguna media sosial. Sebagian besar orang sering menghabiskan waktu hanya untuk sekadar melihat aktivitas orang lain di media sosial mereka.

Apa pun aktivitas yang kamu lakukan melalui media sosial seharusnya bisa dilakukan dalam batas yang wajar. Artinya, semua kegiatan ini tidak akan mengganggu kehidupan pribadi kamu dan justru bisa membuat kehidupan kamu menjadi lebih baik dan terasa menyenangkan.

Namun, dalam praktiknya, media sosial justru kerap menimbulkan berbagai masalah, termasuk kecanduan. Di luar sana, ada banyak orang yang kecanduan dan tidak bisa berhenti online dan selalu aktif di media sosial mereka.

Bukan hanya merugikan dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka yang sangat berharga, melainkan hal ini bisa berdampak buruk bagi diri mereka sendiri.

Baca Juga: Manfaat Sosial Media untuk Mengembangkan Bisnis Sendiri

Berhenti dan Kembali Menata Diri
  Media Sosial
Berhentilah Sejenak dari Media Sosial Kalau Ingin Melakukan Hal-Hal Positif Lainnya

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan, tidaklah baik. Hal ini juga berlaku dalam penggunaan media sosial. Jika telah terbiasa menghabiskan banyak waktu untuk beraktifitas di media sosial dan tidak lagi bisa mengatur porsi yang wajar untuk hal tersebut, bisa jadi kamu telah kecanduan dan sulit berhenti.

Hal seperti ini sangat merugikan. Bukan hanya bagi diri sendiri, melainkan bagi orang-orang terdekat kamu juga. Bagaimana kamu bisa mengatur waktu dalam porsi yang tepat jika ternyata sebagian besar waktu kamu telah tersita untuk aktivitas di media sosial?

Penting untuk menyadari hal ini dengan baik sejak awal agar bisa berhenti dan kembali memperbaiki diri. Bagaimana pun juga setiap orang perlu memiliki waktu yang cukup untuk dirinya sendiri dan juga orang-orang terdekatnya, bukan hanya dekat di media sosial saja.

Jika merasa media sosial telah menyita terlalu banyak waktumu, sudah saatnya kamu berhenti dan kembali menata diri menjadi lebih baik lagi saat ini. Berikut ini adalah beberapa tanda yang menunjukkan kamu harus rehat sejenak dari media sosial.

Baca Juga: Investasi Emas dengan Memanfaatkan Media Sosial dan Melihat Faktor Kenaikan Harganya

1. Tak bisa lepas dari Ponsel
Ponsel menjadi salah satu perangkat yang paling banyak digunakan untuk mengakses media sosial, mengingat ukurannya mungil dan mudah dibawa ke mana-mana. Jika telah begitu tergantung pada ponsel dan tak lagi bisa lepas dari perangkat yang satu ini, sudah waktunya kamu rehat dari media sosial.

Ada banyak orang yang secara tidak sadar selalu membawa ponsel mereka ke mana saja. Bahkan, membawanya ke ranjang tidur ketika waktunya tidur. Hal seperti ini bukan hanya buruk, melainkan juga mengurangi tingkat kepedulian kepada lingkungan sekitar.

2. Sering Menunda dan Mengacaukan Rencana yang Sudah Ada
Apa yang akan kamu lakukan besok? Ke mana saja kamu seharian ini? Hal seperti ini menjadi penting untuk direncanakan agar harimu bisa dilalui dengan maksimal tanpa ada waktu yang terbuang sia-sia. Namun, jika hal-hal tersebut telah menjadi sebuah kegiatan yang sulit dilakukan, kamu telah memiliki masalah dalam mengatur waktu dan agenda harian kamu.

Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk beraktivitas di media sosial sehingga kamu tidak lagi mengingat berbagai kegiatan prioritas lainnya yang harus kamu kerjakan. Jika terus seperti ini, kehidupanmu bisa jadi berantakan.

3. Tidak Memiliki Waktu untuk Sahabat dan Keluarga
Sibuk seharian dan “tenggelam” dalam aktivitas media sosial, bahkan tidak memiliki waktu untuk sahabat dan keluarga. Jangankan bersenda gurau dengan mereka, kamu bahkan tidak sempat untuk sekadar menyapa atau menyambangi mereka di rumah.

Bisa jadi kamu akan menemui teman-temanmu di media sosial tanpa pernah sempat menemui dan menghabiskan waktu untuk sekadar menikmati secangkir kopi bersama. Yang lebih buruknya lagi, kamu jarang bertemu dengan anggota keluargamu. Padahal, kamu tinggal di rumah yang sama. Apa kamu juga ingin bertemu mereka lewat media sosial juga?

4. Kecanduan posting
Kehidupan pribadi seharusnya dipisahkan dari media sosial, mengingat hal ini bukan konsumsi publik. Kamu harus bisa memahami hal tersebut dengan baik agar tidak kebablasan untuk selalu mem-posting apa pun tanpa memikirkan dampaknya bagi kehidupanmu.

Jika terbiasa selalu posting semua hal tanpa disaring, berbagai hal yang pribadi sekalipun bisa saja terpampang di media sosial. Bukan hanya bagi dirimu sendiri saja, melainkan hal ini bisa saja merugikan orang-orang terdekat kamu, seperti teman ataupun keluarga.

5. Tidak Fokus Kerja dan Mudah Stres
Sudah bekerja dan memiliki kesibukan yang tinggi, tetapi masih selalu sibuk di media sosial sepanjang hari. Hal seperti ini bisa saja merugikan diri kamu sendiri dan membuat pekerjaan berantakan. Tak ada larangan untuk menggunakan media sosial selama kegiatan ini dilakukan dalam porsi yang wajar.

Namun, jika kamu selalu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk kegiatan ini, berbagai pekerjaan dan deadline bisa jadi berantakan dan tidak selesai dengan baik. Bukannya memberi dampak baik, media sosial akan membuatmu stres dan kemungkinan kehilangan pekerjaan.

6. Mood yang Tidak Stabil
Media sosial memberi banyak kemudahan, termasuk untuk mencari tahu aktivitas teman, bahkan mantan. Hal ini bisa menjadi musibah untuk jika ternyata kamu termasuk orang yang mudah terbawa emosi.

Terlalu sering melihat aktivitas orang-orang terdekat di media sosial bisa saja membuat harimu selalu berantakan, terutama jika kamu termasuk orang yang memiliki emosi yang tidak stabil. Mood kerjamu bisa saja berubah dan tidak baik sepanjang hari sehingga harimu menjadi begitu berat dan melelahkan. Yang rugi kamu sendiri, bukan?

7. Tidak Punya Waktu untuk Hobi
Kamu senang membaca buku, memasak, atau sekadar berkebun di halaman rumah. Itu dulu. Saat ini sudah tidak lagi karena media sosial begitu menggoda. Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermedia sosial, bisa jadi kamu tidak akan mengingat lagi kapan terakhir menikmati hobi.

Hal ini terbilang sangat buruk, mengingat hobi adalah sesuatu hal yang menyenangkan dan selalu akan membuat kita bahagia ketika melakukannya. Lalu, bagaimana bisa kamu melupakannya untuk waktu yang terbilang lama?

8. Sulit Fokus pada Satu Titik
Setiap orang memiliki rencana dan target tertentu yang ingin mereka capai dalam hidup. Hal ini biasanya akan dibarengi dengan sejumlah langkah dan waktu penyelesaian yang jelas.

Namun, jika kamu begitu sulit dan bahkan tidak bisa lagi fokus pada target yang dimiliki, kamu telah terlalu banyak menggunakan waktu untuk berbagai hal lainnya yang tidak terlalu penting. Media sosial akan menyita banyak waktu dan juga perhatian sehingga kamu mengalami kesulitan untuk sekadar fokus pada hal-hal yang penting di dalam hidup.

9. Lebih Banyak Diam daripada Bergerak
Kapan kamu terakhir berolahraga? Bermain dengan keponakan atau sekadar ikut menyiapkan makan malam? Dengan menghabiskan banyak waktu untuk bermedia sosial, kamu akan jarang bergerak dan melakukan banyak hal. Kamu menjadi lebih senang diam sambil ditemani gadget atau bahkan mengurung diri di kamar dan tenggelam dalam aktivitas media sosial yang tak pernah sepi.

Kegiatan ini akan menyita banyak waktu dan tenaga sehingga kamu tidak tertarik untuk melakukan berbagai hal, bahkan untuk beranjak dari layar gadget-mu dan bergerak untuk aktivitas lainnya.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!


Lakukan Sekarang dan Jangan Ditunda
Terkadang banyak hal yang berubah dalam diri, termasuk cara kita menghabiskan waktu dan menjalani kehidupan pribadi. Jika media sosial telah menyita terlalu banyak waktu dan tenaga, akan sangat tepat untuk rehat dan berpaling dari kegiatan yang satu ini. Lakukan perubahan tersebut saat ini juga agar dampak positif bisa segera kamu nikmati dalam kehidupan kamu.
no image
Di era dunia digital seperti sekarang ini banyak sekali sosial media yang bermunculan. Bagi orang-orang yang memposisikan sosial media sebagai hal yang penting agar melalui media sosial orang-orang banyak bisa mengenali dan dapat mengetahui passion yang dimiliki, hal ini dapat mempermudah Anda untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki kesukaan yang sama dengan Anda.

Salah satu contoh dampak positif dari penggunaan sosial media adalah untuk membangun sebuah personal branding. Personal branding memiliki arti sebuah cara memasarkan diri atau imej kita secara individu. Personal branding seringkali dikaitkan dengan suksesnya karier seseorang. Untuk itu, bagaimana cara membangun personal branding melewati sosial media? Berikut tipsnya:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!


1. Tuliskan Siapa Diri Anda secara Menarik dan Jelas
  Menulis Biografi Diri di Sosial Media

Jika ingin membangun personal branding di sosial media yang bisa dilakukan pertama kali adalah mengenali diri lebih jauh. Kemudian, deskripsikan diri dengan cara yang menarik di profil Facebook atau di bio Twitter.

Tulislah, personal interest di media sosial yang Anda punya. Hal ini berguna agar orang lain bisa mengetahui apa yang disukai serta minat. Jika memiliki sosial media seperti LinkedIn yang terkesan lebih formal, jangan lupa untuk mencantumkan keahlian dan kemampuan Anda.

2. Gunakan sebagai Media untuk Memperluas Jaringan Anda
  Memperluas Jaringan Sosial

Jika Anda serius ingin mengembangkan karier dengan memanfaatkan media sosial, maka jangan sampai menggunakannya hanya untuk sekedar mengunduh foto selfie. Ketika terjun media sosial tentu akan bersosialisasi dengan teman atau orang yang sudah dikenal bahkan juga akan kenal dengan mereka yang sama sekali tidak dikenal.

Di sosial media Anda bisa saling membagi ide, berkolaborasi dalam menciptakan kreasi, berdebat, menemukan teman, rekan bisnis, pasangan, hingga membangun sebuah komunitas, merupakan beberapa hal yang bisa dilakukan melalui media sosial.

Baca Juga: Manfaat Sosial Media untuk Mengembangkan Bisnis Sendiri

3. Membuat Konten yang Berkualitas dan Bermanfaat
 Konten Berkualitas 

Ketika memiliki sosial media, cobalah untuk menulis konten yang layak untuk dibaca. Mengapa? Karena jika Anda pikirkan, siapa sih orang yang ingin melihat update status yang tidak penting.

Maka dari itu, ketika bermain sosial media, cobalah untuk menjadi seseorang yang memiliki opini tentang sebuah topik, berbagi pengetahuan tentang apapun, sebarkan tulisan atau konten yang berguna dan yang bisa menjadi rujukan. Intinya, buatlah konten yang bisa bermanfaat di circle Anda.

4. Gunakan Etika yang Baik
  Etika dalam Menggunakan Sosial Media

Sama seperti bergaul dengan orang di dunia nyata, ketika berinteraksi di dunia maya melalui media sosial pun Anda juga harus memiliki etiket yang sama. Cobalah untuk bersikap santun ketika menyapa bahkan sampai berdebat dengan seseorang dan jangan lupa untuk tetap menghormati siapapun yang sedang berkomunikasi dengan Anda. Dengan adanya sikap positif ini, bisa membuat orang lain menjadi percaya pada Anda.

5. Manfaatkan Sosial Media sesuai dengan Karakteristik dan Fungsinya
  sosial media

Di zaman yang modern seperti ini, ada banyak jenis media sosial. Namun, mereka semua bisa dibedakan dari karakteristik dan bagaimana Anda memaksimalkan penggunaannya. Misalnya, karakteristik dari Twitter dan LinkedIn tentu saja berbeda. Jika bermain di media sosial seperti Twitter, mungkin di sana Anda bisa menunjukkan identitas sebagai seseorang yang muda, gaul, dan humoris.

Namun di LinkedIn, personal branding Anda bisa berubah sebagai seseorang yang serius, profesional, dan kompeten. Selain itu, dari segi pemasangan foto avatar di LinkedIn, tentu sebaiknya memasang foto formal. Lain halnya di twitter, Anda bisa tampil dengan foto yang lebih santai. Intinya, harus pandai dalam mempelajari ciri khas followers atau audiens dari media sosial tersebut guna membangun personal branding.

Baca Juga: Ini Dampak Buruk Terlalu Serius Main ‘Medsos’

Cara Membangun Personal Branding Diri Sendiri
Poin pertama yang bisa Anda lakukan untuk membangun personal branding adalah menjadi pribadi yang jujur karena jujur merupakan hal yang mutlak wajib dimiliki oleh setiap orang. Kedua, konsisten yaitu Anda harus memiliki sikap yang tegas terhadap pilihan yang Anda pilih. Ketiga, kritis yaitu jadilah orang yang kritis dengan memahami situasi dan kenali lawan bicara. Keempat, kreatif, dengan menjadi orang yang kreatif dengan memiliki percaya diri dengan kemampuan dan potensi yang Anda punya di dalam diri. Kelima, stay humble, yaitu tetap rendah hati meskipun banyak orang yang berpikiran negatif mengenai hal ini.
no image
Promosi sebuah produk atau jasa kini semakin maju dan mudah dilakukan semenjak populernya sosial media. Semenjak kehadiran media sosial untuk promosi, promosi bisnis tidak lagi dilakukan via radio, media cetak atau televisi. Saat ini dapat disebut era digital dimana media online merupakan wadah yang populer dimanfaatkan untuk mempromosikan sebuah bisnis.

Hadirnya sosial media yang didukung oleh kekuatan internet saat ini berpotensi mendukung keberhasilan promosi suatu usaha atau produk dengan mudah, cepat dan murah, bahkan tanpa modal sama sekali. Apalagi dengan berbagai sarana beragam internet tools yang ada seperti website, blog, sosial media dan sifatnya yang global, real time dan praktis membuat kegiatan promosi usaha Anda akan lebih maksimal karena jangkauannya yang luas dan hampir tidak terbatas.

Lantas apa saja media online yang mantap untuk dijadikan media promosi handal untuk bisnis Anda, berikut ulasannya:

1. Facebook
 Facebook Logo

Logo Facebook via videostir.com



Media sosial satu ini masih menjadi pilihan banyak orang untuk menjalin komunikasi dengan rekan dan keluarga. Keberadaan mereka menjadi salah satu alasan mengapa Facebook menjadi media sosial yang banyak dijadikan media promosi online selain di situs bisnis. Penggunaan Facebook sebagai media promosi pun diakui relatif mudah oleh para pemain bisnis online bahkan tidak sedikit dari para pebisnis yang sudah memiliki toko fisik pun memanfaatkan Facebook sebagai media promosi produk.

Tidak jarang juga bisnis yang sukses bermula dari mengenalkan produk mereka melalui Facebook. Bagaimana cara agar promosi melalui Facebook cukup sukses? Pertama, pastikan halaman utama Facebook Anda menarik konsumen karena hal ini akan menjadi daya tarik yang membuat calon konsumen memberikan Like. Like inilah yang menjadi langkah kedua yang harus Anda dapatkan sebanyak mungkin. Ketiga, jangan lupa untuk mengenali target pelanggan dengan mencari orang-orang yang memiliki ketertarikan dengan halaman Facebook Anda. Terakhir, fokuslah untuk membuat konten yang menarik.

2. Twitter
Selain Facebook, Twitter juga menjadi salah satu media sosial online yang banyak digunakan sebagai media bisnis online. Meski awalnya hanya didesain untuk bisa berbagai status yang terkenal dengan maksimal 160 karakter, kini Twitter mampu menjadi media yang cukup ampuh untuk memasarkan produk. Media ini dinilai mudah dijangkau oleh pelanggan toko online manapun karena dengan ponsel cerdas (smartphone)  masyarakat dapat dengan mudah mengakses microweb satu ini.

Beberapa cara untuk memaksimalkan promosi dan pemasaran produk melalui Twitter adalah dengan memperbanyak jumlah follower, mengirimkan tweet secara teratur, mempromosikan situs secara teratur, menentukan waktu posting tweet, menyewa buzzer untuk meningkatkan promosi, atau dengan saling promo akun twitter bisnis online lainnya.

3. Instagram
Nampaknya media sosial satu ini sekarang sedang menjadi primadona media bisnis online. Selain karena bisa menampakkan foto produk juga karena caption yang bisa ditulis dengan lebih panjang dibandingkan Twitter. Instagram juga mudah diakses dari ponsel cerdas dan sedang menjadi media sosial pendongkrak eksistensi paling tinggi di kalangan anak muda. Inilah kesempatan bagi Anda untuk mempromosikan produk dan bisnis dengan mudah karena calon konsumen pun lebih banyak berkumpul di media sosial ini. Hashtag adalah salah satu kekuatan promosi yang luar biasa jika Anda menggunakan Instagram sebagai media bisnis. Selain itu, aktif berinteraksi dengan para pelanggan juga menjadi salah satu trik yang bisa membuat pelanggan menaruh perhatian lebih pada bisnis Anda.

4. Path
Path awalnya dikenal sebagai media sosial yang eksklusif karena keterbatasan jumlah teman yang bisa ditambahkan pada akun ini. Meskipun begitu, bukan berarti akun ini tidak bisa dijadikan media promosi dan pemasaran online. Dailybeautyhouse merupakan salah satu bisnis yang melengkapi promosi mereka dengan menggunakan Path. Bisa dikatakan bahwa Path merupakan bentuk private dari Facebook dan Twitter namun bukan berarti media sosial satu ini tidak bisa memberikan Anda kesempatan memperluas jaringan dan pasar.

5. Kaskus
 logo kaskus

Logo Kaskus via edgepi.com



Media sosial satu ini tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam mempromosikan produk. Kaskus dikenal sebagai market place yang banyak digunakan untuk berjualan dan dianggap sebagai media sosial paling ampuh untuk berbisnis terlebih dengan hadirnya Forum Jual Beli. Memang perlu Anda ketahui bahwa tidak mudah melakukan promosi dan bisnis di Kaskus karena banyaknya penipuan dari bisnis online yang bermula di media sosial ini namun bukan berarti tidak mungkin Kaskus dijadikan media bisnis yang ampuh.

Baca juga : Hindari! Ini 5 Modus Penipuan Bisnis Online

6. Google+
Media sosial pesaing Facebook yang bisa menjadi media promosi dan pemasaran online Anda adalah Google+. Dengan menggunakan akun ini, banyak pebisnis yang akhirnya mampu mempromosikan bisnis online mereka. Tahukah Anda jika Youtube ternyata merupakan produk Google yang kini juga tidak kalah ramai digunakan sebagai media promosi online? Beberapa cara mudah untuk memaksimalkan penggunaan Google+ sebagai media bisnis online Anda adalah dengan menyaring dan mengatur Gmail dengan Google+ Circles, membuat interaksi dengan Hangouts, mengedit dokumen bersama dengan rekan, dan juga merencanakan serta mengatur acara.

7. Market Place
Nah selain menggunakan media sosial seperti yang disebutkan di atas, Anda juga bisa menggunakan situs marketplace seperti OLX.co.id, tokobagus.com, elevenia.com, dan lain-lain. Marketplace ini sangat membantu para pebisnis online untuk memiliki halaman toko mereka sendiri dan melakukan aktivitas promo dan pemasaran produk mereka. Tidak jarang para pemilik bisnis yang sudah memiliki toko fisik pun membuat halaman toko mereka di berbagai marketplace guna memperluas jaringan dan mendapatkan lebih banyak konsumen.

Baca juga : 6 MarketPlace Terpopuler di Indonesia

8. Blog
Media satu ini memang memiliki kemiripan dengan website secara sekilas namun penggunaan blog hanya sebatas untuk mendukung usaha promosi. Caranya dengan memuat berbagai artikel seputar bisnis dan produk toko online bahkan jika Anda mau memuat berita terbaru mengenai toko online Anda dan menunjukkan prestasi yang sudah diraih. Untuk semakin mengoptimalkan penggunannya, banyak dari pebisnis online yang menggunakan blog juga menggunakan teknik SEO guna semakin menarik lebih banyak pelanggan.

9. Email Marketing
 logo marketing place

Logo Email Marketing via jess3.com



Email marketing dianggap sebagai metode kuno di antara media online lainnya namun jangan remehkan kekuatan media satu ini. Email marketing dikenal memiliki kekuatan yang cukup besar untuk melakukan promosi secara online karena ini merupakan sumber besar untuk mengirimkan berita promosi hingga penawaran produk terbaru pada para pelanggan.

10. Youtube
Website broadcast yang didirikan pada tahun 2005 ini telah menjadi media banyak orang dalam mengekspresikan diri mereka melalui video. Youtube merupakan salah satu website yang saat ini sangat diminati oleh banyak orang dari segala golongan, usia dan jenis kelamin. Oleh karena mempromosikan bisnis di Youtube sudah merupakan bagian wajib dari sebuah rencana promosi suatu usaha. Langkah utama jika ingin mempromosikan bisnis pada Youtube adalah mengupload video melalui akun pribadi lalu pilih kategori yang tepat untuk jenis bisnis yang akan dipromosikan, judul video haruslah menarik dan mengandung banyak keywords yang banyak digunakan orang untuk memperbesar kemungkinan muncul pada laman pertama pada Youtube saat hasil pencarian video terkait keywords keluar.

Perluas Jaringan, Perbesar Keuntungan
Pintar dalam menggunakan media sosial untuk promosi - termasuk melakukan kontak dengan calon konsumen dan konsumen adalah kunci kesuksesan media online dalam memperluas jaringan dan akhirnya memperbesar keuntungan bisnis. Dekatkan diri Anda dengan masyarakat dengan cara menjadi teman bagi mereka, tidak hanya promosi namun juga bagikan informasi terkait dengan bisnis yang menjadi minat konsumen. Dengan seperti ini Anda tidak akan kesulitan lagi dalam mengiklankan produk dan mendapatkan konsumen.
no image
Di era dunia digital sekarang ini banyak sekali sosial media yang terus bermunculan, sosial media ini tentu punya peran positif bagi masing-masing kita. Salah satu contoh dampak positif dari penggunaan sosial media adalah untuk membangun sebuah personal branding. Tentu kita sudah tidak asing dengan istilah ini, menurut Wikiepedia Personal Branding adalah proses dimana orang-orang dan karir mereka berlaku layaknya sebuah produk. Personal branding seringkali dikaitkan dengan suksesnya karir seseorang.

"Personal Branding adalah cara dan proses kita memasarkan diri kepada orang lain atau komunitas yang menjadi target kita."

Gelombang media sosial melanda kehidupan kita yang pada akhirnya menuntut setiap orang meningkatkan cara-cara dan pendekatan guna membangun personal branding. Kini penilaian orang lain terhadap pribadi sesorang juga didasarkan pada perilaku mereka di media sosial. Tidak peduli apa jenis bidang karir yang ditekuni atau sedang dirintis, kehadiranmu diberbagai platform media sosial amatlah penting untuk menyebarkan pesan pada orang lain tentang siapa dirimu. Kalau kamu merasa aktivitas berbagi, menyukai atau mengikuti sesuatu di media sosial tidak terlalu penting maka siap-siap saja untuk duduk dan menikmati ribuan bahkan orang di luar sana yang berhasil mendapatkan perhatian dari orang lain di sekitarnya.

Dibawah ini tim cermati sudah menyiapakan 5 tips tentang bagaimana cara membangun personal branding kamu di sosial media.
1. Gunakan Nama yang Sama Untuk Semua Sosial Media
 Nama Harus Sama

Nama Harus Sama via thenextweb.com
Sosial media kamu mendeskripsikan siapa diri kamu yang sebenarnya, gunakan informasi dan foto asli kamu disana. Jangan menggunakan nama-nama yang bukan merupakan informasi diri kamu seperti menggunakan nama dan foto artis. Penggunaan nama yang sama ini berlaku untuk semua sosial media yang kamu punya agar setiap orang yang ingin mencari informasi tentang kamu diberbagai sosial media lebih mudah menemukanmu. Dengan melakukan langkah ini saja kamu sudah melakukan personal branding untuk namamu sendiri.



Baca Juga: 7 Tips Kaya Dari Warren Buffet
2. Memperbaharui Profil Sosial Media Secara Berkala
 Perbarui Profil Sosial Media

Perbarui Profil Sosial Media via forbes.com



Pastikan kamu meng-update profile sosial mediamu secara berkala baik itu deskripsi, biografi, maupun foto profil.  Profil yang up to date memiliki kemungkinan yang lebih besar akan dilihat orang lain. Dengan melakukan update profil sosial media secara berkala kamu juga membuat yakin orang lain bahwa akun yang kamu kelola adalah benar-benar brand kamu sendiri dan bukan dikelola oleh pihak lain.

3. Temukan dan posting sesuai passion kamu
 Temukan Sesuai Passion

Temukan Sesuai Passion via eternalleadership.com



Semakin banyak kamu posting di sosial media, semakin banyak banyak pula orang yang akan mengenali dirimu. Tetapi ada beberapa hal yang perlu kamu ingat, tidak semua sosial media mengijinkan penggunannya untuk posting dalam jumlah banyak dalam waktu berdekatan. Sebut saja facebook, kamu tidak dapat posting status dalam waktu yang berdekatan layaknya twitter, pastikan kamu posting di media dan waktu yang tepat. Temukan terlebih dahulu passion kamu apa, kamu ingin dikenal sebagai apa? traveller, grafik designer, reviewer? postinglah sesuatu yang berhubungan dengan minat dan bakat kamu.

Baca Juga: Manfaat LinkedIn Bagi Karir Kamu
4. Bergabung dalam grup dan komunitas
 Bergabung Dengan Komunitas

Bergabung Dengan Komunitas via poweredbycoaching.com



Komunitas adalah salah satu tempat menimba dan membagikan ilmu yang sudah kamu miliki. Bergabung dengan komunitas dan grup yang punya visi yang sama dengan kamu tentu akan menambah wawasan. Pastikan kamu sering mengajukan peertanyaan dalam grup tersebut agar orang-orang mengetahui bakat apa yang kamu miliki. Lakukan interaksi sebanyak mungkin dengan orang-orang yang punya visi dan misi yang sama dengan kamu. Cobalah sesekali untuk sekadar "say hi" kepada orang-orang, terutama yang kamu anggap sebagai role model di media sosial. Besar kemungkinan mereka akan melihat profil kamu dan merekomendasikan diri kamu kepada orang lain.

5. Pilih media yang tepat
 Pilih Media yang Tepat

Pilih Media yang Tepat via wordpress.com



Jika kamu sudah tau passion-mu apa, sekarang saatnya memilih media yang cocok untuk mendongkrang personal branding kamu. Sebagai contoh kamu seorang photographer, maka media yang cocok untuk kamu adalah instagram dan tumbler. Beberapa media lain seperti twitter, blog dan Google+ juga berguna untuk melakukan promosi dan hasil-hasil foto yang telah di unggah ke instagram. Pastikan kamu menggunakan setiap sosial media sesuai dengan porsinya masing masing.
no image
Usaha bisnis online merupakan bisnis yang sangat menjanjikan, hanya dengan bermodalkan komputer yang telah terkoneksi dengan jaringan internet, Anda sudah bisa menghasilkan banyak uang dengan jumlah yang cukup menjanjikan. Tetapi untuk bisa sukses dan memiliki penghasilan dari internet tersebut memang dibutuhkan yang namanya sebuah pengorbanan waktu untuk belajar, sebab sebenarnya usaha dan bisnis online bukanlah perkara mudah yang bisa dilakukan oleh kebanyakan orang. Artinya hanya orang-orang tertentu saja yang benar-benar bisa menjalankan usaha tersebut dan menghasilkan pendapatan dari internet. Karena sebenarnya usaha bisnis online ini merupakan sebuah usaha yang paling rentan terhadap tindak kejahatan penipuan.

Melihat hal itu, ada baiknya sebelum menekuni usaha bisnis online di internet, sebaiknya Anda pahami dulu untuk mengenali jenis usaha bisnis online yang sedang ingin diikuti, apakah mereka nantinya akan benar-benar ada atau tidak. Karena menurut pengalaman yang telah terjadi dari beberapa sumber yang di dapatkan mengatakan bahwa tidak semua bisnis online yang terdapat di internet itu benar memberikan keuntungan bagi Anda. tidak tanggung-tanggung, di sales letter juga disebutkan bahwa penghasilan dari bisnis online tersebut bisa mencapai puluhan juta hingga ratusan juta per bulannya walaupun usia dari bisnis online tersebut baru satu bulan atau bahkan kurang.

Hal yang lebih uniknya lagi di salles letter itu juga menyebutkan bahwa bisnis online tersebut sangat mudah dalam prosedur melakukannya, cukup hanya dengan membeli sebuah aplikasi dan gunakan aplikasi tersebut, maka uang akan secara otomatis mengalir ke rekening milik kita. Di sini tidak memerlukan keahlian apapun untuk menjalankan semua itu, hanya cukup dengan mengetik saja dan mau untuk membeli aplikasi luar biasa tersebut. Bahkan pada kenyataannya dalam menjalankan bisnis ini kita bisa duduk santai dirumah tanpa diharuskan melakukan hal apapun diluar rumah.

Penipuan yang Memakai Media Bisnis Online
Pada hakikatnya bisnis online itu hampir serupa dengan bisnis offline, untuk bisa menjalankannya dengan baik diperlukan kerja keras dan yang paling penting cerdas dalam mengambil tindakan apapun itu, yang membedakan antara kedua usaha tersebut hanya media yang dipakainya saja. Dasar pengetahuan yang memadai dan juga modal berupa materi memadai juga menjadi faktor yang penting dan wajib ada dalam menjalankan bisnis online tersebut. Jika dikatakan sebuah bisnis online yang menjanjikan dapat menghasilkan pendapatan hingga puluhan juta per bulan, hanya dengan menjalankan sebuah aplikasi tanpa di dukung dengan dasar ilmu tentang bisnis online bisa dipastikan bahwa orang membuat sales letter tersebut memiliki niatan tidak baik alias scammer atau penipu.

Pengguna internet yang semakin menjamur ternyata membuka kesempatan dan peluang yang lebih besar lagi bagi para pihak yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk melakukan penipuan untuk mendatangkan pemasukan dari internet. Ada banyak sekali pengguna dari internet yang mencari peluang bisnis online, dan hal ini pula yang dimanfaatkan bagi para scammer untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Ada banyak modus penipuan yang terdapat di dunia maya, dimulai dari toko online hingga yang menawarkan jasa bisnis online. Bahkan tidak sedikit ketika diingatkan, orang yang menjadi korban malah tetap yakin bahwa peluang bisnis tersebut akan membawa dirinya mendapatkan kekayaan secara instan.

Bagi Anda khususnya yang ingin menggeluti dunia usaha bisnis online, sebaiknya Anda lebih kritis dan tidak mudah terbujuk oleh rayuan yang terdapat di sales letter atau media informasi lainnya. Bahasa yang digunakan biasanya membutakan mata dan pikiran kita dan terlebih lagi bisa mempengaruhi emosi sehingga kita terjerumus dalam lembah bisnis online yang tidak jelas arah dan masa depannya. Sebaiknya langkah yang kita ambil terlebih dahulu ialah mempelajari dulu peluang usaha yang ditawarkan oleh seseorang, jangan mudah dirayu dengan iming-iming pendapatan besar yang dihasilkan dengan tempo waktu lebih cepat dari bisnis online, yang Anda sendiri bahkan belum memahaminya dengan benar.

Baca Juga : Tips Sukses Memulai Bisnis Tiket Pesawat Online
Apa Ciri-Ciri Penipuan yang Berkedok Bisnis Online 
Penipuan yang berkedok bisnis online bisa tersembunyi dengan baik, bahkan orang yang telah sering bermain internet mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah sedang mengalami penipuan. Bagi Anda yang ingin menekuni bidang bisnis online dan ingin terhindar dari hal yang tidak dinginkan sebelumnya, maka dari itu Anda harus benar-benar memahami dan mengetahui ciri dari Scam berkedok bisnis online. Berikut ciri-ciri penipuan berkedok bisnis online

1. Berusaha Menyembunyikan Identitasnya
 Menyembunyikan Identitasnya

Menyembunyikan Identitasnya via optus.com.au



Pada dasarnya setiap orang yang akan melakukan penipuan selalu saja menutup-nutupi identitas aslinya, mulai dari nama, alamat dan lain sebagainya, yang bersifat memudahkan untuk melakukan pelacakkan. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan yaitu bila suatu saat nanti mereka mulai melancarkan aksinya, maka korbannya tidak mudah untuk menemukan si pelaku. Apalagi usaha bisnis online ini tidak melakukan tatap muka secara langsung pada saat berinteraksi satu sama lainnya, biasanya hanya mengandalkan percakapan dan berkomunikasi melalui jaringan internet saja.

2. Membatasi Jalur Kontak Terhadap Member
 Membatasi Jalur Kontak Dengan Member

Membatasi Jalur Kontak Dengan Member via inspectorralf.com



Usaha bisnis online yang membatasi jalur kontak terhadap member-nya biasa akan terdeteksi sebagai usaha bisnis online yang scam atau penipu. Jadi sebelum memutuskan untuk menjadi member di sebuah situs bisnis online sebaiknya coba untuk menghubungi kontak yang ada di situs tersebut. Tujuannya untuk mencari tahu apakah sang pemilik merespon atau tidak terhadap bisnis online yang dikelolanya. Cobalah memberikan pertanyaan tentang sistem usaha bisnis miliknya itu, dan perhatikan balasan apa yang diberikan, apakah masuk akal atau malah tidak sama sekali. Jika jawaban yang diberikan terasa berbelit-belit sudah bisa dipastikan bahwa bisnis online tersebut merupakan salah satu bisnis online penipu.

3. Produk atau Layanan Jasa yang Ditawarkan Tidak Jelas
 Produk yang Ditawarkan Tidak Jelas

Produk yang Ditawarkan Tidak Jelas via rpmrush.com



Dalam menjalankan sebuah usaha bisnis online atau jenis usaha apa saja tentu akan adanya yang namanya proses transaksi atas produk atau layanan dari penjual kepada pembeli. Maka sebelum memutuskan untuk bergabung dengan sebuah usaha bisnis online di internet, langkah selanjutnya yang harus diambil agar menghindarkan diri dari situs belanja online milik penipu, yaitu dengan cara mencari tahu apakah produk dan layanan yang mereka tawarkan benar-benar adanya atau tidak. Jika tidak memiliki kejelasan dengan produk dan jasa yang mereka tawarkan, maka bisa dipastikan bahwa itu merupakan salah satu dari modus usaha bisnis online berkedok penipu.

4. Menjanjikan Pendapatan yang Tidak Masuk Akal
 Menjanjikan Pendapatan Yang Tidak Masuk Akal

Pendapatan yang Tidak Masuk Akal via wordpress.com



Pada poin inilah kebanyakan dari kita yang terjebak dengan rayuan iming-iming income yang sangat menggiurkan hanya dengan melakukan cara yang sangat mudah. Misalnya saja saat sekarang ini banyak sekali bahasa marketing yang terpampang jelas di situs belanja online ternama, salah satu contohnya seperti, mau memiliki penghasilan Rp10 juta per hari hanya dengan modal awal Rp250 ribu saja tanpa harus bekerja, biarkan uang Anda yang bekerja kepada Anda. Apakah iklan tersebut bisa masuk akal pasti jawabannya tidak sama sekali.

Tetapi bagi pemilik situs usaha bisnis online penipu itu jawabannya ya, karena dia hanya membutuhkan minimal 20 orang calon korbannya untuk mendaftar, di mana setiap yang ingin melakukan pendaftaran nantinya diharuskan membayar uang di awal sebesar Rp250 ribu saja dengan alasan sedemikian rupa. Bila Anda menemukan indikasi seperti ini pada sebuah situs belanja online di internet, sudah dapat dipastikan bahwa usaha tersebut memiliki niatan tidak baik alias ingin melakukan penipuan.

5. Sangat Sedikit atau Tidak Ada yang Merekomendasikan
 Penipuan

Penipuan Online via 3gdirectpay.com



Sebelum Anda memutuskan untuk bergabung dengan sebuah usaha bisnis online, sebaiknya Anda mengumpulkan informasi terlebih dahulu mengenai bisnis yang hendak akan diikuti. Pertimbangkan juga untuk selalu bertanya dan berkonsultasi dengan orang yang telah berkecimpung lama di usaha yang berbasis online ini. Rekomendasi yang diberikan oleh mereka yang mempunyai keahlian di bidangnya adalah sesuatu yang berharga dan sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan Anda. Jika usaha bisnis online tersebut sedikit yang merekomendasikannya, atau bahkan sama sekali tidak ada, maka jangan pernah berpikir untuk bergabung apalagi untuk menjalankannya.

Baca Juga : 8 Tips Jitu Untuk Memulai Bisnis Travel Online yang Sukses
Pelajari Lebih Detail Bisnis Online Anda
Dengan semakin maraknya bisnis berbasis online, sudah sepatutnya Anda menjadikan ciri-ciri di atas sebagai bahan pertimbangan Anda sebelum memulai usaha bisnis online. Pelajari lebih detail segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis online yang akan Anda jalani nantinya.
no image
Mendapatkan uang di internet ternyata lebih dari sekadar jualan barang di online marketplace. Kalau mau ditelusuri lebih jauh, ada beberapa cara mendapatkan uang di internet yang untungnya bisa menyamai UMR. Bahkan, cara mendapatkan uang tersebut bisa jadi pilihan bagi yang lagi cari-cari kerja sampingan.

Hitung-hitung dengan melakukan beberapa cara berikut dapat membantu Anda dalam pemenuhan kebutuhan setiap bulannya. Kebutuhan pokok, kebutuhan keluarga, kebutuhan pribadi, kebutuhan asuransi, simpanan, dan investasi setidaknya mesti tercukupi demi terwujudnya hidup mapan.

Sebab sudah pasti tidak ada yang mau hidup melarat di hari tua nanti, termasuk Anda sendiri, bukan?

Nah, bagi Anda yang kebetulan punya tujuan yang sama yaitu ingin hidup mapan alias merdeka finansial, inilah cara mendapatkan uang di internet yang dijamin cocok buat kerja sampingan.

Baca Juga: Cara Raup Untung dari Momentum Pertumbuhan Ekonomi 2018

1. Mendapatkan Uang di Internet dari Survei Online
 Mendapatkan Uang di Internet Kerja Sampingan Survey Online
Survei Online Jadi Cara Mudah Mendapatkan Uang di Internet

Pernah mengisi sebuah survei? Melakukan pengisian survei yang satu ini  sedikit berbeda dengan yang pernah Anda lakukan, termasuk mengisi survei semasa kuliah dulu. Sebab Anda akan mendapatkan uang dengan ikutan survei online.

Bagaimana caranya? Anda hanya perlu mengisi survei-survei yang ingin diisi. Setelah itu, ada poin sebagai reward karena Anda telah menyelesaikan survei online tersebut. Poin-poin yang Anda kumpulkan ini nantinya bisa ditukarkan dengan uang. Cocok bukan buat jadi kerja sampingan?

Berminat untuk berpartisipasi dalam survei online? Anda bisa mendaftarkan diri ke beberapa situs survei online yang dijamin memberikan bayaran, seperti ViewFruit, YouGov Indonesia, Clixsense, OpinionWorld, GlobalTestMarket, Mobrog, dan SurveyOn. Penting bagi Anda mengetahui aturan-aturan yang berlaku di situs-situs survei online tersebut.

2. Social Media Evaluator Jadi Pilihan Kerja Sampingan
 Mendapatkan Uang di Internet Kerja Sampingan Social Media Evaluator
Mendapatkan Uang dengan Menjadi Social Media Evaluator Memberi Hasil yang Cukup Besar

Serupa dengan survei online, tapi menjadi social media evaluator akan sedikit berbeda pengalamannya. Dengan menjadi social media evaluator, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang ada kaitannya dengan iklan-iklan atau ads yang tayang di media sosial.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda diminta kesediaan waktunya selama 4 jam sehari. Sebab sebagai social media evaluator, Anda dikirimi 20 iklan setiap harinya. Setiap iklannya ada pertanyaan yang harus Anda jawab dan harus selesai dalam satu hari.

Jika berhasil menyelesaikan tugas tersebut, Anda akan mendapatkan uang US$5 yang kalau dirupiahkan mengikuti kurs sekarang kira-kira menjadi Rp65 ribu. Itu berarti dalam sebulan Anda bisa mendapatkan uang  Rp1.950.000 dengan menjadi social media evaluator.

Tertarik mau mencoba? Buka saja Appen.com dan daftarkan diri Anda sebagai social media evaluator.

3. Buat Artikel SEO Friendly yang Populer di Internet
 Mendapatkan Uang di Internet Kerja Sampingan Artikel SEO Friendly
Tanpa Artikel atau Content, Website Tidak Menarik. Tentu Ini Bisa Jadi Peluang

Tahukah Anda beberapa situs atau website bisa begitu populer dikarenakan adanya artikel atau content? Bukan sembarang artikel yang buat situs online dilihat banyak pengunjung, melainkan artikel yang SEO friendly yang memicu terjadinya peningkatan traffic kunjungan.

Perlu Anda tahu pada era digital yang kian pesat saat ini banyak perusahaan atau individu yang ingin punya situs sendiri. Selain menonjolkan visualisasi yang bagus, mereka juga membutuhkan artikel untuk mengisi situs mereka dengan tujuan mendatangkan traffic. Sudah tentu situs atau website dengan traffic tinggi selalu muncul di halaman pertama Google.

Bagi Anda yang punya bakat, gemar, dan mampu menulis, membuat artikel SEO friendly bisa jadi pilihan untuk mendapatkan uang di internet. Harga artikel SEO friendly bervariasi. Mulai dari Rp50.000 per artikel untuk 600 kata hingga Rp100.000 per artikel. Rata-rata perusahaan asing mau membayar mahal ketimbang perusahaan lokal.

Untuk memahami bagaimana membuat artikel SEO friendly, Anda bisa cari tahu di blog-blog situs yoast.com, kissmetrics.com, atau dengan menelusuri di Google. Kalau berminat mendapatkan uang dari buat artikel SEO friendly, Anda bisa ambil proyek-proyek freelance di Freelancer.co.id, Upwork.com, Guru.com, Projects.co.id, dan Sribulancer.com.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!


4. Jual Foto dan Video secara Online
 Mendapatkan Uang di Internet Kerja Sampingan Jual Foto
Punya Banyak Foto Bagus? Jual Saja secara Online daripada Dibiarkan Menganggur

Jago dalam fotografi dan bisa menghasilkan gambar-gambar yang bagus? Atau punya skill untuk memproduksi video-video klip? Ternyata dari foto ataupun video, Anda bisa mendapatkan uang. Sebab ada yang bersedia membayar untuk foto ataupun video yang terpasang di internet.

Jika berminat memajang foto atau video untuk dijual, beberapa situs penyedia foto atau video berikut bisa Anda gunakan jasanya. Mulai dari Shutterstock.com, Stockfresh.com, Alamy.com, Fotolia.com, Dreamstime.com, Istockphoto.com, FreeDigitalPhotos.net, Bigstockphoto.com, hingga DemandMedia.com.

Uang yang Anda dapat nanti dihitung dari persentase komisi yang ditetapkan platform penyedia berdasarkan setiap foto atau video yang di-download. Komisi setiap platform bervariasi, mulai dari 15-70%. Ya, hitung-hitung lumayan sebagai uang tambahan.

5. Jual Desain Bisa Mendapatkan Uang
 Mendapatkan Uang di Internet Kerja Sampingan Jual Desain Kaos
Kalau Ada yang Bisa Dapat Miliaran dari Desain Kaos, Kenapa Anda Tidak?

Pernah dengar kisah sukses Albert Leonardo yang mendapatkan uang miliaran rupiah dalam hitungan bulan hanya dari menjual desain kaos? Ya, Albert Leonardo yang awalnya seorang guru fisika dan matematika punya ide desain dengan mengambil tema The Pi Day.

Di luar dugaan, desain yang dijualnya secara online begitu diminati pasar di luar negeri. Alhasil, dari desain bertemakan The Pi Day tersebut, ia meraup omzet sekitar Rp4 miliar. Angka yang fantastis, bukan?

Anda juga dapat meraih kesempatan yang sama, terlebih untuk Anda yang menghasilkan banyak karya graphic design. Anda bisa mendapatkan uang dengan menjual karya-karya graphic design yang Anda buat.

Mengikuti jejak sukses yang diraih Albert Leonardo, Anda bisa menjual karya-karya graphic design melalui TeeSpring.com. Pasar yang dituju TeeSpring.com mencakup wilayah Amerika Serikat dan Eropa. Kalau ingin merasakan pengalaman jualan di dalam negeri, Anda dapat menjualnya lewat Tees.co.id.

Baca Juga: 7 Ide Bisnis Makanan Fusion Unik yang Dijamin Laris Manis

Jika Sukses Melakukannya, Jangan Lupa Penuhi Empat Hal Ini
Itu tadi cara mendapatkan uang di internet yang bisa Anda lakukan sebagai kerja sampingan. Hitung-hitung mendapatkan uang dengan lima cara di atas bisa membuat kondisi finansial aman dan tidak goyah.

Untuk membuat kondisi finansial makin aman, jangan lupa untuk penuhi empat hal: asuransi, dana darurat, dana pensiun, dan investasi. Ini penting sebab dengan memiliki empat hal di atas, Anda telah melakukan langkah antisipatif untuk menghindari kerugian finansial akibat peristiwa tidak terduga.

Dengan begitu, kondisi finansial Anda tetap kokoh sekaligus Anda telah mencapai apa yang disebut merdeka finansial.
no image
Perkembangan teknologi informasi telah membawa banyak sekali perubahan di dalam kehidupan kita. Bukan hanya kemudahan semata, namun hal ini juga memungkinkan kita untuk lebih mudah terhubung dengan orang lain. Salah satu dampak paling nyata yang bisa kita nikmati dari hal ini adalah sosial media. Sosial media memungkinkan kita untuk terhubung dengan berbagai komunitas, bahkan yang berada jauh dari lingkungan kita sekalipun.

Bukan hanya di dalam kehidupan sosial saja, namun sosial media juga bisa menjadi sarana yang baik dalam mendukung karirmu. Hal ini tentu menjadi sebuah keuntungan tersendiri untukmu, sebab dengan beberapa cara yang mudah saja melalui sosial media yang kamu miliki, kamu bisa membuka peluang peningkatan karir ke arah yang lebih baik dari sekarang. Bagi kamu yang senang bersosial media, tidak ada salahnya menggunakan media tersebut dalam menunjang karir yang kamu geluti.

Untuk meningkatkan karirmu, lakukan beberapa hal ini pada konten sosial mediamu mulai sekarang:

Baca Juga: 10 Media Online untuk Melakukan Promosi Bisnis

1. Kelola Akun agar Terlihat Lebih Profesional
 mengelola akun sosial media
Ilustrasi Mengelola Akun Sosial Media

Meski telah bekerja dan menjadi seorang profesional, di luar sana ada banyak orang yang tidak menunjukkan hal yang sama di dalam sosial media mereka. Hal ini memang bukan sebuah kewajiban, namun tetap sangat penting untuk diperhatikan.

Mulailah mengelola akun sosial media kamu agar terlihat lebih layak dan profesional, sehingga orang-orang yang melihatnya akan yakin dengan kemampuan serta integritas kamu dalam bekerja. Keseriusan dalam berkarir bisa ditunjukkan melalui berbagai hal, termasuk melalui sosial media yang kamu miliki saat ini.

2. Bergabung dan Berinteraksi dengan Grup yang Sesuai dengan Profesi
Tidak hanya sekedar berinteraksi dengan teman atau kerabat saja, sosial media juga bisa digunakan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang berasal / menggeluti profesi yang sama dengan kamu. Jika kamu bergabung dengan grup seperti ini, maka kamu akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan informasi serta pengetahuan tentang profesi kamu.

Kamu bisa meng-update informasi peluang karir terkini, termasuk bertemu dengan orang-orang sukses di bidang yang kamu tekuni. Hal ini akan memberi kamu pengalaman yang positif, di mana kamu dapat bergabung dan berinteraksi dengan lebih leluasa dengan para profesional lainnya dari berbagai wilayah yang berbeda.

3. Gunakan Foto Profil yang Layak dan Profesional
 ilustrasi upload foto profil
Ilustrasi Upload Foto Profil Sosial Media

Saat mengunjungi halaman sosial media seseorang, foto profil akan menjadi salah satu poin penting yang selalu menjadi perhatian utama. Bukan kamu saja, namun orang-orang lainnya juga akan melakukan hal yang sama. Sangat penting untuk menggunakan foto profil yang layak dan profesional, sehingga foto ini bisa menunjukkan betapa pentingnya karir dan sikap profesional itu buat kamu. Ini akan menjadi “daya jual” tersendiri, sebab bagaimanapun juga penampilan tetap menjadi poin penting yang wajib untuk selalu dijaga kelayakannya.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!


4. Selektif dalam Memilih Teman
Teman kamu akan menujukkan siapa kamu sebenarnya, ungkapan seperti ini tentu bukan hal yang baru lagi pada pendengaran kamu, bukan? Pada dasarnya, cara kita bergaul memang akan menujukkan kualitas diri kita yang sebenarnya, termasuk cara kita dalam bersosial media.

Hindari untuk berteman dengan semua orang, terutama yang tidak kamu kenal  dan tidak memiliki minat yang sama denganmu. Jumlah teman di sosial media, tidak selalu menunjukkan betapa luasnya pergaulan kamu, sebab hal ini justru bisa saja merepotkan diri kamu sendiri. Selektiflah dalam memilih teman, bahkan meski mereka mengikuti atau menambahkan kamu sebagai teman mereka. Dalam memilih teman ini, gunakan istilah “kualitas bisa menentukan mutu yang lebih baik dari kuantitas”.

5. Kelola Album serta Foto dengan Baik
 mengelola foto sosial media
Mengelola Album Foto Sosial Media

Punya banyak postingan foto lawas di sosial media? Hal ini bisa saja membuat kamu terlihat tidak profesional dalam mengembangkan karir kamu saat ini, terutama jika foto-foto itu memang tidak layak. Kelola kembali foto dan album di sosial media kamu, hapuslah foto-foto yang kamu anggap tidak layak atau bahkan terlihat tidak profesional. Tindakan ini akan mengubah sosial media kamu lebih tertata dan terlihat berbeda dari beberapa tahun sebelumnya, terutama jika kamu termasuk orang yang rajin memosting foto ke akunmu.

Jika merasa sayang, kamu bisa menyimpan foto-foto ini terlebih dahulu ke media lain (hardisk atau komputer), sebelum akhirnya menghapusnya secara permanen. Atau, kamu juga bisa menggunakan fitur tertentu di dalam akun sosial media kamu, yang memungkinkan kamu mengelola foto-foto tersebut agar tidak bisa dilihat oleh semua orang (teman kamu).

6. Hindari untuk Memosting Hal-Hal yang Tidak Perlu
Selain foto, berbagai postingan lainnya di akun sosial media kamu juga menjadi hal yang patut untuk dicermati dengan baik. Jangan sampai kamu memosting berbagai hal yang tidak perlu atau bahkan bisa merusak karir profesional kamu saat ini. Hindari untuk membuat berbagai postingan yang tidak perlu, termasuk berbagai komentar yang bisa mengurangi “nilai jual” kamu di dunia kerja. Hal ini tentu akan sangat tergantung pada kebiasaan masing-masing orang.

Namun jika selama ini kamu sudah terlanjur memosting banyak hal yang bisa membuat kamu terlihat tidak profesional, maka tidak ada salahnya untuk mulai bersih-bersih dan menghapus sedikit demi sedikit postingan tersebut. Cek dengan teliti, terutama postingan kamu terkait dengan pekerjaan, perusahaan, atau bahkan karir kamu.

7. Gunakan Etika dan Bahasa yang Pantas
 etika bahasa yang baik
Etika dan Bahasa yang Pantas

Di luar semua poin tersebut di atas, hal terpenting lainnya untuk selalu diperhatikan adalah etika serta bahasa yang kamu gunakan saat bersosial media. Kedua hal ini akan berpengaruh pada karir kamu, itulah mengapa sangat penting untuk selalu menjaga tata bahasa serta etika di mana saja kamu berada, termasuk saat berada di sosial media.

Selalu hindari kata-kata dan sikap yang kasar dan tidak sopan, sebab ini bisa saja membuat karir kamu terhambat dengan maksimal.

Baca Juga: Strategi Sukses Berbisnis UKM via Facebook, Twitter, dan Instagram

Gunakan secara Profesional dan Dalam Porsi yang Tepat
Apapun sosial media yang kamu gunakan saat ini, penting untuk selalu menempatkan sikap profesional kamu ketika menggunakannya. Jika digunakan dengan tepat, maka sosial media juga bisa memberikan peningkatan bagi karir kamu. Untuk itu, selalu gunakan secara profesional dan dalam porsi yang tepat, agar sosial media kamu bisa memberikan dampak positif di dalam perkembangan karir kamu ke depannya.